SOLOBALAPAN.COM – Aktor sekaligus penyanyi Teuku Ryzki mengaku mengalami perubahan dalam kehidupan pribadinya setelah membintangi film Seni Merayu Tuhan. Berperan sebagai Khotib, sosok sahabat yang selalu hadir di saat sulit, membuat mantan personel Coboy Junior itu lebih menghargai arti persahabatan dan kepedulian terhadap orang-orang terdekat.
Film yang diadaptasi dari buku karya Husein Ja'far Al Hadad tersebut disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah. Dalam film itu, Ryzki beradu akting dengan Ari Irham, yang memerankan tokoh utama bernama Hikmah.
Baca Juga: Aku Sebelum Aku', Film Baru Gina S. Noer yang Mengajak Penonton Menyelami Luka dan Sejarah Keluarga
Karakter Khotib Tinggalkan Kesan Mendalam
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (15/7), Teuku Ryzki mengungkapkan bahwa karakter Khotib merupakan sosok teman yang selalu hadir tanpa syarat.
Menurutnya, hampir setiap orang memiliki figur seperti itu dalam hidup, yakni sahabat yang tetap memberikan dukungan meski sedang menghadapi masa-masa sulit.
"Kayak kita pasti punya teman yang tetap ada, apa pun kondisi kita. Sebelum ini, saya memang bukan tipe orang yang sering menghubungi atau mencari tahu kabar teman," ujar Ryzki.
Kebiasaan Baru Setelah Syuting
Tak hanya meninggalkan kesan saat proses syuting, karakter Khotib juga membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari Teuku Ryzki.
Ia mengaku kini lebih rutin menyempatkan waktu untuk menghubungi sahabat-sahabatnya, sesuatu yang sebelumnya jarang ia lakukan.
Baca Juga: Rachmat Irianto Jadi Mentor Pemain Baru Persebaya, Kenalkan Jiwa Suroboyoan di Ruang Ganti
"Sekarang sebelum tidur saya menyisihkan sekitar lima sampai sepuluh menit untuk mengirim pesan atau menelepon teman, sekadar menanyakan kabar mereka," katanya.
Menurut Ryzki, kebiasaan sederhana tersebut membuat hubungan pertemanannya menjadi lebih erat sekaligus mengingatkannya akan pentingnya saling memberi perhatian.
Film Sarat Nilai Persahabatan dan Empati
Seni Merayu Tuhan mengangkat kisah yang tidak hanya berbicara tentang pencarian makna hidup dan spiritualitas, tetapi juga menyoroti pentingnya hubungan antarmanusia.
Melalui karakter Khotib, film ini memperlihatkan bahwa kehadiran seorang sahabat yang tulus dapat menjadi kekuatan besar bagi seseorang dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Bagi Teuku Ryzki, pengalaman memerankan karakter tersebut menjadi pelajaran berharga yang akan terus ia bawa dalam kehidupan nyata.
Baca Juga: 100 Lebih Karyawan Dimutasi Menteri PU Dody Hanggodo, Bantah Imbas Kebocoran Dokumen
"Kadang perhatian kecil seperti menanyakan kabar bisa memberikan arti besar bagi orang lain. Itu yang saya pelajari dari karakter Khotib," ungkapnya.
Dengan pesan tentang empati, kepedulian, dan arti persahabatan, Seni Merayu Tuhan diharapkan tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi penonton untuk lebih menghargai orang-orang terdekat dalam kehidupan sehari-hari. (an)
Sumber : solobalapan.com