SOLOBALAPAN.COM - Inara Rusli kembali menarik perhatian setelah memperlihatkan dirinya mengenakan cadar.
Dalam unggahan di instagram pada 11 Agustus 2026, Inara membagikan video yang memperlihatkan perubahan penampilannya, dari sebelumnya tanpa cadar hingga kembali menutup wajahnya.
Sehari sebelumnya, ia lebih dulu menulis pesan panjang mengenai makna istiqamah.
Baca Juga: Prediksi Hubungan 12 Shio di Agustus 2026: Ada yang Makin Dekat, Ada yang Diminta Lebih Sabar
Yang menarik, Inara tidak mengumumkan keputusannya dengan narasi seolah-olah dirinya sudah mencapai titik kesempurnaan. Justru sebaliknya, ia membuka tulisannya dengan kalimat, “Istiqamah bukan tentang tidak pernah jatuh. Istiqamah adalah tentang selalu sadar untuk kembali.”
Bagi Inara, proses menjadi lebih baik tampaknya bukan sesuatu yang harus dilakukan sekaligus dan tanpa kesalahan.
Ia juga menulis bahwa istiqamah itu sulit. Karena itu, seseorang tidak harus langsung sempurna untuk mulai memperbaiki diri. Dalam pesannya, Inara mengajak untuk belajar, memulai, kemudian ketika jatuh berusaha bangun lagi dan ketika melakukan kesalahan mencoba memperbaikinya.
Pesan tersebut terasa penting karena keputusan mengenakan cadar kembali bukanlah sesuatu yang benar-benar baru dalam perjalanan Inara. Ia sebelumnya telah mengenakan cadar sejak 2018. Namun pada Mei 2023, setelah sekitar lima tahun, Inara memutuskan untuk membukanya.
Saat itu, ia menjelaskan bahwa ada kondisi darurat yang membuatnya perlu kembali bekerja dan mandiri untuk menghidupi anak-anaknya.
Bahkan ketika membuka cadar pada 2023, Inara mengatakan bahwa ia mengenakannya karena Allah dan membukanya juga karena Allah. Ia juga meminta agar keputusannya tidak disikapi dengan prasangka karena saat itu dirinya sedang berjuang untuk anak-anaknya.
Kini, setelah lebih dari tiga tahun menjalani keseharian tanpa cadar, Inara kembali mengenakannya. Namun, tulisan yang ia bagikan justru menunjukkan bahwa ia tidak sedang mencoba menghapus perjalanan sebelumnya. Ia seperti ingin mengatakan bahwa perubahan dalam hidup seseorang tidak selalu berjalan lurus.
Ada masa ketika seseorang memilih sesuatu, kemudian berada dalam keadaan yang membuatnya mengambil keputusan berbeda. Setelah melewati berbagai hal, ia bisa kembali kepada sesuatu yang sebelumnya pernah dijalani. Dan menurut Inara, kembali bukan berarti seseorang tidak pernah jatuh.
Di bagian lain unggahannya, Inara menulis bahwa menjadi baik bukanlah perlombaan untuk terlihat sempurna di hadapan manusia. Baginya, yang lebih penting adalah bagaimana seseorang mempertanggungjawabkan kehidupannya di hadapan Allah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang tetap mendoakannya, baik secara terbuka maupun dari balik layar, selama melewati berbagai fase kehidupan.
Baca Juga: Dari Mana Para Pejuang Mendapatkan Senjata setelah Proklamasi? Ini Jawabannya
Karena itu, perubahan penampilan Inara kali ini rasanya tidak cukup jika hanya dilihat sebagai “Inara pakai cadar lagi.” Ada pesan yang lebih personal dalam cara ia menyampaikannya. Ia tidak sedang mengatakan bahwa dirinya sudah sempurna, melainkan bahwa ia sedang kembali mencoba menjadi lebih baik.
Dan mungkin justru kalimat “selalu sadar untuk kembali” menjadi bagian paling kuat dari unggahan tersebut. Sebab dalam perjalanan hidup, seseorang bisa saja berubah, berhenti, tersesat, bahkan merasa jauh dari apa yang sebelumnya diyakini.
Tetapi kesempatan untuk kembali selalu ada. Bukan tentang siapa yang tidak pernah jatuh, melainkan siapa yang masih mau bangun dan mencoba lagi. (Rastri Rafiarum)
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapancom