SOLOBALAPAN, K-POP — Kubu boy group global, ATEEZ, resmi kembali menyapa para penggemar setianya lewat peluncuran mini album ke-14 mereka yang bertajuk GOLDEN HOUR : Part.5.
Langkah comeback terbaru ini langsung mencuri perhatian masif publik, bukan hanya karena ritme perilisannya yang terbilang sangat cepat, melainkan juga berkat adanya kejutan kolaborasi internasional kelas atas.
Di bawah naungan agensi KQ Entertainment, album digital teranyar ini resmi mengudara pada Jumat (26/6/2026) pukul 13.00 KST (atau 11.00 WIB) serentak di berbagai platform pemutar musik digital.
Peluncuran ini menandai produktivitas tinggi ATEEZ yang hanya berjarak sekira empat bulan dari mini album sebelumnya, GOLDEN HOUR : Part.4, yang rilis Februari lalu.
Eksplorasi Identitas Musikal dan Aransemen Anyar
Seri album GOLDEN HOUR sendiri dikonsep sebagai sebuah diari sonik yang menggambarkan momen-momen paling bersinar, magis, dan penuh makna sepanjang perjalanan karier ATEEZ.
Demi memperkuat fondasi identitas musikal grup, dua member yang dikenal jenius dalam memproduksi musik, Hongjoong dan Mingi, kembali turun tangan langsung dalam penulisan lirik untuk seluruh lagu di album ini.
Lagu utama mereka yang berjudul “BAD” hadir dengan gebrakan eksperimental berupa nuansa funk Brasil yang sangat bertenaga.
Perpaduan antara chorus yang adiktif dengan ketukan beat ritmis menghasilkan warna baru yang segar, namun tetap mempertahankan ciri khas koreografi panggung ATEEZ yang terkenal intens dan eksplosif.
Tabel Rincian Tracklist dan Karakteristik Musik GOLDEN HOUR : Part.5
Mini album ke-14 ini merangkum total lima lagu dengan spektrum genre yang kaya dan berkarakter kuat. Berikut adalah tabel resume rincian lagu untuk mempermudah pemetaan musikalitasnya:
Kejutan Cameo Chase Infinity dan Dominasi Kuat di Billboard 200
Daya tarik utama dari video musik (MV) lagu "BAD" terletak pada keterlibatan aktor muda Hollywood yang tengah naik daun, Chase Infinity, sebagai kameo spesial.
Kehadiran Chase menjadi kejutan besar sekaligus berkah tersendiri bagi basis massa penggemar global.
Chase Infinity—yang namanya melejit lewat serial Presumption of Innocence dan film One Battle After Another—merupakan seorang pencinta K-pop sejati. Ia berulang kali mengekspresikan kekagumannya terhadap ATEEZ di media sosial, sehingga kolaborasi ini dinilai sebagai momen fanboying paling sukses tahun ini.
Rekam jejak ATEEZ di pasar musik Amerika Serikat memang tidak perlu diragukan lagi. Sejak tahun 2021, grup yang memulai debutnya pada 2018 ini konsisten menembus bagan utama Billboard 200.
Mereka bahkan sukses memuncaki peringkat nomor satu lewat album The World Episode Final: Will (2023) dan terus mendominasi hingga tahun 2024.
Prestasi tersebut disusul oleh GOLDEN HOUR : Part.4 yang sempat bertengger manis di posisi ketiga Billboard 200 pada awal tahun ini.
Pasca-peluncuran album ini, ATEEZ dijadwalkan langsung bertolak ke Inggris untuk tampil sebagai penampil utama (headliner) di panggung megah British Summer Time Hyde Park di London pada 28 Juni mendatang.
Festival akbar ini diprediksi menjadi pembuktian berikutnya dari kekuatan live performance vokal dan visual tingkat tinggi khas ATEEZ.
(lut)