SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Kematian selebgram Lula Lahfah yang dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan gas Whip Pink masih menyisakan duka dan kekhawatiran mendalam di benak publik.
Kini, sorotan tajam warganet beralih kepada dua nama besar lainnya di jagat media sosial, yakni Eca Aura dan BTR Rachel.
Keduanya mendadak jadi perbincangan panas setelah netizen yang jeli menemukan keberadaan tabung gas berwarna merah muda yang identik dengan produk Whip Pink di kamar pribadi mereka.
Temuan ini memicu spekulasi liar mengenai gaya hidup para influencer di balik layar.
Jejak Digital di Kamar Eca Aura dan BTR Rachel
Kehebohan bermula dari unggahan TikTok Eca Aura yang memperlihatkan dirinya tengah berjoget di apartemen barunya.
Baca Juga: Apa Agama BTR Rachel? Geger BA Termuda Bigetron Esports Punya Tabung Whip Pink di Kamarnya!
Mata elang netizen menangkap adanya tabung gas berwarna pink di sudut ruangan.
Tak lama setelah viral dan memicu perdebatan, video tersebut diketahui telah dihapus dari akun Eca.
Setali tiga uang, BTR Rachel juga terseret masalah serupa.
Dalam sebuah video lawas, terlihat jelas sebuah tabung Whip Pink tersimpan rapi di atas papan putih yang menempel di dinding kamarnya.
Klarifikasi BTR Rachel: Cuma Buat Pajangan
Menanggapi tudingan miring yang mengarah kepadanya, BTR Rachel akhirnya buka suara melalui siaran langsung di TikTok.
Ia membantah mengonsumsi gas tersebut dan berdalih bahwa benda itu hanyalah properti estetika.
"Itu aku benar-benar pengen majang, karena emang lucu banget botolnya. Kalian nggak bisa judge gue karena emang nggak ada proof kalau gue make," tegas Rachel dalam klarifikasinya.
Rachel juga menambahkan beberapa poin pembelaan terkait video lawasnya tersebut:
-
Faktor Ketidaktahuan: Saat video dibuat tahun 2024, ia mengaku belum mengetahui risiko bahaya dari produk tersebut.
-
Legalitas: Ia beranggapan produk itu aman karena sempat legal diperjualbelikan di Indonesia.
-
Estetika: Alasan utama keberadaan tabung tersebut murni karena bentuknya yang dianggap lucu untuk hiasan kamar.
Bahaya Mengintai di Balik 'Whip Pink'
Terlepas dari klarifikasi tersebut, penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) yang terkandung dalam tabung Whip Pink untuk tujuan rekreasi (dihirup) sangatlah berbahaya.
Kepala Laboratorium Narkoba BNN RI, Brigjen Pol dr. Supiyanto, menegaskan bahwa gas ini bisa mematikan jika disalahgunakan.
Berikut adalah risiko kesehatan fatal akibat penyalahgunaan N2O menurut ahli medis:
-
Hipoksia: Kekurangan oksigen yang dapat berujung pada kematian.
-
Kerusakan Saraf: Dokter spesialis paru, dr. Samuel Sunarso Sp.P, menyebut kerusakan saraf bisa terjadi perlahan dan bersifat permanen.
-
Gangguan Mental: Berpotensi menyebabkan halusinasi, perubahan emosi, dan gangguan konsentrasi.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak sembarangan mengikuti tren atau menyalahgunakan produk kuliner/medis demi sensasi sesaat. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo