SOLOBALAPAN.COM - Tak semua konten keluarga harus dipenuhi momen haru atau kata-kata bijak.
Di media sosial, keluarga Attar Syach dan Ananda Lontoh justru dikenal lewat tingkah receh yang selalu berhasil mengundang tawa.
Bukan hanya Attar dan Ananda yang humoris, ketiga anak mereka pun tak kalah kocak.
Alhasil setiap video yang diunggah terasa menghibur.
Attar Syach bukanlah nama baru di industri hiburan Indonesia.
Aktor kelahiran 25 April 1979 itu telah berkarier sejak era 1990-an dan berasal dari keluarga Syach yang dikenal luas di dunia sinetron.
Ia merupakan adik dari aktor Teddy Syach dan Atalarik Syach.
Sementara sang istri, Ananda Faturrahman atau yang lebih dikenal sebagai Ananda Lontoh, juga merupakan aktris dan model yang sudah malang melintang di dunia hiburan sejak akhir 1990-an.
Mereka menikah pada 27 Februari 2004 dan hingga kini rumah tangga mereka dikenal jauh dari gosip miring.
Dari pernikahan tersebut, Attar dan Ananda dikaruniai tiga anak, yakni Fattah Syach, Zalfa Ananta, dan Najma Clara.
Kini, ketika anak-anak mereka mulai beranjak dewasa, keluarga ini justru semakin sering mencuri perhatian lewat konten-konten sederhana yang dibagikan di media sosial.
Jika melihat unggahan mereka, satu hal yang paling menonjol adalah sosok Attar Syach.
Bukannya tampil sebagai ayah yang selalu tenang dan serius, ia justru sering menjadi "biang kerok" di rumah.
Attar gemar mengganggu anak-anaknya saat sedang bersantai, menyelipkan candaan di tengah percakapan, hingga sengaja membuat tingkah aneh hanya untuk melihat reaksi mereka.
Yang menarik, Attar memperlakukan ketiga anaknya dengan cara yang sama.
Baca Juga: On This Day: 10 Kejadian Penting Di Tanggal 7 Agustus, Hari Lahir Kota Padang Hingga Berdirinya AJI
Baik Fattah sebagai anak laki-laki maupun Zalfa dan Najma yang merupakan anak perempuan, semuanya tak luput dari keisengan sang ayah.
Mulai dari dijadikan teman bercanda, digoda saat membuat video, hingga diajak ikut berakting dalam berbagai konten yang mereka buat bersama.
Lucunya lagi, ketiga anak Attar tampaknya sudah sangat hafal dengan karakter sang ayah.
Alih-alih selalu tertawa, mereka justru sering memasang ekspresi datar, menggelengkan kepala, atau membalas keisengan Attar dengan celetukan yang tak kalah menghibur.
Reaksi spontan inilah yang membuat banyak warganet merasa konten keluarga ini begitu natural.
Ananda Lontoh pun tak kalah seru. Ia beberapa kali ikut menjadi sasaran keisengan Attar, tetapi di kesempatan lain justru bekerja sama dengan anak-anak untuk "membalas" ulah sang suami.
Suasana yang tercipta terasa begitu cair, seolah tidak ada jarak antara orang tua dan anak-anak saat mereka sedang berkumpul.
Selain membuat konten hiburan, keluarga ini juga beberapa kali terlihat bekerja sama saat membuat video endorsement.
Attar tak segan ikut tampil di depan kamera, bahkan sering kali justru menjadi pemeran paling heboh. Tingkah spontan itulah yang membuat banyak video mereka terasa mengalir tanpa kesan dibuat-buat.
Interaksi keluarga ini pun mengundang banyak komentar dari warganet.
Salah satu komentar yang ramai mendapat tanda suka berbunyi, "Bapaknya lebih rempong ketimbang emaknya".
Ada pula yang menulis, "Kelihatan mereka semua sudah muak dengan jokes bapaknya".
Sementara komentar lain berbunyi, "Kok bisa anak-anaknya enggak ketawa lihat tingkah bapaknya?".
Meski bernada bercanda, komentar-komentar tersebut justru menunjukkan bahwa banyak orang menikmati dinamika keluarga Attar dan Ananda.
Attar yang seolah tak pernah kehabisan ide untuk menjahili anak-anaknya, ditambah respons Fattah, Zalfa, dan Najma yang polos sekaligus jenaka, menjadi kombinasi yang membuat setiap unggahan mereka selalu dinanti.
Lebih dari dua dekade membangun rumah tangga, Attar Syach dan Ananda Lontoh memperlihatkan potret keluarga yang hangat lewat cara sederhana.
Bukan melalui kemewahan atau sensasi, melainkan dari candaan receh, saling usil, dan tawa yang muncul secara spontan.
Mungkin itulah alasan mengapa banyak warganet merasa betah mengikuti keseharian keluarga mereka di media sosial. (Rastri Rafiarum)
Editor : Ferry Ardi Susanto