SOLOBALAPAN.COM - Grup musik NPD (New Pusat Dunia) kembali menyapa pendengar lewat single ketiga bertajuk "Lupain Aku Plis" yang resmi dirilis pada 29 Juli 2026.
Dibawakan oleh trio Niky Putra, Mario Caesar, dan Luqman Hakim (Kak Kev), lagu bergenre pop ballad dengan sentuhan nuansa boyband era 90-an ini mengisahkan seseorang yang telah berhasil move on.
Ketika mantan kekasih mencoba kembali hadir, tokoh dalam lagu justru memilih untuk melanjutkan hidup tanpa menoleh ke belakang.
Meski mengangkat tema patah hati, lagu ini tetap dibawakan dengan gaya yang ringan, jenaka, dan penuh percaya diri, karakter yang sudah menjadi identitas NPD sejak awal.
Baca Juga: On This Day: 11 Momen Penting Pada Tanggal 1 Agustus, Ada Teror Bom Jakarta Dan Penemuan Oksigen
Namun, seperti rilisan-rilisan sebelumnya, perhatian publik tidak hanya tertuju pada lagunya.
Video musik "Lupain Aku Plis" kembali menjadi sorotan karena menghadirkan konsep visual yang berbeda dari karya-karya mereka sebelumnya. Hal ini seolah menjadi tradisi yang terus dipertahankan NPD.
Setiap kali merilis lagu baru, mereka selalu datang dengan ide visual yang segar, membuat penonton penasaran sekaligus bertanya-tanya, "Kali ini mereka akan membawa konsep apa?"
Di tengah banyaknya video klip musik yang cenderung mengikuti tren serupa, NPD justru memilih terus bereksperimen.
Mereka tidak terpaku pada satu gaya visual tertentu.
Setiap perilisan memiliki karakter dan cerita yang berbeda, sehingga video musik mereka terasa seperti pengalaman baru bagi penonton.
Tak sedikit warganet yang mengaku menantikan video klip NPD sama besarnya dengan menunggu lagu baru mereka, karena selalu ada unsur kejutan yang membuat orang kagum dengan kreativitas di balik proses produksinya.
Keunikan tersebut sebenarnya tidak hadir begitu saja. NPD merupakan grup yang lahir dari proyek yang awalnya terkesan santai dan penuh candaan.
Namun, di balik kesan "bercanda tapi serius" itu, mereka justru berhasil membangun identitas yang kuat.
Salah satu buktinya terlihat dari nama NPD sendiri. Di kalangan masyarakat, singkatan NPD lebih dulu dikenal sebagai kependekan dari narcissistic personality disorder.
Baca Juga: Dilema Kaum Hawa Soal Nikah Nggak Worth It
Akan tetapi, trio ini memperkenalkan makna berbeda melalui nama New Pusat Dunia, yang sekaligus menggambarkan persona percaya diri, sedikit narsis, tetapi tetap menghibur.
Persona tersebut kemudian dibawa secara konsisten ke hampir seluruh karya mereka.
Karakter yang percaya diri, ceplas-ceplos, dan terkadang terdengar berlebihan justru menjadi daya tarik tersendiri.
Alih-alih terasa dibuat-buat, gaya tersebut dipadukan dengan humor sehingga mudah diterima oleh pendengar dan menjadi ciri khas yang sulit dipisahkan dari NPD.
Identitas itu juga tercermin dari cara mereka menulis lagu.
Berbeda dengan banyak lagu pop yang mengandalkan lirik puitis atau penuh metafora, NPD memilih menggunakan kalimat-kalimat sederhana yang terdengar seperti obrolan sehari-hari.
Judul seperti "Sempurnanya Aku", "I Love You But You Lebih Love Me", hingga "Lupain Aku Plis" terasa spontan, ringan, dan dekat dengan bahasa yang akrab digunakan generasi muda.
Lewat "Sempurnanya Aku", NPD memperkenalkan persona seseorang yang begitu percaya diri hingga terkesan narsis, namun dikemas dengan pendekatan humor sehingga mengundang senyum para pendengarnya.
Lagu tersebut menjadi salah satu pintu bagi publik untuk mengenal warna musik mereka yang berbeda dari kebanyakan grup pop.
Mereka kemudian melanjutkan identitas itu melalui "I Love You But You Lebih Love Me".
Dari judulnya saja, lagu ini sudah terdengar seperti kalimat yang bisa muncul dalam percakapan sehari-hari atau media sosial.
Cerita yang dibawakan juga ringan, membahas dinamika hubungan dengan cara yang santai tanpa kehilangan unsur jenaka yang telah menjadi ciri khas mereka.
Kini melalui "Lupain Aku Plis", NPD kembali mempertahankan formula tersebut.
Proses move on yang biasanya digambarkan dengan nuansa melankolis justru disampaikan melalui sudut pandang yang lebih santai.
Lirik-liriknya terdengar seperti celetukan spontan yang mungkin pernah diucapkan banyak orang ketika berusaha benar-benar melupakan seseorang.
Kesederhanaan itulah yang membuat lagu-lagu NPD terasa mudah dipahami dan relevan dengan pengalaman pendengarnya.
Di media sosial, perjalanan NPD juga menuai banyak respons positif. Banyak warganet mengaku awalnya mengira grup ini hanya mengandalkan konsep humor.
Namun setelah mengikuti karya-karyanya, mereka justru dibuat terkejut dengan kualitas musik dan kreativitas visual yang ditampilkan.
Salah satu komentar yang ramai dibagikan bahkan berbunyi, "Suara serius orang misterius."
Kalimat sederhana itu menggambarkan bagaimana NPD mampu memadukan konsep yang nyeleneh dengan kualitas musik yang tetap digarap secara serius.
Baca Juga: Sejarah Kereta Api Pengangkut Garam, Ketika Rel Menjadi Jalur Distribusi "Emas Putih"
Melalui "Lupain Aku Plis", NPD sekali lagi membuktikan bahwa kekuatan mereka bukan hanya terletak pada lagu yang mudah didengar, tetapi juga pada kemampuan membangun pengalaman yang utuh bagi penonton.
Mulai dari pemilihan judul, lirik yang terasa dekat dengan keseharian, persona yang konsisten, hingga konsep video musik yang selalu berganti di setiap perilisan, semuanya menjadi identitas yang membuat NPD mudah dikenali.
Di tengah banyaknya musisi baru dengan konsep yang serupa, NPD justru memilih tampil apa adanya, terdengar seperti celetukan sehari-hari, namun dikerjakan dengan keseriusan yang membuat setiap karya mereka selalu dinantikan. (rastri rafiarum)
Editor : Ferry Ardi Susanto