SOLOBALAPAN.COM - Nama Kafka Bintang Timora belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah tampil sebagai salah satu peserta Clash of Champions (CoC) Season 3.
Mahasiswa Kedokteran Militer Universitas Pertahanan (Unhan) itu berhasil mencuri perhatian bukan hanya karena kemampuan akademiknya, tetapi juga pembawaan yang tenang dan sederet prestasi yang dimilikinya.
Kafka merupakan pemuda asal Bekasi yang lahir pada 2 Maret 2007.
Ia merupakan mahasiswa angkatan 2025 di Program Studi Kedokteran Militer Universitas Pertahanan, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di SMAN 3 Bekasi. Di luar aktivitas akademiknya, Kafka diketahui memiliki hobi bermain catur dan basket.
Baca Juga: Gen Z Hidupkan Kembali Gaya 90-an, Nostalgia yang Menjadi Tren Fashion
Popularitas Kafka semakin meningkat setelah berhasil meraih peringkat pertama pada tantangan Lips Recall di Clash of Champions Season 3.
Dalam tantangan tersebut, peserta dituntut mengingat deretan gambar bibir dalam waktu singkat, dan Kafka mampu menunjukkan kemampuan menghafal yang mengesankan hingga membuat banyak penonton kagum.
Penampilannya di episode itu pun menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan di media sosial.
Tak hanya dikenal memiliki daya ingat yang kuat, Kafka juga merupakan seorang hafiz Al-Qur'an.
Kemampuannya dalam menghafal Al-Qur'an semakin melengkapi citra dirinya sebagai sosok yang berprestasi di bidang akademik maupun keagamaan. Kombinasi kecerdasan, kedisiplinan, dan kepribadian yang kalem membuat banyak warganet menjulukinya sebagai sosok "paket lengkap".
Seiring meningkatnya popularitasnya, muncul pula berbagai candaan yang ramai digunakan warganet, yakni sapaan "Halo Dek" dan "Halo Dok".
Istilah "Halo Dek" identik dengan sapaan kepada taruna atau anggota TNI dan Polri, sementara "Halo Dok" lazim digunakan untuk menyapa seorang dokter.
Karena Kafka merupakan mahasiswa Kedokteran Militer Universitas Pertahanan, banyak warganet mengaku bingung harus menyapanya dengan istilah yang mana.
Tak sedikit pula yang menuliskan komentar seperti "Halo Dek atau Halo Dok?", "Ini paket lengkap banget", hingga menyebut Kafka sebagai salah satu peserta yang paling mencuri perhatian di musim ini.
Baca Juga: Biasa Tampil di Depan Puluhan Ribu Suporter, Marselino dan Ragnar Malah Gugup Saat Coba G-Swing
Sosoknya dinilai memiliki perpaduan antara prestasi akademik, latar belakang pendidikan yang bergengsi, kemampuan menghafal yang luar biasa, serta nilai-nilai religius sebagai seorang hafiz Alquran.
Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana seorang peserta kompetisi tidak hanya dinilai dari performanya selama acara berlangsung. Di
era media sosial, kepribadian, latar belakang, hingga cara seseorang membawa diri juga dapat menjadi daya tarik tersendiri.
Bagi banyak warganet, Kafka Bintang Timora kini bukan hanya dikenal sebagai peserta Clash of Champions Season 3, tetapi juga sebagai sosok yang identik dengan sapaan viral "Halo Dek" dan "Halo Dok". (rastri rafiarum)
Editor : Ferry Ardi Susanto