SOLOBALAPAN, HIBURAN — Nama penyanyi Sarwendah belakangan ini tengah gencar menghiasi ruang publik akibat pusaran konflik rumah tangganya dengan Ruben Onsu.
Hubungan keduanya dikabarkan merenggang hingga saling sindir di media sosial, yang dipicu oleh pelik pembagian waktu bersama anak-anak mereka.
Di tengah memanasnya perseteruan tersebut, riwayat masa lalu Sarwendah saat masih merintis karier bersama grup vokal legendaris Cherrybelle kembali dikupas oleh netizen. Mantan rekan satu grupnya di generasi awal, Felly Young, akhirnya buka suara mengenai tabiat asli hingga alasan mengejutkan di balik didepaknya Sarwendah pada tahun 2012 silam.
Cerita Tim Begadang dan Misteri Didepak dari Grup
Sebelum resmi dipersunting oleh Ruben Onsu pada 2013, Sarwendah merupakan pilar penting generasi pertama Cherrybelle. Namun, perjalanannya terhenti mendadak setelah ia dan Devi Noviaty dikeluarkan dari grup.
Felly Young (Yefani Filliang) membenarkan bahwa Sarwendah dikeluarkan secara sepihak setelah berani bersikap kritis mempertanyakan transparansi honor kerja kepada pihak manajemen.
Terlepas dari konflik internal dengan manajemen kala itu, Felly mengenang Sarwendah sebagai sosok sahabat dekat yang menemaninya berjuang sejak nol selama masa pelatihan (training).
"Sebetulnya aku sama Sarwendah itu dekatnya pas training, kita tim begadang, tim insom. Jadi yang lain tidur, kita bingung ngapain, kita keliling Jakarta, kita nongkrong di tempat kopi. Pas debut kita dipisah kamarnya, ya udah sibuk, seiring berjalannya waktu kita enggak bisa sedekat pas training," ungkap Felly Young seperti dikutip dari kanal YouTube Insertlive.
Drop Turun 3 Kg dan Gelombang Boikot Netizen
Tekanan publik yang bertubi-tubi di media sosial rupanya mulai menggerogoti kondisi kesehatan Sarwendah.
Ibu tiga anak tersebut dihujani kritik tajam lantaran dinilai mempersulit Ruben untuk menemui buah hatinya, hingga memicu munculnya seruan aksi boikot dari netizen di ruang siber.
Felly membeberkan situasi memprihatinkan yang saat ini tengah dihadapi oleh sang sahabat:
-
Penukuran Berat Badan: Akibat stres memikirkan konflik yang berlarut-larut, berat badan Sarwendah dilaporkan merosot drastis hingga 3 kg.
-
Beban Pikiran Keluarga: Selain urusan rumah tangganya yang retak, ibunda Sarwendah dikabarkan baru saja dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
-
Gugatan terhadap Boikot: Felly menilai aksi boikot netizen terlalu berlebihan. Menurutnya, masalah ini murni urusan miskomunikasi internal keluarga yang tidak merugikan negara, sehingga publik diharapkan bisa lebih bijak dan proporsional dalam menilai.
Tabel Ikhtisar Perkembangan Kasus Sarwendah x Ruben Onsu
Guna mempermudah pencinta dunia hiburan dalam memetakan arah konflik yang kini telah resmi menyeret lembaga negara, berikut adalah tabel rangkumannya:
| Komponen Konflik | Detail Realitas di Lapangan | Status & Tindakan Hukum Terkini |
| Akar Permasalahan | Sengketa hak asuh, pola pengasuhan, dan pembagian waktu anak. | Ruben Onsu resmi menyambangi kantor KPAI Pusat (22/6/2026). |
| Pendamping Hukum | Minola Sebayang (Kuasa Hukum Ruben Onsu). | Mendampingi proses pelaporan resmi terkait pemenuhan hak anak. |
| Sikap Kelembagaan | KPAI dipimpin oleh Ketua Aris Adi Leksono. | Memproses aduan sesuai SOP guna memastikan anak tidak jadi korban. |
| Langkah Taktis KPAI | Pemanggilan resmi terhadap Sarwendah selaku terlapor. | Bersiap melakukan kunjungan (asesmen) langsung ke rumah Sarwendah. |
KPAI Turun Tangan demi Melindungi Hak Anak
Babak baru perseteruan ini dipastikan kian meruncing setelah Ruben Onsu memilih jalur resmi dengan mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta Pusat.
Ketua KPAI, Aris Adi Leksono, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap memproses aduan tersebut sesuai regulasi yang berlaku.
KPAI mengingatkan kedua belah pihak agar menurunkan ego masing-masing. Dalam setiap badai perceraian atau konflik pengasuhan, masa depan psikologis anak-anak wajib ditempatkan di atas kepentingan personal orang tua.
Selain mengonfirmasi agenda pemanggilan terhadap Sarwendah untuk dimintai klarifikasi, tim KPAI juga berencana melakukan peninjauan lapangan secara langsung ke kediaman mantan personel Cherrybelle tersebut guna mengasesmen secara objektif kondisi lingkungan tumbuh kembang anak-anak mereka.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo