SOLOBALAPAN.COM – Selain Joe Taslim, ada aktor lain berdarah Indonesia yang ikut mencuri perhatian dalam film Mortal Kombat II. Dia adalah Max Huang yang kembali memerankan karakter Kung Lao.
Dalam film terbaru yang mulai tayang di bioskop sejak 6 Mei 2026 itu, Max kembali tampil sebagai mantan rahib Shaolin dengan kemampuan bela diri mematikan.
Salah satu pertarungan yang paling dinanti adalah duel emosional antara Kung Lao dan saudaranya, Liu Kang, yang diperankan Ludi Lin.
Baca Juga: Menanam Doa dalam Nada: Mengapa Nosstress Tetap Jadi “Sahabat” di Tengah Gemuruh Riuh Dunia
Max Huang ternyata memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Noorman Widjaja, pria asal Medan. Sementara ibunya berasal dari Jerman. Meski lahir dan besar di Jerman, Max mengaku sangat dekat dengan Indonesia.
“Aku inget banget, aku ke Jakarta waktu umur tiga tahun. Ayahku dari Medan dan aku merasa aku ini orang Indonesia,” ujar Max saat jumpa pers di Jakarta Selatan.
Sejak kecil, Max sudah mendalami berbagai seni bela diri seperti Wing Chun dan Wushu. Bahkan, ia sempat bergabung dengan tim nasional wushu Jerman. Selain itu, ia juga pernah belajar akting di Inggris dan menjadi stuntman untuk Jackie Chan.
Menurut Max, proses syuting Mortal Kombat II bukan perkara mudah. Ia menyebut pengalaman itu terasa seperti mengikuti Olimpiade karena tuntutan fisik yang sangat berat.
“Sebagai mantan atlet wushu, aku merasa syuting Mortal Kombat terasa seperti ikut Olimpiade. Aku harus siap menampilkan yang terbaik,” katanya.
Baca Juga: Menciptakan Sudut Pandang dalam Sebuah Pertunjukan Koreografi
Ikatan Max dengan karakter Kung Lao juga semakin kuat karena latar belakang bela diri Shaolin yang ia miliki. Saat remaja, Max pernah mengunjungi kuil Shaolin dan berlatih langsung di sana.
Sebelum menjalani syuting film pertama pada 2021, ia juga sempat berlatih bersama master bela diri Shaolin. Ketika dipastikan kembali tampil di sekuel kedua, Max kembali memperdalam latihan bersama seorang rahib Shaolin di Jerman selama setahun penuh.
Menurutnya, ketepatan dan presisi gerakan bela diri menjadi kunci utama dalam memerankan Kung Lao. Sebab, karakter tersebut lebih banyak mengekspresikan emosi melalui gerakan dibanding dialog.
Adegan pertarungan antara Kung Lao dan Liu Kang disebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam film ini. Karena itu, Max dan Ludi Lin menjalani latihan ekstra keras demi menghasilkan koreografi pertarungan yang presisi.
“Ludi selalu mengajakku ke gym dan kami berlatih keras agar pertarungan Kung Lao dan Liu Kang presisi dari segi beat dan angle kamera,” pungkas Max. (jp/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto