Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Momen Baik, 2 Tokoh Ini Singgung Surga Ar-Rayan dan 3 Pertanda

Laila Zakiya • Minggu, 8 Maret 2026 - 13:17 WIB

Vidi Aldiano meninggal dunia.
Vidi Aldiano meninggal dunia.

SOLOBALAPAN.COM - Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Pelantun lagu Nuansa Bening itu mengembuskan napas terakhir pada usia 35 tahun setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal.

Namun di balik kesedihan tersebut, sejumlah tokoh agama menilai wafatnya Vidi terjadi dalam momen yang sangat mulia.

Bahkan ada yang menyinggung kemungkinan pertanda kebaikan bagi sang musisi di akhir hayatnya.

Habib Ja’far Singgung Tiga Pertanda Baik

Pendakwah Habib Husein Ja'far Al Hadar turut hadir dalam prosesi pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada Ahad (8/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Habib Ja’far menyampaikan pandangannya mengenai wafatnya Vidi yang menurutnya terjadi dalam kondisi yang sangat baik.

Ia bahkan menyebut ada beberapa pertanda yang menunjukkan kemuliaan kepergian sang penyanyi.

Salah satunya adalah waktu wafatnya yang bertepatan dengan momen istimewa dalam Islam.

"Vidi meninggal di hari dan bulan terbaik yaitu bulan suci Ramadhan dan hari diturunkan Alquran 17 Ramadhan. Sehingga ini insya Allah jadi pertanda baik bagi Vidi kembali kepada Allah bersama Alquran yang dibacanya di bulannya Alquran dan harinya Alquran," ujar Habib Ja'far.

Selain itu, Habib Ja’far juga menyoroti banyaknya kesaksian positif dari orang-orang yang mengenal Vidi semasa hidupnya.

"Disaksikan oleh banyak orang sebagai orang baik, setidaknya 40 saksi saja bersaksi beliau orang baik, insya Allah beliau menghuni surganya Allah. Begitu banyak kesaksian siapa yang nggak punya foto dan chat Vidi, semua nuansa tersenyum, indah, hangat," lanjutnya.

Pertanda lain yang disebut Habib Ja’far adalah perjuangan panjang Vidi melawan penyakit dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

"Sakit itu penggugur dosa. Vidi sudah tujuh tahun mengalami sakit tapi beliau tidak pernah mengeluh dan menjalani secara ikhlas, dan justru semakin dekat kepada Allah. Semakin banyak ibadahnya, secara langsung sering bertanya kepada saya terkait ibadahnya di tengah rasa sakit," ucap Habib Ja'far.

Umi Pipik Singgung Surga Ar-Rayyan

Tak hanya Habib Ja’far, pendakwah Umi Pipik juga memberikan pandangannya saat datang bertakziah di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Ia mengaku takjub melihat begitu banyak orang datang untuk mendoakan almarhum. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa Vidi adalah sosok yang dicintai banyak orang.

"Kelihatannya dia, Vidi, orang baik ya. Karena banyak sekali yang datang buat takziah, buat ngedoain," kata Umi Pipik di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Umi Pipik juga menyinggung kemuliaan seseorang yang meninggal dunia di bulan Ramadan. Ia bahkan menyebut tentang Surga Ar-Rayyan, pintu surga bagi orang-orang yang berpuasa.

"Surga Ar-Rayyan sudah disediakan oleh Allah,"

"Untuk hamba-hamba Allah yang meninggal di bulan Ramadan, apalagi ketika berpuasa, itu langsung tempatnya di Surga Ar-Rayyan," katanya.

Ia juga menyoroti perjuangan panjang Vidi melawan kanker yang diyakini dapat menjadi penggugur dosa.

"Kembali di bulan Ramadan, di Nuzulul Quran. dan dosanya sudah diampuni semua sama Allah karena sakitnya menjadi penggugur dosa, masyaallah," tambah Umi Pipik.

Momen Terakhir dan Pemakaman Vidi Aldiano

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 16.33 WIB setelah bertahun-tahun melawan kanker ginjal yang pertama kali ia ungkapkan pada 2019.

Sebelum dimakamkan, momen terakhir sang penyanyi juga sempat diungkap oleh penyanyi Nadin Amizah yang berada di dekat Vidi sebelum tampil di sebuah acara.

“Beberapa jam yang lalu, saya sempat menyaksikan kakak ipar saya mengembuskan napas terakhirnya. Tapi begitu lah hidup. Harus berlanjut bagi orang-orang yang masih bisa mengembuskan napasnya,” kata Nadin Amizah.

Ia juga menyampaikan doa untuk almarhum di hadapan para penonton.

“Aku harap, tidak hanya keluarganya yang menyayangi kak Vidi. Aku minta doa dari teman-teman semua agar dimudahkan hisabnya di sisi Allah SWT. Berbahagialah di sana kak Vidi,” sambungnya.

Jenazah Vidi Aldiano kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026). Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, sahabat, serta sejumlah rekan selebritas.

Sebelum pemakaman, keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelayat atas kesalahan almarhum semasa hidupnya.

"Jika almarhum ada khilaf, mohon dimaafkan. Dan mohon doanya agar almarhum Vidi bisa husnul khatimah," kata pihak keluarga.

Kepergian Vidi Aldiano di usia 35 tahun pun meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di seluruh Indonesia. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#kabar duka #meninggal dunia #surga #umi pipik #habib ja'far #Ar Rayan