SOLOBALAPAN.COM - K-pop kini tidak hanya populer di Korea Selatan. Musik dari grup seperti BTS, BLACKPINK, Stray Kids, hingga NewJeans telah didengar oleh penggemar di berbagai negara.
Namun, semakin K-pop mendunia, suara musiknya juga semakin sering terdengar dekat dengan musik pop Barat. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Sebenarnya, pengaruh musik Barat dalam K-pop bukanlah sesuatu yang baru. Sejak perkembangannya, K-pop telah banyak mengambil inspirasi dari berbagai genre seperti pop, hip-hop, R&B, dan musik elektronik.
Bedanya, pengaruh tersebut kemudian diolah kembali dengan gaya produksi dan sistem industri Korea.
Menurut produser K-pop Alex Karlsson, K-pop memang berkembang dengan mengambil unsur musik yang mudah diterima secara internasional.
Baca Juga: Self-Care atau Self-Pressure? Ketika Tren Merawat Diri Justru Membuat Kita Terbebani
Ia menyebut K-pop sebagai bentuk pengembangan dari musik pop yang kemudian diberi karakter tersendiri.
Menurutnya, kemampuan K-pop untuk beradaptasi dengan selera pendengar global menjadi salah satu alasan genre tersebut bisa berkembang menjadi industri musik yang mendunia.
Perkembangan pasar global juga membuat hubungan K-pop dengan musisi dan produser dari luar Korea semakin erat.
Bahkan, industri K-pop sudah lama menggunakan jaringan penulis lagu dan produser internasional. Korea JoongAng Daily mencatat bahwa SM Entertainment sejak pertengahan 2000-an telah membeli lagu dari Amerika Serikat dan Eropa.
Beberapa lagu K-pop populer bahkan dibuat oleh studio atau penulis lagu dari Eropa Utara.
Target pendengar yang semakin luas juga ikut memengaruhi musik yang dibuat. Lagu dengan melodi yang mudah diingat, bagian chorus yang kuat, serta durasi yang relatif singkat dapat lebih mudah diterima oleh pendengar dari berbagai negara.
Baca Juga: Musik Dan Ketenangan: Cara Sederhana Menikmati Jeda Rutinitas
Karlsson bahkan menilai K-pop perlu terus menghasilkan lagu yang mudah dinyanyikan dan didengarkan oleh pendengar di luar fandom untuk memperluas pasar internasionalnya.
Meski begitu, kemiripan dengan musik pop Barat tidak berarti K-pop kehilangan identitas Koreanya. K-pop tetap memiliki ciri khas dari cara artis dilatih, koreografi, konsep visual, sistem fandom, hingga penggunaan bahasa Korea.
Menariknya, pengaruh tersebut juga berjalan dua arah. K-pop bukan hanya menyerap musik Barat, tetapi ikut memengaruhi musik pop global.
Salah satu karakter K-pop yang semakin banyak terlihat dalam musik Barat adalah kebiasaan mencampurkan berbagai genre dalam satu lagu.
Jadi, jika musik K-pop kini terdengar semakin dekat dengan pop Barat, hal tersebut merupakan bagian dari perjalanan K-pop menjadi musik global.
K-pop mengambil berbagai pengaruh dari luar, mengolahnya melalui sistem dan kreativitas Korea, lalu menghadirkannya kembali dalam bentuk yang bisa diterima pendengar di berbagai negara. (Luthfiana Sekar)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Korea JoongAng Daily