SOLOBALAPAN.COM – Jagat hiburan tanah air kembali diguncang oleh kelanjutan konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang kini sudah resmi berakhir.
Usai potongan video siaran langsungnya yang memuat kata-kata kasar viral dan memicu gelombang hujatan dari warganet, Sarwendah akhirnya mengunggah video klarifikasi sekaligus menyatakan diri ingin rehat sejenak demi menyelesaikan polemik pribadinya.
Melalui akun Instagram resminya pada Senin, 8 Juni 2026, ibu tiga anak ini meminta pemakluman dari masyarakat luas agar dirinya diberikan ruang privasi.
"Saya mohon kepada semua pihak untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi ini," jelasnya di media sosial pribadinya, Senin (8/6/2026).
Langkah Sarwendah yang seolah 'pamit' sementara waktu dari ruang publik ini diakuinya sebagai upaya untuk membereskan masalah yang tengah bergulir secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan.
Namun, alih-alih meredakan situasi, kubu Ruben Onsu justru melayangkan respons menohok yang menskakmat esensi dari permohonan maaf tersebut.
Isi Permintaan Maaf Sarwendah yang Tuai Kritik Netizen
Awal mula kegaduhan ini berakar dari sebuah video singkat di mana Sarwendah terlihat emosional saat membahas nominal uang nafkah sebesar Rp200 juta dan meluapkan kekesalannya.
Dalam rekaman tersebut, ia kedapatan mengeluarkan kata-kata makian seperti 'cong' dan 'jing', serta mengaku tidak membutuhkan uang dari seseorang.
Netizen pun langsung berasumsi bahwa sindiran kasar itu ditujukan untuk mendiskreditkan reputasi Ruben Onsu.
Sadar tindakannya memicu pro-kontra besar, Sarwendah merilis video permohonan maaf kepada publik, keluarga, dan anak-anaknya pada Jumat (5/6/2026).
"Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," ucap Sarwendah.
Meski begitu, video tersebut dikritik tajam oleh netizen karena Sarwendah sama sekali tidak menyebut nama Ruben Onsu secara langsung.
Di sisi lain, pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, langsung pasang badan dan memberikan klarifikasi bahwa isi video kontroversial tersebut sama sekali tidak bermaksud menyerang sang mantan suami.
"Saya menonton video itu, memang video itu menurut saya bisa dipahami berbeda-beda, tetapi prinsipnya tidak ditujukan kepada RO (Ruben Onsu)," tegas Chris.
"Saya jamin bahwa itu tidak ditujukan kepada RO karena, di dalam video itu saya lihat tidak ada menyebutkan nama sama sekali," tambah Chris.
Respons Dingin Ruben Onsu: Cuma Bilang 'Oh'
Absennya nama Ruben Onsu dalam permohonan maaf yang disampaikan secara panjang lebar oleh Sarwendah memantik reaksi dari pihak Ruben.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membeberkan bagaimana reaksi kliennya saat pertama kali mendengar kabar mengenai postingan video klarifikasi tersebut melalui sambungan telepon.
"Ketika tadi siang saya bertelepon dengan Ruben, saya tanya juga pendapat dia tentang postingan video S yang meminta maaf itu, komentarnya cuma 'oh'. Cuma gitu saja,” ujar Minola.
Pihak hukum Ruben menilai respon singkat itu wajar, karena materi yang disampaikan oleh Sarwendah dinilai mengambang dan tidak menyentuh akar masalah personal di antara mereka.
"Kami tidak bisa memberikan komentar apa-apa. Artinya itu haknya dia. Tapi yang perlu kami garis bawahi, permintaan maaf itu kan sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami, Ruben Onsu," tegas Minola Sebayang.
Pihak Hukum Ruben Onsu Skakmat Masalah Harga Diri dan Hak Anak
Lebih lanjut, Minola Sebayang menyayangkan sikap abai Sarwendah yang dianggap belum menyadari besarnya dampak kerusakan reputasi dan harga diri yang harus ditanggung oleh Ruben Onsu akibat gundahan isu miring di medsos.
Pihak hukum Ruben secara tegas menskakmat isi video klarifikasi tersebut.
“Karena tidak ada satu kalimat pun yang menyatakan permohonan maaf kepada Ruben Onsu karena sudah, artinya itu, disindir ya, dengan kata-kata 'cong' misalnya, kemudian dengan kata-kata '200 juta' itu," lanjut sang pengacara.
"Tidak ada satu kalimat pun permintaan maaf kepada orang yang telah dicederai hatinya, harga dirinya di depan publik. Jadi kalau kami melihatnya, itu sah-sah saja, silakan S mem-posting video minta maaf tapi tidak ada kaitannya sama sekali dengan klien kami Ruben Onsu," pungkasnya.
Kubu Ruben menegaskan bahwa daripada sibuk mengunggah permohonan maaf yang dinilai retorika semata di media sosial, Ruben jauh lebih membutuhkan tindakan nyata dari Sarwendah untuk mempertemukan dirinya dengan anak-anak kandungnya yang diklaim sudah enam bulan tidak bisa ia temui.
"Permintaan maaf dari siapa ini yang paling penting buat Ruben? Dia sekarang rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang seperti itu," kata Minola.
"Permintaan maaf pun kalau kemudian ternyata tidak berujung kepada membuat Ruben bisa bertemu dengan anaknya, buat apa?" imbuhnya.
Pihak Ruben meminta agar Sarwendah fokus menjalankan kesepakatan yang tertuang dalam akta 39 yang telah ditandatangani bersama.
"Ketemukan saja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur," imbuh Minola yang menegaskan bahwa permintaan maaf tanpa adanya aksi mempertemukan ayah dan anak akan berakhir sia-sia. (lz)
Editor : Laila Zakiya