SOLOBALAPAN.COM - Usia 27 tahun mungkin bukan lagi usia yang identik dengan mahasiswa baru.
Namun, Fanny Soegi justru kembali menjalani fase tersebut.
Penyanyi yang sudah lebih dulu memiliki pengalaman di dunia musik itu membagikan kabar bahwa dirinya akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Lewat unggahannya, Fanny menulis dengan nada santai, “Guys, doain besok aku PKKMB di umur 27 ini.”
Unggahan tersebut menarik perhatian, bukan karena Fanny baru mengenal dunia perkuliahan.
Sebelumnya, ia memang pernah menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Setelah itu, Fanny menjalani perjalanan yang cukup panjang, termasuk membangun karier di dunia musik.
Baca Juga: Madam Anna MCI Memilih Berhijab, Mengaku Masih Belajar dan Berusaha Istiqamah
Namanya dikenal luas setelah menjadi vokalis Soegi Bornean dan ikut membawa lagu Asmalibrasi dikenal publik.
Setelah tidak lagi bersama grup tersebut, Fanny kemudian melanjutkan perjalanan bermusiknya sebagai penyanyi solo.
Kini, di tengah perjalanan kariernya, Fanny memilih kembali menjadi mahasiswa. Keputusan tersebut membuat pengalaman Fanny terasa berbeda.
Ia bukan seseorang yang baru lulus SMA dan langsung masuk ke perguruan tinggi, melainkan seseorang yang sudah pernah merasakan bangku kuliah, menjalani karier, kemudian kembali membuka babak baru dalam dunia pendidikan.
Dan tampaknya Fanny tidak terlalu mempersoalkan usianya.
Justru ia membagikan momen tersebut dengan santai dan meminta dukungan dari pengikutnya sebelum menjalani PKKMB.
Baca Juga: Agnez Mo Raih Prestasi Usai Debut di Reacher Season 4, Masuk 10 Besar IMDb
Unggahan itu kemudian mendapat banyak respons dari warganet.
Sebagian memberikan semangat kepada Fanny yang akan kembali menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
“Waah semangat ya kak,” tulis salah satu warganet.
Ada pula yang merasa pengalaman Fanny cukup dekat dengan dirinya. Seorang warganet bahkan ikut membagikan pengalaman bahwa dirinya juga baru mengambil kuliah ketika usianya sudah tidak lagi muda.
“Gapapa kak, aku juga ambil kuliah di umur 28,” tulisnya.
Komentar tersebut menunjukkan bahwa keputusan Fanny untuk kembali kuliah ternyata bukan sesuatu yang asing.
Ada banyak orang yang memilih melanjutkan pendidikan setelah bekerja, membangun keluarga, atau melewati berbagai fase kehidupan terlebih dahulu.
Jalur pendidikan setiap orang memang tidak selalu sama.
Ada yang langsung melanjutkan kuliah setelah sekolah, ada yang sempat berhenti, ada yang bekerja terlebih dahulu, dan ada pula yang baru menemukan kesempatan untuk kembali belajar setelah bertahun-tahun.
Karena itu, usia 27 tahun bagi Fanny bukan soal terlambat atau terlalu cepat. Ia hanya sedang menjalani waktunya sendiri.
Apalagi kali ini Fanny datang ke ruang belajar dengan pengalaman yang berbeda.
Ia sudah mengenal dunia kerja dan industri musik, sudah memiliki karya, serta sudah melewati berbagai pengalaman yang mungkin tidak dimiliki ketika pertama kali menjadi mahasiswa.
Mungkin itu pula yang membuat unggahan sederhananya mendapat banyak dukungan.
Sebab, di balik cerita Fanny, ada banyak orang yang mungkin sedang berada di posisi serupa: ingin kuliah, ingin belajar lagi, tetapi merasa usia menjadi penghalang.
Baca Juga: Saling Follow dan Kirim Pesan, Pelajar SMK di Kebumen Diduga Aniaya Teman karena Cemburu
Fanny seolah menunjukkan bahwa tidak ada salahnya kembali menjadi mahasiswa ketika kesempatan itu datang.
Bahkan ketika teman-teman seangkatannya mungkin sudah jauh memasuki dunia kerja, seseorang tetap punya hak untuk memilih jalannya sendiri.
Kini, Fanny tinggal menjalani satu pengalaman yang mungkin terasa cukup berbeda dari kesehariannya sebagai musisi.
Di usia 27 tahun, ia kembali mengenakan status mahasiswa dan bersiap mengikuti PKKMB.
Bukan sebagai seseorang yang terlambat memulai, melainkan sebagai seseorang yang memilih melanjutkan perjalanan dengan cara yang berbeda. (Rastri Rafiarum)
Editor : Ferry Ardi SusantoSumber : solobalapan.com