SOLOBALAPAN.COM - Kepulan asap memenuhi udara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Di tengah suasana yang panas dan tidak nyaman itu, seorang remaja justru menunjukkan aksi kepeduliannya terhadap lingkungan.
Bukan seragam petugas pemadam, bukan pula pakaian khusus relawan.
Rudiansyah malah mengenakan kostum Superman, saat membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya.
Penampilannya sontak menjadi bagian yang paling mudah dikenali dari aksi tersebut.
Sosok Superman yang biasanya hanya ditemui dalam film atau komik, kali ini justru muncul di tengah situasi nyata yang jauh dari dunia fiksi.
Namun, yang membuat Rudiansyah menjadi perhatian bukan sekadar kostum yang dikenakannya.
Ia berada di lokasi ketika kobaran api membutuhkan penanganan. Rudiansyah turut mengambil bagian dalam upaya pemadaman karhutla.
Video atau foto yang memperlihatkan aksinya kemudian beredar di media sosial.
Penampilan tak biasa tersebut membuat perhatian warganet tertuju kepadanya, sekaligus memunculkan berbagai komentar mengenai keberanian remaja tersebut.
Ada yang melihatnya sebagai aksi unik.
Ada pula yang menganggap seragam Superman itu seolah menjadi simbol kecil dari keberanian seseorang yang memilih turun langsung ketika lingkungan di sekitarnya sedang menghadapi masalah.
Di balik sisi unik tersebut, persoalan yang dihadapi sebenarnya jauh dari kata ringan.
Karhutla menjadi salah satu ancaman yang berulang ketika kondisi lahan mengering dan cuaca mendukung munculnya titik api.
Di Palangka Raya, penanganan karhutla bahkan terus dilakukan oleh tim gabungan.
BPBD Kota Palangka Raya mencatat sejumlah kejadian kebakaran lahan sepanjang masa siaga karhutla 2026, dengan luasan lahan yang terdampak terus menjadi perhatian.
Kebakaran lahan juga tidak berhenti pada persoalan api.
Asap yang dihasilkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan menurunkan kualitas udara, terutama ketika kebakaran terjadi di wilayah yang berdekatan dengan permukiman.
Karena itu, aksi masyarakat yang ikut membantu pemadaman tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan.
Api yang terlihat kecil di permukaan dapat berkembang dan menjadi jauh lebih sulit dikendalikan ketika kondisi lahan serta angin mendukung penyebarannya.
Rudiansyah mungkin bukan Superman seperti karakter yang terpampang di bajunya.
Ia tidak memiliki kekuatan super dan tidak datang dengan jubah untuk menyelamatkan dunia.
Tetapi di tengah kepulan asap dan panasnya karhutla, keberaniannya untuk ikut membantu menjadi cerita tersendiri.
Baca Juga: Geger Ruang Kerja Seskab Teddy Disulap Bak Bioskop, Netizen Keras Pertanyakan Sumber Anggarannya!
Kostum Superman yang dikenakannya akhirnya bukan hanya menjadi alasan aksinya viral, melainkan juga menjadi gambaran sederhana tentang seorang remaja yang memilih untuk tidak sekadar melihat dari kejauhan.
Sebab, dalam situasi seperti karhutla, seorang “pahlawan” tidak selalu harus datang dengan kekuatan luar biasa.
Terkadang, ia hanya perlu hadir, peduli, dan membantu sebisanya—tentu dengan tetap mengutamakan keselamatan. (siti putri lestari)
Editor : Ferry Ardi Susanto