SOLOBALAPAN.COM – Pedangdut Clareesya, yang merupakan personel dari grup musik Rombongan Bodonk Koplo (RoBoKop), menyampaikan permohonan maaf terbuka usai unggahan foto penampilannya di platform Threads mendadak memicu kontroversi dan perdebatan sengit di media sosial.
Gelombang respon negatif warganet berawal dari beredarnya potret Clareesya saat tampil mengenakan busana terbuka sembari mengangkat kedua tangannya ke atas dalam pergelaran festival musik The Sounds Project.
Foto tersebut disorot tajam lantaran Clareesya menyematkan keterangan tulisan (caption) "gaya takbir" pada pose tersebut, hingga dinilai sebagian netizen melukai dan melecehkan simbol ibadah umat Islam.
Menanggapi gejolak tersebut, Clareesya melayangkan klarifikasi tertulis guna meluruskan niat di balik unggahan kontroversialnya.
Ia menegaskan sama sekali tidak bermaksud menyinggung apalagi menistakan ajaran agama mana pun.
"Postingan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan kebahagiaan pribadi karena suatu pencapaian yang sudah lama saya impikan," ujar Clareesya dalam keterangan tertulisnya.
Ungkapan Kegembiraan Tampil di Panggung Impian
Bagi Clareesya, kesempatan dipercaya tampil di panggung megah festival The Sounds Project merupakan milestone penting dalam riwayat kariernya sebagai musisi pendatang baru. Hal itulah yang mendorongnya meluapkan kegembiraan secara emosional.
Ia menyadari bahwa pilihan diksi dan momentum unggahannya bertepatan dengan ramainya pemberitaan sensitif terkait insiden festival musik tersebut, sehingga menimbulkan bias penafsiran di tengah publik.
"Saya menyadari bahwa postingan tersebut muncul di tengah adanya pemberitaan yang sedang ramai diperbincangkan, sehingga rasa syukur dan isi hati yang sebenarnya saya maksudkan dapat dipahami atau ditafsirkan ke arah yang berbeda dari maksud saya," ujar Clareesya.
Ia menegaskan kembali bahwa luapan emosinya murni berorientasi pada pencapaian personal di dunia seni pertunjukan, tanpa ada niat sedikit pun untuk merendahkan norma keagamaan.
Tulis Permohonan Maaf dan Berjanji Tak Mungulangi
Atas kegaduhan serta ketidaknyamanan yang telah berimbas luas di ruang publik, personel grup RoBoKop ini secara tulus melayangkan permohonan maaf dan berjanji akan lebih bijak serta berhati-hati dalam menggunakan media sosial ke depannya.
"Apabila postingan tersebut menimbulkan penafsiran yang berbeda dan kemudian menimbulkan kegaduhan, saya dengan tulus memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan memastikan bahwa hal serupa tidak akan saya ulangi di kemudian hari," pungkas Clareesya. (dam)
Editor : Damianus Bram