SOLOBALAPAN.COM - Hubungan Denada dan Ressa Rizky Rossano kini mulai memasuki babak baru. Setelah konflik keluarga yang sempat ramai diperbincangkan publik, keduanya akhirnya bertemu langsung dan berdamai usai terpisah selama 24 tahun.
Namun di tengah suasana yang semakin hangat, gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan Ressa Rossano terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi ternyata masih belum resmi dicabut.
Denada mengungkapkan bahwa hingga kini dirinya masih menerima informasi bahwa proses pencabutan gugatan tersebut belum dilakukan secara administratif.
"Belum dicabut setahu aku terakhir kali. Jadi aku udah sempat ngobrol juga sama Ressa, aku udah dapat update-nya bahwa sampai terakhir aku update dia beberapa waktu yang lalu emang belum dicabut."
"Kayaknya sampai kita syuting hari ini pun masih belum dicabut," kata Denada, seperti dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Rabu (22/4/2026).
Meski begitu, Denada menegaskan bahwa saat pertama kali berbicara dari hati ke hati dengan sang putra, Ressa sudah menyampaikan niat untuk mengakhiri seluruh polemik yang terjadi.
"Sebenarnya waktu kita ngobrol pertama kali, itu adalah hal yang juga Ressa omongin sama aku gitu. Dia tidak mengira bahwa semua ini akan menjadi seperti ini," akunya.
Baca Juga: Tragedi SMPN 2 Sumberlawang Melebar: Dugaan Pembiaran Disorot, Sekolah Terancam Digugat
"Jadi dia seperti udah pengin menyudahi semua. Dia ngomong 'udah pokoknya mau cabut gugatan biar semuanya selesai'," imbuh Denada kemudian.
Alih-alih memperpanjang persoalan hukum, Denada kini memilih fokus membangun komunikasi baru dengan Ressa Rossano.
Penyanyi yang juga putri mendiang Emilia Contessa itu mengaku bahagia karena kini bisa berhubungan langsung dengan anak kandungnya kapan saja.
"Aku mungkin enggak bisa komentar banyak soal itu ya. Tapi aku cuma sekarang ini senang aja, bahagia bahwa aku saat ini bisa WhatsApp dia kapanpun."
"Aku mau nanya pun juga aku bisa langsung nanya sama dia," ujar Denada.
Pertemuan perdana mereka disebut berlangsung emosional. Denada sebelumnya mengaku sempat diliputi rasa takut dan cemas menjelang momen tersebut. Bahkan ia tak bisa tidur dan menangis sepanjang perjalanan menuju lokasi pertemuan.
"Jadi pada saat ketemu itu, udah ditunggu-tunggu, udah dinanti-nanti," kata Denada.
"Tapi buat aku, takut iya, khawatir iya. Bahagia iya karena mau ketemu, tapi ya cemas pasti ada. enggak bisa tidur."
"Nangis sampai di mobil pun perjalanan ke situ nangis enggak berhenti. Teleponan terus sama Mbak Risna, manajer aku minta support dari Intan yang emang adalah seorang psikolog gitu," tandasnya.
Baca Juga: Tari Sesaji: Panjatkan Doa Lewat Media Gerak
Namun semua kecemasan itu hilang saat Denada melihat Ressa untuk pertama kali sebagai anaknya.
"Kayak aku nanti ngomong apa ya? Nanti dia gimana ya ngelihat aku ya? Nanti aku gimana ya ngelihat dia."
"Kekhawatiran-kekhawatiran mungkin manusia ya. Tapi pada saat aku ketemu dia dan lihat dia pertama kali hilang semuanya. Ya, itu anakku, aku ibunya," ungkap Denada.
Manajer Denada, Risna Ories, juga menceritakan suasana haru ketika keduanya bertemu. Ia menyebut ibu dan anak tersebut sama-sama menangis serta saling meluapkan perasaan yang selama ini terpendam.
"Alhamdulillah kemarin tuh happy banget lah mereka happy gitu ya. Saling meluahkan rasa. Dikit-dikit megang peluk, dikit-dikit ngelihatin gitu," terang Risna dikutip dari YouTube Insertlive, Senin (23/3/2026).
"Dikit-dikit nangis gitu ya. Alhamdulillah," lanjutnya.
Kini meski gugatan Rp7 miliar belum resmi dicabut, situasi antara Denada dan Ressa Rossano tampak jauh lebih tenang.
Fokus keduanya bukan lagi konflik, melainkan membangun kembali hubungan ibu dan anak yang sempat terpisah selama puluhan tahun. (lz)