SOLOBALPAN.COM - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan candaan yang menggunakan frasa "ganti dengan kimpul".
Kalimat sederhana tersebut mendadak berseliweran di berbagai unggahan di media sosial dan digunakan warganet untuk menanggapi beragam situasi dengan cara yang kocak.
Fenomena ini kemudian dikenal sebagai jokes kimpul. Di balik candaan tersebut, ternyata ada cerita yang menjadi awal kemunculannya.
Baca Juga: Banyak Pilihan, Kenapa Justru Makin Sulit Memutuskan? Ternyata Ini yang Disebut FOBO
Frasa "ganti dengan kimpul" berawal dari konten memasak kreator TikTok @black.sheep8208 yang kerap mengolah umbi kimpul menjadi beragam menu.
Dalam berbagai videonya, ia menggantikan bahan yang umum digunakan dalam masakan dengan kimpul.
Kreativitas tersebut menarik perhatian banyak penonton sekaligus memperkenalkan kimpul sebagai salah satu umbi lokal Indonesia.
Baca Juga: Saat Gaji Tak Lagi Hanya untuk Diri Sendiri, Memahami Fenomena Sandwich Generation
Lama-kelamaan, konsep "kalau tidak ada bahannya, ganti dengan kimpul" tidak lagi terbatas pada dunia kuliner.
Warganet mulai mengadaptasinya menjadi template candaan yang bisa diterapkan dalam berbagai situasi, mulai dari kehidupan sekolah, pekerjaan, percintaan, hingga persoalan sehari-hari.
Dalam jokes kimpul, hampir semua persoalan seolah memiliki jawaban yang sama, yakni "ganti dengan kimpul".
Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Pemakaian Skincare Tak Maksimal
Semakin tidak berkaitan, justru semakin lucu menurut warganet. Logika yang sengaja dibuat absurd itulah yang menjadi ciri khas tren ini.
Tak butuh waktu lama, jokes kimpul menyebar ke berbagai platform media sosial. Frasa "ganti dengan kimpul" tidak hanya muncul dalam video TikTok, tetapi juga ramai digunakan di kolom komentar, unggahan meme, hingga percakapan di dunia maya.
Berbagai versi pun bermunculan. Akun TikTok @pyperstarlie, misalnya, menulis, "Hari ini saya pengen hemat, tapi karena tidak punya jiwa hemat jadinya saya ganti dengan kimpul."
Baca Juga: 6 Permainan Tradisional yang Kini Mulai Hilang, Pernah Main Semua
Candaan tersebut memperlihatkan bagaimana sesuatu yang tidak mungkin justru dipelintir menjadi humor.
Contoh lain datang dari akun TikTok @amz yang mengunggah, "Ini bisa enggak sih murid yang aktif banget, enggak bisa diem dan suka bikin huru-hara di kelas, kita ganti jadi kimpul aja."
Contoh tersebut menunjukkan bahwa hampir semua situasi dapat diubah menjadi jokes kimpul. Tak hanya dua contoh tersebut, masih banyak warganet yang membuat versi lain sesuai pengalaman masing-masing.
Ada yang mengaitkannya dengan tugas kuliah, kondisi dompet di akhir bulan, pekerjaan, hingga hubungan pertemanan.
Baca Juga: Ingin Punya Foto Strip Aesthetic? Ini 6 Website Digital Photobooth yang Wajib Dicoba
Fenomena jokes kimpul menunjukkan bagaimana budaya internet mampu mengubah kebiasaan sederhana menjadi tren humor yang dipahami bersama.
Berawal dari konten memasak, frasa "ganti dengan kimpul" kini menjelma menjadi template candaan yang terus dimodifikasi dan dibagikan oleh warganet di berbagai platform media sosial.
Editor : Adi Pras
Sumber : Berbagai Sumber