SOLOBALAPAN.COM – Dunia hiburan digital kembali diramaikan oleh momen viral dari podcast The Catch Up Club.
Kali ini, pernyataan spontan dari Sivia Azizah sukses mencuri perhatian warganet dan menjelma jadi meme yang ramai di media sosial.
Podcast yang digawangi oleh Ify Alyssa, Agatha Pricilla, dan Sivia Azizah ini awalnya hanya menjadi ruang santai untuk saling berbagi cerita sebagai sahabat lama.
Baca Juga: Perjanjian Jatisari: Sejarah Pemisahan Budaya Solo dan Yogyakarta yang Jarang Diungkap
Meski ketiganya dikenal pernah tergabung dalam grup girlband Blink, mereka memilih menghadirkan konsep yang lebih personal tanpa membawa nama besar tersebut.
Dalam setiap episodenya, The Catch Up Club menghadirkan obrolan ringan namun bermakna. Topik yang dibahas pun dekat dengan kehidupan anak muda, mulai dari perjalanan karier di industri hiburan, dinamika pertemanan, hingga refleksi diri dalam proses bertumbuh.
Menariknya, hingga episode ke-11, podcast ini belum menghadirkan bintang tamu. Namun justru dari kesederhanaan itu, chemistry ketiganya terasa kuat dan natural.
Gaya bicara yang santai, penuh candaan receh, serta ekspresi yang jujur membuat pendengar merasa seperti sedang ngobrol bersama teman sendiri.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian datang dari ucapan Sivia, “gimana mau sukses kalau terlalu banyak ‘ah tapi’.”
Baca Juga: Reuni Besar! Wanna One Comeback Lewat Reality Show “Back to Base” Setelah 7 Tahun
Kalimat sederhana itu mendadak viral di platform TikTok dan banyak digunakan ulang oleh warganet sebagai meme hingga konten motivasi.
Cuplikan tersebut dianggap sangat relate dengan kebiasaan banyak orang, khususnya generasi muda, yang kerap menunda langkah karena terlalu banyak pertimbangan dan keraguan.
Viralnya momen ini pun turut mendongkrak popularitas The Catch Up Club. Podcast tersebut kini tak hanya didengarkan oleh penggemar lama mereka, tetapi juga menjangkau audiens baru yang merasa terhubung dengan obrolan jujur, santai, dan penuh warna dari ketiga sahabat tersebut.
Baca Juga: Sehari Tiga Kasus Terungkap, Polres Boyolali Amankan Sabu dan Tembakau Sintetis
Fenomena ini membuktikan bahwa di tengah maraknya konten digital, kejujuran dan kedekatan emosional tetap menjadi kunci utama dalam menarik perhatian publik—bahkan dari obrolan sederhana sekalipun. (Veronica Jea/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto