SOLOBALAPAN, HIBURAN — Kabar kurang menyenangkan datang dari panggung hiburan sekaligus dunia literatur Korea Selatan.
Kartunis legendaris sekaligus pemandu acara populer, Heo Young-man, dikabarkan harus menghentikan sementara seluruh aktivitas eksternalnya akibat gangguan kesehatan serius yang dialaminya baru-baru ini.
Pihak agensi, Heo Young-man Co., Ltd., secara resmi merilis pernyataan pada Rabu (17/6/2026) bahwa seniman senior tersebut kini tengah fokus menjalani perawatan intensif demi memulihkan kondisi fisiknya.
Pingsan Mendadak dan Dilarikan ke Ruang ICU
Sejumlah media lokal Korea Selatan melaporkan bahwa kondisi kesehatan pria berusia 79 tahun ini menurun drastis secara tiba-tiba.
Heo Young-man dilaporkan sempat pingsan mendadak sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan langsung ditempatkan di Unit Perawatan Intensif (ICU).
"Artis Heo Young-man baru-baru ini mengalami masalah kesehatan. Ia akan menghentikan sementara seluruh aktivitas eksternal dan fokus pada istirahat serta pemulihan," tulis perwakilan agensi dalam rilis resminya.
Hingga saat ini, pihak medis maupun agensi belum membagikan rincian lebih lanjut mengenai diagnosis penyakit spesifik yang dideritanya. Rencana jadwal kembalinya sang kartunis ke layar kaca juga masih sepenuhnya dirahasiakan demi menjaga ketenangan proses pemulihan.
Program Kuliner 'Baekban Travel' Akhiri Musim Pertama
Dampak dari rehatnya Heo Young-man langsung dirasakan oleh program televisi ikonik yang selama ini ia pandu, yaitu Heo Young-man's Baekban Travel.
Program wisata kuliner hangat yang disiarkan oleh stasiun TV Chosun tersebut diputuskan untuk mengakhiri musim pertamanya secara mendadak.
Penghentian ini menjadi momen emosional bagi pemirsa setia, mengingat Baekban Travel telah mengudara selama kurang lebih tujuh tahun sejak pertama kali dirilis pada 2019 lalu.
Acara ini sangat dicintai karena konsisten mengajak penonton menjelajahi kehangatan warung tradisional dan tempat makan sederhana yang tersembunyi di berbagai pelosok wilayah Korea Selatan.
Pihak manajemen menyatakan keputusan berat untuk menyudahi musim pertama ini telah melalui diskusi matang bersama tim produksi TV Chosun, dibarengi ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh kru, pemain, serta penonton setia yang terus mengawal acara tersebut.
Rekam Jejak Emas Mahakarya Heo Young-man
Di Korea Selatan, Heo Young-man dihormati sebagai salah satu bapak kartunis paling berpengaruh yang sukses menjembatani dunia komik (manhwa) ke dalam industri sinematik modern. Banyak dari karya visualnya yang diadopsi menjadi film layar lebar dan drama Korea (K-Drama) sukses.
Berikut adalah lintasan karier dan deretan karya legendaris milik Heo Young-man:
| Komponen Profil | Detail Informasi & Catatatan Sejarah |
| Tahun Lahir | 1947 |
| Debut Karier | Memulai langkah pada tahun 1974 setelah memenangkan kompetisi kartunis pendatang baru besutan Korea Daily. |
| Mahakarya 1: Bridal Mask (Gaksital) | Komik aksi-sejarah populer yang sukses besar saat diadaptasi menjadi drama televisi nasional. |
| Mahakarya 2: Tazza | Komik bertema dunia perjudian yang diangkat menjadi seri film layar lebar box office legendaris. |
| Mahakarya 3: Sikgaek (Le Grand Chef) | Novel grafik bertema kuliner yang sangat detail, sukses diadaptasi ke versi film maupun serial drama. |
Gelombang doa dan ucapan lekas sembuh kini terus mengalir dari para penggemar lintas generasi di media sosial, berharap sang maestro dapat segera melewati masa kritisnya dan kembali beraktivitas menghibur masyarakat seperti sediakala.
(lut)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo