SOLOBALAPAN.COM - Setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam hubungan asmara, Ayu Ting Ting kini tampak lebih mantap membuka hati. Pedangdut asal Depok tersebut akhirnya berani go public dengan pria yang kini mengisi hatinya, Kevin Gusnadi.
Publik mulai menaruh perhatian besar pada hubungan keduanya setelah Kevin terlihat memberikan buket mawar merah berukuran besar saat perayaan ulang tahun Ayu pada 20 Juni 2026. Momen romantis itu menjadi sinyal kuat bahwa hubungan mereka telah memasuki fase yang lebih serius.
Tak sedikit yang penasaran, apa yang membuat Ayu akhirnya menerima Kevin, setelah sebelumnya beberapa kali gagal menuju pelaminan?
Baca Juga: Viral Penari Drumband Rok Mini di Acara Tahun Baru Islam, MTs NU Mranggen Demak Minta Maaf
Ayu Ting Ting Jatuh Hati pada Kepribadian Kevin Gusnadi
Bagi Ayu, alasan utama menerima Kevin bukan sekadar penampilan fisik, melainkan karakter dan sikapnya terhadap orang lain.
"Baik. Kalau dari (paras), dia itu charming. Baik. Orangnya baik. Attitude-nya baik," kata Ayu Ting Ting dikutip dari tayangan Insertlive pada Selasa (23/6).
"Sangat menghargai orang-orang di sekelilingnya. Orang-orang di sekeliling kita pun sangat dihargai."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ayu kini lebih selektif dalam memilih pasangan. Setelah pengalaman masa lalu yang tidak mudah, ia tampaknya menaruh perhatian besar pada kualitas personal seseorang, terutama sikap dan cara memperlakukan orang lain.
Kevin sendiri diketahui merupakan mantan staf tenaga ahli di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Baca Juga: Masuk Pembangunan Tahap Ketiga, Persik Kediri Berpeluang Punya Kandang Baru Musim Depan
Dikenalkan oleh Kiky Saputri
Kedekatan Ayu dan Kevin ternyata bermula dari perkenalan yang difasilitasi oleh sahabat Ayu, Kiky Saputri.
Kiky mengungkap bahwa ia mengenal Kevin melalui suaminya, Muhammad Khairi, dan sudah cukup mengenal latar belakang keluarga pria tersebut.
"Kevin itu memang bersahabat dengan Khairi, juga dengan kakaknya Khairi dan memang keluarga Kevin karena memang sama-sama orang Minang, juga kenal dekat dengan keluarganya Khairi," kata Kiky.
Menurut Kiky, ia tidak sembarangan mengenalkan pria kepada Ayu. Ia terlebih dahulu memastikan kualitas pribadi calon pasangan sahabatnya.
"Sebelumnya juga ada beberapa yang Kiky coba kenalin ke Teteh. Tapi dilihat dulu background-nya, bibit bebet bobot dan babat bubut semuanya kita lihat dulu, bagus atau enggak, orangnya kira-kira orangnya bagus enggak attitude-nya, akhlaknya bagus atau enggak," lanjutnya.
Pernyataan ini menguatkan bahwa Kevin bukan sosok yang hadir secara kebetulan. Ia telah melalui “filter” dari orang-orang terdekat Ayu.
Restu Keluarga Jadi Faktor Penting
Selain faktor karakter, restu keluarga juga menjadi aspek besar dalam keputusan Ayu untuk go public.
Orang tua Ayu, yakni Ayah Rozak dan Umi Kulsum, diketahui memberi respons positif terhadap Kevin.
"Pokoknya baik orangnya, ibadahnya juga bagus, doain saja, dia lagi jalani, jadi Ibu mah apa yang menurut dia baik ya silakan," kata Umi Kulsum.
Restu keluarga bukan hal sepele bagi Ayu. Mengingat hubungan-hubungan sebelumnya sempat kandas menjelang pernikahan, dukungan keluarga kini menjadi pondasi penting dalam hubungan barunya.
Trauma Masa Lalu Bikin Ayu Lebih Hati-Hati
Sebelum bersama Kevin, perjalanan cinta Ayu cukup berliku.
Ia pernah menikah dengan Henry Baskoro Hendarso alias Enji, namun rumah tangga itu hanya bertahan singkat. Setelah itu, Ayu sempat menjalin hubungan dengan aktor India Shaheer Sheikh, lalu hampir menikah dengan Adit Jayusman.
Tak berhenti di situ, Ayu juga pernah bertunangan dengan Muhammad Fardhana, seorang anggota TNI. Sayangnya, rencana pernikahan tersebut juga batal.
Dua kali gagal menuju pelaminan membuat Ayu lebih realistis dalam memandang hubungan. Kini, ia tampak tidak lagi terburu-buru.
Jika sebelumnya Ayu cenderung menutup rapat hubungan asmaranya, kali ini situasinya berbeda.
Kehadiran Kevin dalam momen ulang tahun Ayu, lengkap dengan gesture romantisnya, memperlihatkan bahwa keduanya kini sudah cukup nyaman tampil bersama di depan publik. (lz)
Editor : Laila Zakiya