Dinda Kanyadewi Perankan Sosok Tertindas di Serial Manis di Bibir, Beda dari Mischa

Andi Aris Widiyanto • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:59 WIB
Potret para cast Manis di Bibir Series di acara Gala Premiere. (instagram manisdibibir.official)
Potret para cast Manis di Bibir Series di acara Gala Premiere. (instagram manisdibibir.official)

JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Aktris Dinda Kanyadewi kembali menunjukkan kemampuan aktingnya melalui serial original Vidio Manis di Bibir. Kali ini, Dinda memerankan karakter yang jauh berbeda dari sosok Mischa, karakter yang membuat namanya dikenal luas lewat sinetron Cinta Fitri.

Dalam serial tersebut, Dinda berperan sebagai Mira, ibu dari karakter utama bernama Alma yang diperankan Callista Arum.

Karakter Mira memiliki perjalanan hidup yang cukup berat. Ia merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebelum akhirnya menemani Alma untuk tinggal di kota.

Baca Juga: Tugasnya Jalan Kaki Menyusuri Rel, Ini Profesi Petugas KAI yang Menjaga Keselamatan Kereta Api

Keduanya kemudian bekerja sebagai perawat seorang lansia bernama Rina yang diperankan Rina Hasyim.

Peran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Dinda karena karakter Mira merupakan sosok yang lebih banyak berada dalam posisi tertindas.

Salah satu adegan yang cukup menarik perhatian adalah ketika Mira mendapat semprotan majikan yang mengingatkan penonton pada sejumlah adegan ketika Mischa dulu diceramahi Oma dalam Cinta Fitri. Karakter Oma diperankan Ida Kusuma.

Dinda Harus Beradaptasi dengan Karakter Berbeda

Dinda mengakui karakter Mira memberikan pengalaman akting yang berbeda. Jika selama ini dirinya lebih sering dikenal sebagai karakter yang mampu "menyiksa" orang lain lewat peran-peran tertentu, kali ini justru dirinya yang harus menghadapi tekanan dari keadaan dan orang-orang di sekitarnya.

"Kalau biasanya orang-orang mengenal aku suka menyiksa orang, nah di serial Manis di Bibir aku akan disiksa sama keadaan dan orang-orang sekitar," ujar Dinda.

Baca Juga: Singapura Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Gavin Lee: Ujian Kualitas The Lions!

Perubahan posisi karakter tersebut membuat Dinda harus melakukan penyesuaian dalam membangun emosi.

Mira merupakan perempuan yang memiliki pengalaman sebagai korban KDRT. Karena itu, Dinda dituntut mampu menunjukkan sisi rapuh sekaligus ketegaran karakter tersebut tanpa membuat aktingnya terasa berlebihan.

Tantangan Akting di Bawah Arahan John De Rantau

Dinda mengakui memerankan sosok tertindas bukan pekerjaan yang mudah. Ia harus menyesuaikan emosi dan gestur agar sesuai dengan arahan sutradara John De Rantau.

Bagi Dinda, tantangan tersebut justru menjadi pengalaman menarik karena karakter Mira berada di luar zona nyaman yang selama ini dijalaninya.

"Jadi memang ada tantangan tersendiri juga, yang mungkin aku tidak terbiasa," ujar Dinda.

Melalui karakter Mira, Dinda ingin menunjukkan sisi lain kemampuan aktingnya. Karakter tersebut menuntutnya lebih banyak memainkan emosi, ekspresi dan respons terhadap tekanan yang dialami dalam cerita.

Baca Juga: Agnes Rahajeng Bawa Budaya Blora, Bali, dan Banten ke Miss Supranational 2026

Kehadiran Dinda sebagai Mira juga menjadi salah satu daya tarik Manis di Bibir, terutama bagi penonton yang selama ini mengenalnya sebagai Mischa di Cinta Fitri.

Perbedaan karakter yang cukup kontras membuat penampilan Dinda di serial tersebut menarik untuk disimak. Dari sosok antagonis yang dikenal licik dan penuh tekanan, kini Dinda harus menghadirkan karakter perempuan yang justru menjadi korban keadaan. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
Manis di Bibir Dinda Kanyadewi Calista Arum original vidio mira