SOLOBALAPAN, DUBLIN — Tiga band extreme metal kenamaan asal Indonesia, yakni DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit, mengalami situasi pelik saat menjalani rangkaian tur musik di Benua Eropa usai sempat tertahan di Irlandia.
Ketiga grup cadas tersebut terpaksa membatalkan jadwal penampilan mereka di Cork (Irlandia) dan London (Inggris) setelah pihak promotor, Diablo Productions, diduga menelantarkan dan tidak memenuhi komitmen kerja sama operasional.
Kendati mengalami kerugian dan kekecewaan, para musisi Tanah Air ini memastikan tur Eropa mereka bertajuk Summer Tour 2026 Cataclysmic tetap berjalan dengan menggandeng promotor baru menuju panggung Belanda.
Kronologi Ingkar Janji: Venue London Tak Pernah Dipesan Resmi
Kabar kurang menyenangkan ini diumumkan langsung melalui pernyataan bersama di akun media sosial resmi masing-masing band, salah satunya lewat akun Instagram @deadsquad.official.
Baca Juga: Ditipu dPromotor, Tiga Raksasa Death Metal Indonesia Terdampar Di Eropa
Dalam rilisnya, pihak musisi membeberkan bahwa promotor Diablo Productions gagal memenuhi berbagai poin perjanjian krusial, mulai dari kepastian tempat pertunjukan (venue), transportasi darat, akomodasi penginapan, hingga saluran komunikasi.
Fakta mengejutkan terungkap saat pihak pengelola venue di London menghubungi manajemen band secara langsung dan menyatakan bahwa Diablo Productions tidak pernah melakukan reservasi resmi maupun menyewa tempat konser yang dijadwalkan.
Pernyataan Resmi Pihak Band: "Pihak venue kemudian menghubungi kami secara langsung melalui Instagram dan menjelaskan bahwa Diablo Productions tidak pernah secara resmi mereservasi atau menyewa venue tersebut. Pihak promotor juga tidak menjawab konfirmasi dari venue baik melalui telepon ataupun email."
Terlantar Usai Panggung Dublin dan Sikap Transparansi ke Publik
Puncak persoalan terjadi setelah DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit merampungkan penampilan mereka di Lost Lane, Dublin, Irlandia.
Pihak promotor tiba-tiba lepas tangan dan gagal menyediakan fasilitas transportasi serta penginapan yang dibutuhkan untuk melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya, sehingga konser di Cork dan London terpaksa dibatalkan.
Ketiga band menegaskan bahwa klarifikasi publik ini dibuat sebagai bentuk transparansi pertanggungjawaban kepada para penggemar sekaligus warning bagi ekosistem musik cadas internasional.
Kekecewaan Pihak Musisi: "Dengan berbagai komitmen yang tidak terpenuhi dan kerugian yang kami alami, kami merasa sangat dirugikan dan dikecewakan oleh Diablo Productions. Kami menyampaikan pernyataan ini sebagai bentuk transparansi, sekaligus sebagai peringatan bagi para pelaku di industri musik, khususnya penggiat extreme music di mana pun berada."
Gandeng DF Bookings, Lanjutkan Tur ke Eindhoven Belanda
Meski sempat mengalami kendala logistik dan pembatalan di wilayah Britania Raya, ketiga band metal kebanggaan Indonesia ini memastikan tidak akan menghentikan langkah mereka di kancah internasional.
Rangkaian Summer Tour 2026 Cataclysmic dipastikan tetap berlanjut mulai Kamis, 20 Agustus 2026 di kota Eindhoven, Belanda, serta beberapa kota besar Eropa lainnya dengan menggandeng mitra promotor profesional baru, DF Bookings.
Tabel Pemetaan Insiden Tur Eropa DeadSquad, Jasad, & Death Vomit
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai rincian band terdampak, masalah operasional promotor, serta jadwal lanjutan tur secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
| Parameter Informasi | Detail Fakta & Catatan Kejadian |
| Band Terkait | DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit (Indonesia) |
| Nama Rangkaian Tur | Summer Tour 2026 Cataclysmic |
| Promotor Bermasalah | Diablo Productions |
| Konser yang Batal | Pertunjukan di Cork (Irlandia) dan London (Inggris) |
| Bentuk Pelanggaran | Venue London tak disewa resmi, akomodasi & transportasi tak disediakan |
| Lokasi Konser Berhasil | Lost Lane, Dublin (Irlandia) |
| Promotor Pengganti | DF Bookings |
| Jadwal Tur Lanjutan | Mulai 20 Agustus 2026 di Eindhoven, Belanda & kota-kota Eropa lainnya |
Ketegasan dan profesionalitas yang ditunjukkan DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit dalam mencari solusi cepat membuktikan daya juang tinggi musisi metal Indonesia untuk tetap mengibarkan karya musik cadas Tanah Air di hadapan penikmat musik Eropa.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo