SOLOBALAPAN.COM — Presenter kondang Ruben Onsu akhirnya memberikan respons terkait adanya undangan diskusi yang dilayangkan oleh kubu Sarwendah.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, pihak Ruben menyambut baik niat baik tersebut demi meluruskan berbagai silang pendapat yang telanjur menjadi konsumsi publik.
Kendati demikian, pertemuan krusial ini dipastikan tidak dapat berlangsung dalam waktu dekat lantaran padatnya jadwal kerja sang presenter, termasuk rencana spiritual yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.
Alasan Penundaan Pertemuan hingga Bulan Juli
Undangan pertemuan yang dikirimkan oleh pihak Sarwendah sejauh ini telah diterima dengan baik oleh tim hukum Ruben Onsu.
Namun, berdasarkan konfirmasi dari sang pengacara, surat tersebut masih memerlukan tindak lanjut mengenai kepastian waktu pelaksanaan karena adanya tenggat waktu respons serta benturan jadwal kegiatan Ruben yang cukup padat di sisa bulan ini.
“Karena undangan yang dikirimkan kuasa hukum S itu tidak membahas waktu dan tempat pertemuan. Yang bisa saya sampaikan, mereka memberikan kami waktu 5 hari untuk merespons undangan itu,” kata Minola Sebayang, Sabtu (13/6/2026).
Minola Sebayang menambahkan, “Kami tentu akan merespons undangan itu. Namun karena tidak ada waktu dan tempat kami mengasumsikan mereka ingin kami yang menentukan tanggal dan tempat.”
Faktor utama yang membuat agenda ini harus digeser ke bulan depan adalah rencana keberangkatan Ruben ke tanah suci.
“Jadi Ruben itu dijadwalkan berangkat umrah pada 22 Juni sampai akhir Juni mendatang. Semoga pertemuan itu bisa dilakukan di bulan Juli dan bisa menghasilkan keputusan terbaik untuk kedua belah pihak,” terang sang pengacara.
Dua Poin Utama yang Diperjuangkan Ruben Onsu
Dalam pertemuan yang digadang-gadang berlangsung pada Juli mendatang, kubu Ruben Onsu telah menyiapkan dua poin krusial yang menjadi keresahan utama kliennya selama ini.
Poin pertama berkaitan erat dengan hak asasi Ruben sebagai seorang ayah kandung untuk mendapatkan waktu berkualitas bersama putri-putrinya tanpa adanya pembatasan.
“Bahwa sesuai kesepakatan tersebut, klien kami punya hak untuk bertemu dan quality time bersama kedua putrinya dua hingga tiga kali dalam seminggu,” ungkap Minola.
Poin kedua yang akan dievaluasi adalah mengenai rincian aliran dana nafkah. Pihak Ruben ingin meluruskan batasan pos pengeluaran apa saja yang wajib ia tanggung sesuai dengan kesepakatan hukum yang mengikat sejak awal perceraian mereka.
“Jadi bukan berarti semua hal bisa ditagihkan. Apalagi kalau memang itu tidak ada kaitannya dengan anak. Selama ini Ruben membayar karena berpikir semua itu bermanfaat untuk anak-anaknya. Tapi faktanya, klien kami malah dipersulit bertemu anak,” imbuhnya.
Baca Juga: Nyeni Mase! Honda CB 125 Lahir Kembali, Bentuk Berubah Total Kini Pakai Monoshock
Curahan Hati Ruben Onsu: Mengaku Lelah namun Tetap Tegar
Di sisi lain, Ruben Onsu tidak menampik bahwa bergulirnya polemik rumah tangga yang tak kunjung usai ini sangat menyita kestabilan emosinya.
Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, bapak tiga anak ini secara jujur mengakui keterbatasan fisiknya sebagai manusia biasa dalam menghadapi tekanan dari berbagai penjuru, termasuk opini dari netizen.
“Ya, lelah dong. Manusia kan,” ujar Ruben saat menanggapi pertanyaan mengenai kondisi yang sedang dihadapinya, beberapa waktu lalu.
“Ya, menjalani hari-hari biasa saja. Ya, tetap setiap hari kan pasti punya warna yang beda-beda,” katanya.
Presenter program Brownis ini juga mengutarakan kesulitannya dalam memberikan tanggapan ke publik, sebab sering kali niat baiknya untuk mengklarifikasi justru disalahartikan oleh sebagian pihak.
“Ada beberapa hal yang harus saya pilah-pilah. Tapi kan terkadang ada manusia yang ketika menggunakan hak jawab, malah dibilang menjatuhkan,” ungkapnya.
Guna menghindari kesalahpahaman dan menjaga agar komunikasi tidak berjalan dua arah secara liar di media, Ruben memilih membatasi diri dan menyerahkan detail legalitas hukumnya kepada kuasa hukum.
"Kayaknya kalau itu biar Bang Minola aja, jadi biar kita nggak dua arah," ujar Ruben, Sabtu (13/6/2026).
"Langkah yang mau kita lakukan ke depan semua masih by phone. Jadi penggodokannya seperti apa, kira-kira seperti apa, nanti akan menyita waktunya, itu kan harus dipikirkan baik-baik," sambungnya.
Baca Juga: Masih Rumor! Suzuki Karimun 2026 Siap Gendong Mesin Hybrid dan Mesin Modern?
Sembari merampungkan pekerjaan dan mempersiapkan ibadah spiritualnya, Ruben memilih menutup telinga dari komentar miring di jagat maya demi menjaga fokus utamanya pada masa depan anak-anak.
“Gue lagi nggak ada waktu buat nanggepin lo. Jadi, ya, gua ngurusin kerjaan gue dulu,” tegas Ruben.
“Yang penting segala keputusan dan yang lainnya, Bang Minola selalu memberikan arahan yang terbaik. Dan saya percaya pasti akan ada pelangi setelah ini,” kata Ruben. (lz)
Editor : Laila Zakiya