SOLOBALAPAN.COM - Media sosial dan pemberitaan internasional mendadak ramai setelah foto Pedro Pascal terlihat berjalan bergandengan tangan dengan seorang pria di jalanan New York beredar luas.
Aktor yang dikenal lewat serial The Last of Us itu tertangkap kamera paparazi tengah menunjukkan kedekatan dengan sosok bernama Rafael Olarra, memicu rasa penasaran publik: siapa sebenarnya pria yang kini disebut-sebut dekat dengan Pedro Pascal?
Tertangkap Kamera di New York
Foto-foto tersebut memperlihatkan Pedro Pascal dan Rafael Olarra berjalan berdampingan, bahkan saling menggandeng lengan saat menyusuri kawasan Lower East Side, New York City.
Keduanya juga terlihat menghabiskan waktu bersama, mulai dari makan siang hingga menonton film Wuthering Heights di sebuah bioskop.
Menariknya, baik Pascal maupun Olarra tidak memberikan pernyataan apa pun terkait hubungan mereka.
Tidak ada klarifikasi apakah kedekatan itu bersifat pertemanan, profesional, atau hubungan personal yang lebih dalam.
Namun, justru sikap diam inilah yang membuat publik semakin berspekulasi.
Siapa Rafael Olarra?
Rafael Olarra bukan sosok asing di lingkaran kreatif internasional.
Ia dikenal sebagai creative director asal Argentina dan pernah bekerja di lingkungan seni, mode, serta gaya hidup kelas atas.
Namanya sempat menjadi sorotan publik ketika menjalin hubungan dengan aktor Luke Evans pada 2020.
Hubungan tersebut dikonfirmasi berakhir pada 2021, setelah keduanya sempat terbuka soal kedekatan mereka di media sosial.
Sejak itu, Rafael cenderung menjaga kehidupan pribadinya tetap low profile, hingga kemunculannya bersama Pedro Pascal kembali menarik perhatian global.
Simbol Kedekatan yang Dianggap Bermakna
Pedro Pascal sendiri dikenal sangat tertutup soal kehidupan asmaranya.
Selama ini, ia jarang—bahkan hampir tak pernah—membahas hubungan personal di ruang publik.
Namun, ia kerap dipuji sebagai figur publik yang vokal mendukung komunitas LGBTQ+ dan merepresentasikan maskulinitas yang lebih inklusif serta empatik.
Karena itulah, foto-foto Pascal yang terlihat nyaman dan penuh afeksi dengan pria lain dianggap memiliki makna simbolik yang besar.
Bagi sebagian orang, ini bukan sekadar gosip selebritas, melainkan potret perubahan zaman di industri hiburan Hollywood, di mana ekspresi kedekatan antarpria tak lagi harus disembunyikan.
Reaksi publik pun beragam. Ada yang melihatnya sebagai momen manis tanpa perlu label apa pun, ada pula yang mengaitkannya dengan isu representasi dan keberanian figur publik. (lz)
Editor : Laila Zakiya