SOLOBALAPAN.COM – Di tengah sorotan tajam publik terhadap para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), penyanyi berbakat Isyana Sarasvati muncul dengan pernyataan mengejutkan.
Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, Isyana membantah keras kabar yang menyebut dirinya sebagai salah satu alumnus penerima beasiswa pemerintah Indonesia tersebut.
Langkah ini diambil pelantun lagu "Tetap Dalam Jiwa" tersebut guna meluruskan simpang siur informasi terkait latar belakang pendidikannya yang belakangan ramai diperbincangkan netizen.
"Saya Tidak Pernah Menerima LPDP"
Isyana menegaskan bahwa pemberitaan yang mencatut namanya dalam daftar awardee LPDP sama sekali tidak benar.
Ia berharap klarifikasi ini bisa menghentikan disinformasi yang telanjur meluas di media sosial.
"Halo teman-teman, saya ingin meluruskan pemberitaan yang kurang tepat mengenai saya sebagai penerima beasiswa LPDP. Saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah menerima beasiswa LPDP," tulis Isyana dalam unggahannya.
Fakta Pendidikan Isyana: Beasiswa Singapura dan Taiwan
Memang benar Isyana merupakan lulusan luar negeri yang berprestasi, namun bukan dibiayai oleh APBN Indonesia.
Ia menempuh pendidikan di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura, melalui beasiswa penuh dari Pemerintah Singapura.
Selain itu, rekam jejak akademisnya mencatat bahwa ia pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Tainan National University of the Arts, Taiwan, pada tahun 2012 silam.
Isyana menekankan agar media dan publik lebih teliti sebelum menyebarkan data terkait privasi seseorang.
"Semoga ke depannya media dapat lebih bijak dalam menyampaikan informasi. Memastikan akurasi informasi sebelum mempublikasikannya," imbuhnya.
Klarifikasi Isyana ini menjadi pengingat bagi media dan netizen agar tidak "gebyah uyah" atau menyamaratakan semua publik figur lulusan luar negeri sebagai penerima LPDP.
Dengan pernyataan ini, Isyana memastikan dirinya bersih dari polemik penggunaan dana abadi pendidikan yang tengah menjadi isu panas akibat kasus Dwi Sasetyaningtyas. (dam)
Editor : Damianus Bram