SOLOBALAPAN, FILM — Kesuksesan serial drama remaja The Summer I Turned Pretty ternyata membawa tantangan tersendiri bagi tim produksi.
Popularitas luar biasa dari para pemainnya membuat lokasi pengambilan gambar sering kali dipadati oleh penggemar yang antusias, namun hal ini justru mulai menghambat jalannya produksi.
Kreator sekaligus penulis novel aslinya, Jenny Han, akhirnya angkat bicara dan memberikan peringatan tegas melalui unggahan di media sosialnya demi menjaga kelancaran proyek tersebut.
Gangguan Fokus dan Kecemasan Pemain
Jenny Han menyoroti bahwa kehadiran penggemar yang merekam dan membagikan video secara ilegal sangat mengganggu performa para aktor.
Baca Juga: Bocoran Film The Mandalorian and Grogu: Alasan Jon Favreau Tampilkan Wajah Pedro Pascal Lebih Sering
Menurutnya, proses mendalami karakter membutuhkan konsentrasi tinggi yang tidak boleh diganggu oleh faktor eksternal.
“Ketika orang datang ke lokasi syuting, merekam, dan membagikan video, hal itu mengganggu pekerjaan. Hal itu membuat aktor lebih sulit mendalami karakter dan menimbulkan kecemasan yang tidak perlu bagi mereka,” tulis Jenny Han dalam unggahannya.
Jadwal Produksi Jadi Tidak Efisien
Selain berdampak pada psikologis pemain, kerumunan penggemar juga merusak ritme kerja para kru di lapangan.
Tim produksi sering kali harus melakukan take ulang atau menghentikan aktivitas hanya untuk membersihkan area dari kerumunan agar tidak masuk ke dalam bingkai kamera (shot).
Hal ini menyebabkan energi kru terkuras dan jadwal syuting yang sudah disusun rapi menjadi berantakan.
Jenny Han menegaskan bahwa dukungan terbaik yang bisa diberikan penggemar saat ini adalah dengan memberikan ruang bagi tim untuk bekerja dengan tenang.
Permohonan untuk Melindungi Hasil Akhir
Jenny Han memahami bahwa basis penggemar setia Lola Tung (Belly), Gavin Casalegno (Jeremiah), dan Christopher Briney (Conrad) sangat besar karena kecintaan mereka pada cerita ini.
Namun, ia memohon kerja sama agar hasil akhir serial ini tetap maksimal.
“Saya ingin memberikan versi terbaik dari film ini untuk kalian. Tolong bantu lindungi proses kami,” tambahnya sebagai pesan penutup kepada para penggemar.
The Summer I Turned Pretty sendiri telah menjadi fenomena budaya di kalangan remaja berkat kisahnya yang menyentuh tentang cinta segitiga dan pendewasaan diri.
Melalui imbauan ini, tim produksi berharap para penggemar dapat menunjukkan rasa cinta mereka dengan cara menghormati batasan kreatif agar musim terbaru serial ini dapat segera dinikmati dengan kualitas terbaik.
(Riza Hidayatulloh/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo