SOLOBALAPAN, JAKARTA — Aktor kawakan sekaligus pebisnis Okan Cornelius mendadak menjadi perbincangan hangat publik setelah namanya terseret dalam dinamika isu rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah.
Sorotan tersebut bermula dari munculnya polemik pengiriman sebuah kasur yang sempat memicu spekulasi liar warganet mengenai dugaan perselingkuhan.
Okan secara tegas meluruskan bahwa kasur tersebut murni merupakan produk endorsement dari merek perlengkapan tidur miliknya, Yukata, yang diantarkan langsung oleh staf perusahaannya ke kediaman Ruben.
Aktor berdarah campuran Jerman-Tionghoa ini sekaligus pasang badan membantah tudingan miring yang dialamatkan kepada sahabat lamanya tersebut.
Klarifikasi Merek 'Yukata' dan Pembelaan untuk Integritas Ruben Onsu
Melalui perbincangan yang ditayangkan di kanal YouTube Intens Investigasi, Okan meluruskan kesalahpahaman publik yang mengira kata "Yukata" sebagai nama seorang perempuan idaman lain.
Okan bahkan melontarkan kelakar santai terkait nama merek bisnis yang telah ia rintis selama lebih dari 12 tahun tersebut guna menepis asumsi keliru masyarakat.
Klarifikasi Okan Cornelius: "Yukata Indonesia itu ada buktinya. Emang namanya Yukata... Yang nganter (kasur) staf aku. Baru kita pikirin untuk ganti Yukati atau Yukanto, jadi tidak ada persepsi-persepsi wanita ya," ujar Okan menjelaskan duduk persoalan endorsement tersebut.
Mengenal Ruben Onsu sejak lama di industri hiburan, Okan mengaku tidak percaya terhadap isu miring yang beredar. Ia meyakini bahwa Ruben adalah sosok kepala keluarga yang bertanggung jawab penuh dan memiliki dedikasi kerja yang sangat tinggi.
Penegasan Okan Mengenai Sosok Ruben: "Setahu saya, sepengetahuan saya itu bukan karakter Ruben. Yang gua tahu Ruben itu adalah orang yang bertanggung jawab dengan keluarganya. Pekerja keras!" tegasnya.
Profil, Rekam Jejak Karier, dan Kehidupan Pribadi
Pemilik nama lengkap Okan Kornelius Tjeuw ini lahir di Hanover, Jerman, pada 24 Oktober 1979.
Ia memiliki latar belakang darah campuran Tionghoa dan Turki. Masa mudanya dihabiskan menempuh pendidikan di Kanada dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, sebelum kemudian melanjutkan studi administrasi bisnis di Malaysia.
Karier Okan di industri hiburan Indonesia dimulai melalui sekolah model OQ Modelling yang membuka jalan baginya menuju panggung seni peran:
-
Debut & Sinetron Populer: Mengawali debut lewat sinetron Tunjuk Satu Bintang, lalu membintangi deretan judul hits seperti Dari Temen Jadi Demen, Cowok-cowok Keren, Tiba Tiba Jatuh Cinta, I Love You Boss, serta sinetron Kawin Muda bersama Agnez Mo.
-
Layar Lebar & Model Video Klip: Membintangi film Untukmu dan Fantasia, serta menjadi model video klip lagu legendaris Bunga-bunga Cinta milik penyanyi Malaysia, Misha Omar.
Di luar karier seni peran dan kecintaannya pada dunia balap mobil, Okan pernah menikah dengan Viviane pada 13 November 2010 dan dikaruniai seorang putra bernama Jaden Kornelius Tjeuw (lahir 18 April 2012), sebelum resmi bercerai pada April 2015. Okan kemudian melangsungkan pernikahan keduanya bersama May Lee pada Februari 2018.
Tabel Pemetaan Profil & Klarifikasi Okan Cornelius
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai rincian biodata, riwayat karier, serta poin klarifikasi polemik secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
| Parameter Informasi | Detail Fakta & Catatan Profil |
| Nama Lengkap | Okan Kornelius Tjeuw |
| Tempat, Tanggal Lahir | Hanover, Jerman / 24 Oktober 1979 |
| Garis Keturunan | Tionghoa - Turki |
| Pendidikan | Sekolah & Kuliah di Kanada, Administrasi Bisnis di Malaysia |
| Awal Karier | Alumnus OQ Modelling Aktor Sinetron & Film |
| Bisnis yang Dikelola | Pemilik merek matras / kasur Yukata Indonesia (12 Tahun) |
| Duduk Perkara Viral | Kasur endorse bermerek 'Yukata' sempat dikira warganet sosok wanita |
| Poin Klarifikasi | Murni pengiriman barang endorsement oleh staf perusahaan |
| Kesaksian Karakter | Menilai Ruben Onsu sosok bertanggung jawab dan pekerja keras |
Penjelasan terbuka dari Okan Cornelius ini meluruskan disinformasi yang sempat bergulir di media sosial, sekaligus memperjelas bahwa pengiriman perlengkapan kasur tersebut murni merupakan urusan profesionalitas bisnis semata.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo