Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Klarifikasi Pihak Richard Lee Soal Isu Pindah Agama: Keyakinan Adalah Urusan Pribadi, Bukan Konsumsi Publik

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:59 WIB
Richard Lee.
Richard Lee.

SOLOBALAPAN, NASIONAL — Pihak dokter kecantikan sekaligus YouTuber Richard Lee akhirnya angkat bicara mengenai isu yang menyebut dirinya kembali beribadah di gereja setelah sempat dinyatakan mualaf.

Melalui kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, Richard memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan asumsi publik.

Penjelasan ini muncul tak lama setelah Mualaf Center Indonesia (MCI) menyatakan pencabutan sertifikat mualaf milik sang dokter karena berbagai alasan, termasuk dugaan aktivitas yang dianggap bertentangan dengan aqidah Islam.

Memberi Motivasi, Bukan Beribadah

Abdul Haji Talaohu menegaskan bahwa kehadiran Richard Lee di gereja beberapa waktu lalu sama sekali tidak berkaitan dengan ritual keagamaan atau aktivitas peribadatan.

"Richard Lee datang untuk memberi motivasi, bukan beribadah," ujar Abdul seperti dikutip dari kanal YouTube CumiCumi, Jumat (8/5/2026). Ia menjelaskan bahwa kehadiran Richard adalah murni untuk memenuhi undangan profesional dari Pendeta Gilbert Lumoindong.

Baca Juga: 3 Alasan Mualaf Center Indonesia Cabut Sertifikat Richard Lee, Khawatir Disalahgunakan untuk Urusan Hukum

Bantahan Terkait Istri dan Urusan Privat

Selain meluruskan tujuannya ke gereja, pihak Richard Lee juga membantah kabar yang menyebut sang dokter mengajak istrinya, Reni Effendi, untuk ikut beribadah.

Abdul menegaskan bahwa status keyakinan istri kliennya tidaklah seperti yang diasumsikan masyarakat selama ini.

Pihak Richard Lee sangat menyayangkan polemik ini menjadi bola panas di ruang publik. Baginya, perjalanan spiritual adalah hak asasi yang bersifat sangat personal.

"Keyakinan adalah urusan pribadi. Perjalanan spiritual seseorang tidak bisa hanya diukur dari dokumen administratif atau asumsi publik," tegas Abdul.

Ancaman Langkah Hukum

Menanggapi narasi liar yang berkembang di media sosial serta pernyataan pihak-pihak tertentu yang dinilai menyudutkan karakter kliennya, tim hukum Richard Lee tidak tinggal diam.

Mereka menyatakan tengah mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah.

Richard merasa bahwa polemik ini telah bergeser dari urusan keyakinan menjadi upaya serangan karakter yang merugikan nama baiknya.

Hingga saat ini, polemik mengenai status mualaf Richard Lee masih menjadi perbincangan hangat, namun pihak sang dokter tetap pada pendiriannya bahwa masalah tersebut adalah wilayah privat yang tidak seharusnya diperdebatkan secara terbuka.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Pindah Agama #richard lee