Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Teknologi Otomotif Wisata dan Kuliner

Siapa Emy Aghnia? Viral Konten Endorse Seret Nama Mendiang Vidi Aldiano, Dinilai Eksploitasi Berita Duka

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 19 Maret 2026 - 02:36 WIB

Emy Aghnia.
Emy Aghnia.

SOLOBALAPAN.COM - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan kontroversi yang melibatkan selebgram asal Malang, Emy Aghnia.

Unggahan konten promosi berbayar (endorsement) miliknya mendadak banjir kritik tajam dari warganet hingga figur publik.

Emy dinilai tidak sensitif karena menyisipkan cuplikan video pernyataan mendiang Vidi Aldiano mengenai perjuangan penyakitnya sebagai "jembatan" (bridging) untuk memasarkan produk herbal.

Tindakan ini memicu reaksi keras, salah satunya dari sahabat karib Vidi, Reza Chandika, yang menyebut langkah tersebut telah melampaui batas etika profesional maupun sosial.

Kronologi Konten yang Menjadi Kontroversi

Dalam video yang kini telah dihapus tersebut, Emy Aghnia awalnya menampilkan potongan podcast di mana mendiang Vidi Aldiano berbicara mengenai harta yang terasa tidak berharga saat seseorang divonis penyakit ganas.

Emy kemudian tampak menunjukkan raut muka sedih dan mengaku merasa kehilangan sosok Vidi meski tidak mengenalnya secara pribadi.

Namun, narasi emosional tersebut segera berubah menjadi materi promosi.

Emy mulai membahas mengenai kesadarannya untuk menjaga kesehatan dan mengonsumsi vitamin, lalu secara langsung memperkenalkan salah satu produk herbal yang ia gunakan.

Transisi dari berita duka ke konten komersial inilah yang dianggap warganet sebagai bentuk eksploitasi kesedihan demi meraih keuntungan materi dan engagement.

Baca Juga: Kebaikan Deddy Corbuzier Terungkap! Diam-diam Tanggung Biaya Catering Tahlilan Vidi Aldiano, Sang Ayah Sampai Terharu

Sentilan Pedas dari Reza Chandika

Aktor dan penyiar radio Reza Chandika, yang dikenal sangat dekat dengan almarhum Vidi, ikut angkat bicara mengenai fenomena ini. Melalui unggahan di media sosialnya, Reza mengingatkan bahwa kematian adalah peristiwa sakral yang tidak seharusnya dicampuradukkan dengan urusan fungsional seperti pekerjaan.

"Secara etika yang berlaku umum di masyarakat maupun profesional, tindakan tersebut dianggap kurang etis atau bahkan bisa disebut tidak etis," tulis Reza. Ia menekankan bahwa menggunakan duka sebagai alat pemasaran hanya akan mengikis nilai integritas seseorang di mata publik. "Etika adalah tentang memanusiakan manusia," tegasnya.

Permohonan Maaf dan Itikad Baik

Menyadari unggahannya memicu kegaduhan dan menyakiti perasaan banyak pihak, Emy Aghnia segera mengambil langkah cepat dengan menghapus video tersebut dari seluruh platform media sosialnya. Ia juga mengunggah permohonan maaf secara terbuka melalui Instagram Story.

Emy mengakui kekeliruannya dalam menyusun konsep konten tersebut dan menyatakan bahwa hal itu murni menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih berhati-hati dalam memilah materi promosi di masa mendatang.

Etika Influencer dalam Konten Komersial

Aspek Penilaian Etika
Materi Konten Menggunakan video orang yang sudah tiada tanpa izin keluarga/kepentingan edukasi murni.
Tujuan Komersial (Endorsement) produk herbal/vitamin.
Respon Publik Kritik masif karena dianggap minim empati dan eksploitatif.
Status Saat Ini Video dihapus dan kreator telah meminta maaf.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para konten kreator dan influencer untuk tetap mengedepankan rasa hormat dan empati di atas kepentingan komersial. Memisahkan antara duka pribadi atau publik dengan kewajiban profesional adalah bagian dari menjaga marwah serta integritas sebagai publik figur.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #Emy Aghnia #berita duka #eksploitasi #endorse #vidi aldiano