SOLOBALAPAN, LIFESTYLE — Pasangan muda yang tengah naik daun, Syifa Hadju dan El Rumi, kembali menjadi pusat perhatian publik.
Kali ini, bukan soal keromantisan mereka, melainkan sebuah potongan video yang memperlihatkan interaksi Syifa dengan sang ibunda saat acara syukuran pernikahan mereka di Bali.
Dalam video yang beredar luas di media sosial tersebut, pernyataan spontan Syifa Hadju mengenai penampilan dan tanggung jawab sang suami memicu diskusi panjang di kalangan warganet, bahkan merembet ke ranah hukum agama.
Celetukan Spontan di Tengah Acara Syukuran
Kejadian bermula saat ibunda Syifa Hadju baru saja tiba di lokasi acara dan disambut oleh Syifa dengan cipika-cipiki.
Penampilan Syifa yang mengenakan pakaian dengan potongan sedikit terbuka tampak cukup kontras dengan sang ibunda.
Sadar akan hal tersebut, Syifa secara spontan melontarkan pernyataan yang kini viral.
"Pakai baju kayak gini nggak apa-apa ya. Kan, dosanya ditanggung suami," celetuk Syifa Hadju sembari menoleh ke arah El Rumi.
Mendengar hal itu, sang ibunda tidak memberikan tanggapan verbal dan memilih fokus menyalami Maia Estianty serta menantunya, El Rumi.
Debat Netizen: Siapa yang Menanggung Dosa?
Pernyataan Syifa tersebut langsung memancing beragam reaksi dari netizen.
Banyak yang menilai pernyataan itu kurang tepat karena tanggung jawab atas perbuatan individu tetap berada pada diri masing-masing.
"Dosa manusia ditanggung sendiri. Tapi kalau istri berdosa, suami ikut berdosa jika tugas mendidik (seperti sholat dan menutup aurat) tidak dijalankan," komentar salah satu netizen yang mencoba meluruskan.
Warganet lain juga menambahkan bahwa jika suami sudah memberikan edukasi namun istri tetap memilih berpenampilan terbuka, maka tanggung jawab beralih sepenuhnya kepada sang istri.
Baca Juga: Ahmad Dhani Bongkar SP3 Kasus KDRT 2008, Maia Estianty Justru Banjir Pujian karena Sikap Ini
Sisi Positif: Momentum Pengingat Kewajiban
Meski banyak yang menghujat, tidak sedikit pula yang memandang momen ini dari sisi positif.
Pernyataan Syifa dianggap sebagai pembuka jalan bagi masyarakat untuk kembali membicarakan pentingnya edukasi mengenai kewajiban menutup aurat yang kini mulai jarang dibahas secara mendalam di media sosial.
"Nggak apa-apa sebenarnya, dakwah itu memang terasa pahit... Itu menjadi teguran bagi yang lainnya juga," tulis seorang netizen di kolom komentar.
Terlepas dari pro dan kontra tersebut, hubungan El Rumi dan Syifa Hadju tetap terlihat harmonis selama rangkaian acara di Bali.
Namun, kejadian ini menjadi pengingat bahwa setiap gerak-gerik publik figur, terutama dalam konteks kehidupan rumah tangga yang baru dimulai, akan selalu berada di bawah mikroskop netizen.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo