SOLOBALAPAN, HIBURAN — Kabar bahagia datang dari pilar pertahanan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Di sela-sela kesibukannya berkarier di luar negeri, pemain sepak bola berbakat ini resmi menggelar acara lamaran sakral bersama kekasih hatinya, Yuriska Patricia, pada Jumat (26/6).
Momen pertunangan resmi ini digelar tidak lama setelah Asnawi memberikan kejutan romantis dengan melamar Yuriska secara personal saat keduanya tengah menikmati waktu liburan di Pulau Dewata, Bali.
Tampil Serasi dengan Busana Adat dan 'Game' Kekompakan
Prosesi lamaran yang berlangsung dalam suasana hangat dan tertutup tersebut sengaja hanya dihadiri oleh keluarga inti serta kerabat dekat dari kedua belah pihak.
Langkah ini diambil agar esensi sakral dari pertemuan dua keluarga besar dapat terjaga dengan khidmat dan jauh dari hiruk-pikuk sorotan publik.
Dalam acara tersebut, Asnawi dan Yuriska tampil sangat serasi mengenakan busana adat modifikasi bernuansa merah muda (pink).
Suasana haru sempat menyelimuti ruangan saat keduanya bergantian menyampaikan pesan cinta sekaligus memohon restu kepada orang tua untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
Namun, ketegangan mencair setelah acara dilanjutkan dengan sesi permainan (games) interaktif yang sengaja dirancang untuk menguji kekompakan kedua calon pengantin.
Aksi jenaka Asnawi dan Yuriska sukses memancing gelak tawa dari para tamu undangan sebelum akhirnya ditutup dengan prosesi saling menyematkan cincin di jari manis masing-masing.
Tabel Rangkuman Momen Lamaran Asnawi Mangkualam & Yuriska Patricia
Guna merangkum detail menarik dari hari bahagia eks kapten skuad Garuda ini, berikut adalah rincian informasinya:
Makna Filosofis Seserahan Sepatu-Bola dan Pemulihan ACL
Salah satu daya tarik utama yang mencuri perhatian dari acara lamaran ini adalah deretan kotak seserahan yang dibawa oleh pihak laki-laki.
Berbeda dari pengantin pada umumnya, Asnawi turut menyertakan satu set sepatu bola dan bola sepak di dalam boks hantaran mewahnya.
Kotak seserahan berisi sepatu dan bola tersebut sengaja dihadirkan sebagai simbol abadi dari dedikasi, keringat, serta perjalanan panjang karier profesionalnya di dunia kulit bundar yang telah membesarkan namanya hingga ke level internasional.
Kabar pertunangan ini tentu menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi pemain berusia 26 tahun tersebut.
Seperti diketahui, Asnawi belakangan ini harus menepi sejenak dari lapangan hijau lantaran tengah fokus menjalani program pemulihan intensif akibat cedera parah pada ligamen lutut atau Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Di tengah perjuangan kerasnya untuk bisa segera merumput kembali bersama klub kasta tertinggi Thailand, Port FC, Asnawi kini membuktikan bahwa dirinya siap menyeimbangkan ambisi di lapangan hijau dengan memulai babak baru yang penuh komitmen dalam kehidupan pribadinya.
(did)