Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Benarkah Sarwendah Bisa Dapat Rp200 Juta Dalam Satu Kali Live Streaming? Viral Geger dengan Ruben Onsu, Begini Data TikTok Affiliate-nya

Laila Zakiya • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:49 WIB
Data TikTok Affiliate yang diklaim milik artis Sarwendah. (Instagram @sarwendah29 - Threads/@wespill_yourneeds)
Data TikTok Affiliate yang diklaim milik artis Sarwendah. (Instagram @sarwendah29 - Threads/@wespill_yourneeds)

 

SOLOBALAPAN.COM – Jagat hiburan tanah air kembali diguncang oleh kelanjutan konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang kini sudah resmi berakhir.

Setelah potongan video siaran langsungnya yang memuat kata-kata kasar viral dan memicu gelombang hujatan dari warganet, perhatian publik kini bergeser pada analisis kekuatan finansial mandiri yang dimiliki ibu tiga anak tersebut melalui platform digital.

Spekulasi mengenai apakah Sarwendah mampu menghasilkan nominal fantastis setara Rp200 juta dalam satu kali sesi penyiaran mandiri terjawab lewat kebocoran data performa digitalnya yang beredar luas di lini masa.

Angka-angka statistik penjualan ini sekaligus menjadi pembanding menarik di tengah perseteruan panasnya dengan sang mantan suami terkait urusan nafkah anak.

Baca Juga: Tak Ingin Sendirian di Penjara, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap Seret 26 Nama di Skandal Korupsi MBG

Bocoran Data Omzet TikTok Affiliate Sarwendah

Nama Sarwendah disorot setelah beredar data yang disebut menunjukkan performa penjualan dan siaran langsungnya di TikTok.

Data tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet terkait potensi pendapatan yang diperolehnya.

Dikutip melalui akun Threads @wespill_yourneeds, seorang pengguna media sosial membagikan tangkapan data performa TikTok milik Sarwendah.

Berdasarkan analisis platform pemantauan digital untuk periode 30 hari, berikut adalah rincian performa penjualan mantan personil Cherrybelle tersebut:

* Estimasi Pendapatan Keseluruhan: Mencapai Rp1,43 miliar dalam periode 30 hari.
* Pendapatan dari Siaran Langsung (Livestream): Disebut mencapai sekitar Rp1,15 balance/miliar.
* Pendapatan dari Konten Video: Berkisar di angka Rp66,29 juta.
* Total Pemirsa (Video Views): Mencapai 88,82 juta tayangan dalam sebulan.
* Harga Jual Rata-Rata Produk (Average Selling Price): Sebesar Rp100,67 ribu per produk.

Melihat data tersebut, estimasi pendapatan keseluruhan mencapai Rp1,43 miliar dalam periode 30 hari.

Sementara itu, pendapatan yang berasal dari siaran langsung atau livestream disebut mencapai sekitar Rp1,15 miliar.

Jika diakumulasikan secara kasar, angka miliaran rupiah dalam sebulan ini membuktikan bahwa potensi pendapatan Sarwendah dalam beberapa kali sesi live memang berpeluang besar menyentuh angka ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Gapura Gladag Makin Meriah, Baliho Fadli Zon hingga GKR Wandansari Terpasang Jelang Malam 1 Suro

Analisis Tambahan Kontrak Eksklusif dengan Brand

Meskipun data statistik tersebut sudah terbilang luar biasa bagi masyarakat awam, sejumlah warganet menilai angka tersebut belum mencerminkan keseluruhan sumber pendapatan yang dimiliki seorang figur publik.

Angka dari sistem check-out (CO) keranjang kuning disinyalir hanyalah sebagian kecil dari total pundi-pundi yang masuk ke kantong sang artis.

"Ini biasanya data berdasarkan yang CO, jadi di luar yang brand bayarin ke rekening artist," komentar akun Threads @wespill_yourneeds.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh warganet lain yang menilai kerja sama dengan merek atau brand dapat menjadi sumber pemasukan tambahan.

Sistem kerja sama tanpa komisi penjualan melainkan tarif flat per jam disinyalir menjadi strategi utama sang artis.

"Tadi aku nonton di TikTok, kayanya dari brand dia gak ambil komisi. Full dibayar perjam sama brand," balas akun Threads @imvibby.

Namun, masyarakat juga perlu bersikap rasional dalam menyikapi perputaran uang di dunia digital ini.

Perlu diketahui, data yang beredar di media sosial merupakan estimasi yang berasal dari platform pemantauan performa digital dan tidak dapat dipastikan sebagai jumlah pendapatan riil.

Nilai tersebut juga dapat berubah sewaktu-waktu karena dipengaruhi berbagai faktor seperti transaksi yang selesai, kerja sama komersial, performa konten, hingga fluktuasi aktivitas pengguna dalam periode tertentu.

Baca Juga: Daftar 'Harta Karun' Silmy Karim yang Disita KPK: Ada Porsche, Harley, hingga Valas! Beli Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

Kilas Balik Video Kontroversial Uang Nafkah Rp200 Juta

Ekspos data finansial ini mencuat bukan tanpa alasan. Awal mula kegaduhan ini berakar dari sebuah video singkat di mana Sarwendah terlihat emosional saat membahas nominal uang nafkah sebesar Rp200 juta dan meluapkan kekesalannya.

Dalam rekaman tersebut, ia kedapatan mengeluarkan kata-kata makian seperti 'cong' dan 'jing', serta mengaku tidak membutuhkan uang dari seseorang hingga mengundang reaksi boikot dari netizen.

Usai potongan video siaran langsungnya yang memuat kata-kata kasar viral dan memicu gelombang hujatan dari warganet, Sarwendah akhirnya mengunggah video klarifikasi sekaligus menyatakan diri ingin rehat sejenak demi menyelesaikan polemik pribadinya.

Melalui akun Instagram resminya pada Senin, 8 Juni 2026, ibu tiga anak ini meminta pemakluman dari masyarakat luas agar dirinya diberikan ruang privasi.

"Saya mohon kepada semua pihak untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi ini," jelasnya di media sosial pribadinya, Senin (8/6/2026).

Sadar tindakannya memicu pro-kontra besar, Sarwendah merilis video permohonan maaf kepada publik, keluarga, dan anak-anaknya pada Jumat (5/6/2026).

"Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," ucap Sarwendah. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#ruben onsu #sarwendah