Putri Titian Sulap Kumpulan Gambar Anak Jadi Karya Seni, Dikumpulkan Selama 5 Tahun

Rastri Rafiarum • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Keluarga Putri Titian dan Junior Liem. (Instagram/putrititian)
Keluarga Putri Titian dan Junior Liem. (Instagram/putrititian)

 SOLOBALAPAN.COM - Bagi orang tua, gambar anak mungkin termasuk benda yang paling sulit dibuang. Meski hanya berisi coretan, warna-warni, atau gambar yang bentuknya belum sempurna, setiap lembar biasanya menyimpan cerita tentang usia dan perkembangan anak.

Hal itulah yang dilakukan Putri Titian. Alih-alih membiarkan gambar-gambar anaknya menumpuk begitu saja, ia mengumpulkannya selama bertahun-tahun hingga akhirnya mengubahnya menjadi sebuah karya seni besar.

Putri Titian Asih atau yang akrab disapa Putri Titian merupakan aktris yang sudah dikenal sejak masih remaja melalui berbagai sinetron dan FTV. Namanya antara lain dikenal lewat perannya sebagai Sissy dalam Jungkir Balik Dunia Sissy.

Baca Juga: Seven Stars in Kyushu, Kereta Wisata Mewah yang Menjelajahi Jepang

Perempuan kelahiran Palembang, 7 April 1991 ini menikah dengan aktor Junior Liem pada 21 Mei 2016. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua anak laki-laki, yakni Theodore Iori Liem dan Mykah Iago Liem.

Kini, Putri Titian lebih sering membagikan kesehariannya sebagai ibu melalui media sosial. Kali ini, ia memperlihatkan sebuah karya yang dibuat dari sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan keluarganya, yakni kumpulan gambar karya anak-anaknya.

Gambar-gambar yang selama ini disimpan kemudian disusun menjadi satu karya seni besar dengan konsep seperti mozaik. Potongan-potongan gambar ditempel dan ditata sehingga membentuk satu kesatuan visual.

Baca Juga: Dinara Alivi Kinesya Anak Siapa? Maba Unpad Jalur Mandiri yang Viral Tolak Bantuan Kos KDM Banjir Pujian Warganet

Jika dilihat dari dekat, masing-masing gambar masih memperlihatkan warna, bentuk, dan coretan khas anak-anak. Namun ketika disatukan, semuanya berubah menjadi sebuah karya yang jauh lebih besar.

Yang membuatnya semakin menarik adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan bahan tersebut. Putri Titian mengaku mengumpulkan gambar-gambar itu selama lima tahun, sedangkan proses menyusunnya dilakukan sekitar seminggu.

Baca Juga: Viral Video Istri Sah Labrak Resepsi Pernikahan Suami Bawa Polisi dan Pengacara di Langkat, Belum Ada Putusan Cerai

Ia bahkan mengerjakannya sambil ditemani playlist lagu-lagu era 1990-an.

Ngumpulinnya 5 tahun, nyusunnya semingguan, dibikinnya pake playlist 90-an. Voilaa ini dia karya anak-anakku yang harganya gak ada yang sanggup nawar,” tulis Putri Titian dalam caption unggahannya.

Kalimat terakhir itu mungkin menjadi bagian paling manis dari karya tersebut. Secara material, gambar anak tentu tidak memiliki harga khusus. Namun bagi orang tua, satu gambar bisa memiliki nilai sentimental yang tidak mungkin digantikan dengan uang.

Baca Juga: Parkir Rp100 Ribu di Masjid Sheikh Zayed Solo Viral, Respati: Kalau Nekad Kita Cabut Hak Pengelolaannya

Apalagi gambar-gambar tersebut tidak dibuat dalam satu waktu. Ada karya yang dibuat ketika anak-anaknya masih kecil, kemudian berdampingan dengan gambar yang dibuat beberapa tahun setelahnya. Ketika semuanya dikumpulkan, karya tersebut seperti menjadi rekaman perjalanan masa kecil Iori dan Iago dalam satu bidang.

Setelah seluruh gambar ditempel dan disusun, Putri Titian kemudian memberikan lapisan varnish pada permukaannya. Lapisan tersebut membuat karya terlihat lebih mengilap sekaligus membantu melindungi permukaannya agar lebih awet dan tidak mudah rusak atau memudar.

Dengan begitu, gambar-gambar yang sebelumnya mungkin hanya akan tersimpan di dalam map atau bahkan berakhir di tempat sampah kini mendapatkan bentuk baru. Tidak ada gambar yang harus dibuat ulang atau diperbaiki agar terlihat sempurna. Justru coretan, warna, dan karakter gambar anak-anak itulah yang menjadi bagian dari karya tersebut.

Baca Juga: Profil dan Biodata Clareesya RoBoKop, Vokalis yang Disorot Usai Unggah Caption 'Gaya Takbir' di The Sounds Project

Hasilnya pun mendapat respons dari orang-orang yang melihatnya. Salah satunya datang dari Chelsea Olivia, yang ikut mengapresiasi ide tersebut.

Waah keren banget jadinya, thankyou Tian udah memberikan inspirasi,” tulis Chelsea.

Sementara itu, komentar warganet justru menunjukkan reaksi yang cukup relatable bagi para orang tua. Ada yang langsung teringat pada gambar anak-anak yang selama ini sudah mereka buang.

Aduh, nggak kepikiran. Udah aku buang,” tulis salah satu warganet.

Ada pula yang langsung ingin mencoba membuat karya serupa setelah melihat hasilnya.

Masterpiece, buat juga ah,” komentar warganet lainnya.

Baca Juga: Alasan Putri Anne Akui Kembali Memeluk Kristen Usai Cerai dari Arya Saloka, Sempat Mualaf dan Berhijab

Respons tersebut menunjukkan bahwa ide Putri Titian sebenarnya sederhana. Tidak perlu langsung membuang gambar anak hanya karena sudah terlalu banyak. Gambar-gambar tersebut bisa dikumpulkan terlebih dahulu dan suatu hari diubah menjadi sesuatu yang lebih bermakna.

Sebab, anak-anak akan terus bertumbuh. Gambar yang mereka buat pun ikut berubah seiring bertambahnya usia. Coretan yang sekarang terlihat biasa saja mungkin beberapa tahun lagi justru menjadi salah satu benda yang membuat orang tua dan anak tersenyum ketika melihat kembali masa kecil mereka.

Putri Titian mungkin hanya sedang membuat sebuah karya seni dari gambar anak-anaknya. Tetapi tanpa disadari, ia juga menunjukkan cara sederhana untuk menyimpan waktu.

Baca Juga: Alasan Tijjani Reijnders Dilepas Man City ke Al Qadsiah di Liga Arab Saudi, Sepakat di Angka Rp1,1 Triliun

Lima tahun mengumpulkan gambar, satu minggu menyusunnya, lalu menjadikannya sebuah karya yang bisa dipajang.

Dan seperti kata Putri Titian, “harganya gak ada yang sanggup nawar.”

Bukan karena bahan yang digunakan mahal, melainkan karena yang tersimpan di dalamnya adalah lima tahun masa kecil anak-anaknya. (Rastri Rafiarum)

 

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
Rastri Rafiarum putri titian junior liem orang tua keluarga artis