Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Lagi! Pengakuan Mimi Peri Soal Gaya Hidup 'Boti' dan Alasan Pilih Pria Desa Demi Hindari Penyakit

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 9 Maret 2026 | 16:46 WIB

Mimi Peri blak-blakan akui dirinya boti.
Mimi Peri blak-blakan akui dirinya boti.

SOLOBALAPAN.COM – Selebgram Ahmad Jaelani alias Mimi Peri kembali memancing kegaduhan di jagat maya.

Bukan karena konten "Peri Kahyangan" yang jenaka, kali ini ia menjadi sorotan tajam setelah pengakuan blak-blakannya terkait preferensi seksual dan istilah "boti" kembali viral.

Pernyataan tersebut mencuat setelah potongan video percakapannya dengan Nikita Mirzani diunggah ulang oleh akun Instagram @deas_lyna pada Jumat (6/3/2026).

Dalam video tersebut, Mimi Peri secara terbuka membahas gaya hidupnya yang memicu reaksi keras dari warganet.

Alasan Pilih "Anak Kampung" Demi Keamanan

Dalam obrolan tersebut, Nikita Mirzani sempat menyentil soal risiko kesehatan terkait hubungan sesama jenis, khususnya ancaman penyakit menular seperti HIV/AIDS.

Menanggapi hal itu, Mimi Peri mengaku memiliki cara tersendiri yang ia anggap "aman".

Baca Juga: Mimi Peri Punya Pacar? Geger Sang Selebgram Blak-blakan Ngaku Jadi Boti hingga Sebut Dosa Cuma Dongeng, Kini Disorot Warganet!

Mimi Peri mengeklaim bahwa dirinya lebih memilih menjalin hubungan dengan pria dari desa atau "anak kampung" karena dianggap memiliki pergaulan yang lebih terbatas dibandingkan pria di kota besar.

“Aku kan enggak pernah mengambil orang kota, jadi kayak anak-anak kampung gitu. Kalau misalkan anak kampung kan dia bersih, enggak ada HIV begitu. Pergaulannya kan ya tahu sendiri. Paling cuma nyupir saja,” ungkap Mimi Peri dalam video tersebut.

Klaim Hubungan Tanpa Paksaan

Lebih lanjut, sosok yang populer dengan jargon-jargon uniknya ini menegaskan bahwa interaksi tersebut terjadi atas dasar suka sama suka.

Ia bahkan menyebut sering kali pihak pria yang aktif menghubungi dirinya terlebih dahulu.

“Mereka yang mau. Terkadang kalau aku lagi sibuk ngonten, dia suka nge-chat,” tambahnya tanpa ragu.

Istilah “boti” yang disinggung dalam percakapan tersebut merupakan serapan dari kata bottom, yang merujuk pada peran tertentu dalam hubungan sesama jenis.

Penggunaan istilah ini di ruang publik oleh sang selebgram dinilai banyak pihak terlalu vulgar dan tidak mendidik.

Seruan Boikot dari Sesama Selebgram

Pernyataan Mimi Peri yang dianggap merendahkan martabat pria di kampung sekaligus menyepelekan isu kesehatan serius ini langsung menuai kecaman.

Selebgram Deas Lyna menjadi salah satu yang paling vokal menyuarakan kritik dan meminta publik untuk berhenti menjadikan Mimi Peri sebagai panutan.

“Sudah enggak bisa berkata-kata apa-apa, seperti ini mesti diboikot dan jangan dijadikan idola,” tulis Deas Lyna dengan nada geram.

Hingga saat ini, kolom komentar di berbagai akun yang mengunggah ulang video tersebut masih dipenuhi hujatan netizen yang merasa miris dengan pola pikir sang konten kreator. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #mimi peri #BOTI #gaya hidup #pengakuan #penyakit