Setelah berbulan-bulan menjadi sorotan publik akibat isu pernikahan siri, konflik hukum, dan polemik dengan Wardatina Mawa, kini Inara justru mengambil sikap berbeda: memilih melepaskan Insanul Fahmi.
Keputusan ini muncul di tengah narasi bahwa Insanul disebut masih ingin mempertahankan hubungan dengan istri sahnya, Wardatina Mawa, yang secara hukum negara belum bercerai.
Inara Masih Ingin Bertahan, Tapi Realistis
Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, mengungkapkan kliennya sejatinya ingin mempertahankan pernikahan. Namun kondisi yang terus berlarut membuat Inara memilih bersikap realistis.
"Keinginan Inara sebetulnya mau mempertahankan. Tetapi ya kan dengan suatu kondisi-kondisi yang memang nggak memungkinkan, dia juga siap untuk berpisah," beber Daru Quthny.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa keputusan Inara bukan diambil secara emosional, melainkan melalui pertimbangan panjang atas situasi yang tak kunjung menemukan kejelasan.
Insanul Disebut Ingin Kembali ke Mawa
Salah satu faktor yang menjadi pukulan bagi Inara adalah keinginan Insanul yang disebut ingin kembali membina rumah tangga dengan Mawa.
Terlebih, secara hukum negara, Insanul dan Mawa masih tercatat sebagai pasangan sah dengan buku nikah.
Situasi ini membuat posisi Inara semakin sulit, apalagi pernikahan yang ia jalani hanya diakui secara agama.
Jarak yang Kian Terasa
Tanda-tanda keretakan hubungan Inara dan Insanul sebenarnya sudah lama terlihat.
Intensitas kebersamaan mereka disebut semakin jarang, bahkan Inara lebih sering menjalani aktivitas seorang diri.
"Kalau kita melihat bahwa sudah mulai ada jarak. Tapi apakah itu benar atau tidaknya hanya merekalah yang tahu, karena kami melihatnya sih arahnya seperti itu," ungkapnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada gugatan cerai atau pernyataan talak yang diucapkan secara resmi.
Polemik Nikah Siri dan Tuduhan Miring
Isu pernikahan siri Inara dan Insanul menjadi sorotan sejak akhir 2025, terlebih setelah Mawa melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.
Publik pun mendesak Inara untuk menunjukkan bukti nikah siri.
Menanggapi tekanan tersebut, Inara memberikan penjelasan melalui Instagram pribadinya.
"Kemarin udah mau ditunjukin sebagai salah satu syarat damai, tau2 denger beliau (Mawa) lagi siapin saksi baru untuk bikin LP baru??" kata Inara Rusli, Selasa (24/2/2026).
Ia juga mempertanyakan motif di balik permintaan tersebut.
"Jadi, minta tunjukkin bukti nikah untuk benar2 berdamai atau untuk bikin LP baru?" lanjutnya.
Soal tudingan berdasarkan rekaman CCTV, Inara turut menyampaikan keberatannya.
"Pertanyaan saya adalah, dari mana dia tau di cctv itu saya berzina? Dari mana dia dapat cctv itu?" herannya.
Penjelasan Teknis soal CCTV
Inara menegaskan sistem CCTV di rumahnya tidak menggunakan penyimpanan cloud.
"FYI, cctv itu merk Bard* dan gak pake cloud. Jadi kalau mau ambil data hrs ambil manual dari cctv langsung," ungkap Inara.
Ia juga menjelaskan kondisi rumah yang hanya dihuni anak-anak dan satu ART.
"Saya tinggal di rumah hanya dengan anak2 dan 1 ART. Dan pengakuan ex ART saya dia hanya mendengar ada suara TV nyala dan suara orang ngobrol bukan yang seperti digadang2kan berita hoax," jelasnya.
Pengakuan Pihak Insanul Fahmi
Dari pihak Insanul, kuasa hukumnya Tommy Tri Yunanto menegaskan bahwa bukti nikah siri telah diperlihatkan kepada pihak Mawa.
"Kalau yang namanya nikah siri, itukan nikah yang disaksikan oleh wali nikah, disaksikan oleh ustaz yang mengijab kabulkan," jelas Tommy.
"Secara agama nggak akan punya buku nikah," ungkapnya.
"Dengan pengacaranya Mawa sudah diperlihatkan juga bukti nikah sirinya," ujar Tommy.
Inara Tegas: Tak Ingin Mempertahankan Lagi
Di tengah tekanan publik, Inara akhirnya menyatakan sikap tegas bahwa ia tak ingin lagi mempertahankan Insanul Fahmi.
"Memang pada gila-gila bilang ngambil ngambil ngambil. Dikata barang?" emosi Inara.
"Aku enggak mau, ambil aja gih, ikat, karetin biar enggak ke mana-mana," kesalnya.
"Saya udah berkali-kali mundur dan nyuruh I (Insanul Fahmi) pergi," ungkap Inara.
Pernyataan ini mempertegas bahwa Inara merasa tidak diperjuangkan sebagaimana Insanul memperjuangkan Wardatina Mawa.
Deadline yang Disalahartikan
Inara juga meluruskan soal tenggat waktu yang sempat ia sampaikan ke publik.
"Itu adalah deadline untuk bisa pertemukan dan mendamaikan saya dengan beliau (Wardatina Mawa)," ungkap Inara.
"Nggak ada kaitannya dengan ancaman kejelasan status nikah," sambungnya.
Namun karena upaya tersebut terus diulur, Inara mengaku lelah dan memilih mundur.
"Saya sudah enggak mau, karena saya sadar saya sengaja diulur untuk dieksploitasi," tukasnya kemudian.
Di tengah polemik ini, publik kembali mengaitkan sikap Inara dengan masa lalunya bersama Virgoun. Inara pun mengakui bahwa langkah yang ia ambil dulu bukan tanpa kesalahan.
"Sekali lagi, apa yang saya lakukan salah, besar dosanya dan resiko hukumnya. Maka saya reminder untuk jangan mengulang kesalahan saya," tegas Inara.
Kini, alih-alih bertahan dalam situasi yang tak berpihak padanya, Inara Rusli memilih ‘lepas’.
Keputusan ini menjadi penanda bahwa ia tak lagi ingin berada dalam hubungan yang menurutnya penuh ketidakpastian dan eksploitasi. (lz)
Editor : Laila Zakiya