SOLOBALAPAN, VIRAL — Jagat media sosial kembali diguncang oleh aksi rasis dan frontal dari selebritas serbabisa, Aldi Taher.
Kali ini, mantan suami Dewi Perssik tersebut secara terbuka melayangkan amarah dan tantangan keras kepada musisi sekaligus vokalis kenamaan, Baskara Putra alias Hindia.
Keributan digital ini dipicu oleh kekesalan Aldi Taher terhadap cuitan Hindia di platform X (Twitter) yang dinilai telah merendahkan profesi kameramen acara musik dengan sebutan "katro" dan "tolol".
Kronologi Konflik: Sorotan Kamera dan Sentilan 'Boti'
Perselisihan antar-musisi ini bermula ketika Baskara Putra mengkritik keras tindakan seorang kameramen di sebuah festival musik.
Saat bertugas, sang kameramen kedapatan menyorot salah satu penonton yang tengah membentangkan tulisan bernada satir: 'Jadi apa pun asal jangan jadi boti'.
Baskara yang merasa gestur pelabelan tersebut tidak pantas ditayangkan di layar panggung besar, langsung meluapkan kekesalannya di akun X pribadinya.
Ia berpendapat bahwa kru visual tidak seharusnya memberikan panggung atau menyorot pesan-pesan semacam itu.
Namun, respons Baskara justru memantik reaksi yang jauh lebih meledak-ledak dari Aldi Taher. Aldi secara terang-terangan pasang badan membela sang kameramen dan menyerang balik sang vokalis.
"Lu yang katro dan tll. Gw di sisi kameramen, boleh jadi apa aja asal jangan jadi boti (true), BISMILLAH LAWAN," tulis Aldi Taher berapi-api melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (2/7/2026).
Tabel Ikhtisar Konflik Ruang Publik: Aldi Taher vs Hindia (Baskara Putra)
Guna memberikan pemetaan informasi yang jelas dan scannable mengenai poin-poin perseteruan yang sedang memanas ini, berikut adalah rangkuman datanya:
| Komponen Perselisihan | Detail Fakta Lapangan | Catatan & Konsekuensi Media |
| Aktor yang Terlibat | Aldi Taher vs Baskara Putra (Hindia) | Melibatkan tagar ke akun band terkait (.Feast & Lomba Sihir). |
| Pemicu Utama | Cuitan Hindia yang menyebut kameramen festival "katro". | Kameramen menyorot poster penonton bertuliskan anti-'boti'. |
| Posisi Aldi Taher | Pasang badan membela hak dan profesi kameramen. | Menilai kameramen juga bagian dari pekerja seni (artis). |
| Tuntutan Utama | Permintaan maaf terbuka kepada seluruh profesi kameramen. | Aldi mengeluhkan akun IG pribadi Baskara yang tidak bisa ditag. |
| Format Tantangan | Tantangan Debat Intelek secara Terbuka | Jika Hindia tidak berani, ia wajib mengakui kesalahannya. |
| Status Respons | Belum ada tanggapan resmi dari pihak Baskara Putra. | Kolom komentar netizen mulai ramai membelah opini. |
Tuntut Maaf dan Layangkan Tantangan Debat Intelek
Tidak sekadar mengumpat, Aldi Taher juga menuntut pertanggungjawaban moral dari pelantun lagu Evaluasi tersebut.
Ia mengingatkan Baskara agar tidak bersikap semena-mena dan merasa tinggi hati hanya karena statusnya sebagai artis yang kerap tampil di depan panggung.
Aldi bahkan menyeret nama-nama proyek musik yang digawangi oleh Baskara, seperti .Feast dan Lomba Sihir, lantaran akun pribadi sang musisi kedapatan membatasi fitur penandaan (tag) di media sosial.
"Harus minta maaf lo woi ke kameramen, pengen tau se metal APA NYALI LO ???? Mana vocalist lo @ffeastt @teamhindia @lombasihiryes. IG pribadi gak bisa di tag, tanggung jawab sama cuitan LO? Don't sok artis lu, kameramen juga artis jangan semena2 mulut LO YA. Inget, ruang publik bukan buat main-main!" tegas Aldi.
Sebagai penutup dari aksi ngamuknya, Aldi Taher resmi menantang Baskara Putra untuk berhadapan langsung dalam sebuah forum diskusi atau debat terbuka yang ia sebut sebagai "Debat Intelek".
Hingga berita ini diturunkan, pihak Baskara Putra belum memberikan respons maupun klarifikasi apa pun terkait tantangan panas yang dilayangkan oleh Aldi Taher tersebut.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo