SOLOBALAPAN.COM - Terbukanya isi buku diary mendiang Lula Lahfah kembali mengguncang perhatian publik.
Bukan hanya soal tabung Whip Pink yang terus menjadi polemik, kali ini sorotan mengarah pada sikap Reza Arap terhadap pasangan di masa-masa terakhir, yang dinilai memiliki pola serupa dengan kisah masa lalunya bersama Wendy Walters.
Catatan Harian Lula Jadi Titik Balik
Nama Risya Brabo menjadi sorotan setelah ia membagikan potongan isi buku harian Lula Lahfah melalui akun Instagram @risyabrabo.
Unggahan tersebut memperlihatkan sisi personal Lula yang selama ini tak diketahui publik.
Risya mengaku baru berani membaca isi diary itu setelah dua minggu kepergian sahabatnya.
"Hi lul, gimana keadaan surga di sana? Sudah dua minggu sejak kamu pergi dan tidak ada satu hari pun aku tidak memikirkanmu.
Aku akhirnya membaca tulisanmu tentant aku! ada tiga hal yang kamu syukuri setiap harinya. Tahu kalau kehadiranku adalah salah satunya membuat hatiku merasakan hal yang sulit dijelaskan, aku merasa senang dan hancur di waktu yang sama.
Aku berharap aku bisa lebih banyak waktu untukmu. Aku berharap aku bisa mendengar suaramu lagi atau dapat notifikasi darimu. Kamu selalu ada di hatimu," tulis Risya Brabo.
Dalam lembaran diary tersebut, Lula mencatat hal-hal sederhana yang membuatnya bertahan di tengah tekanan emosional.
"23 Desember 2025
Hal-hal yang aku syukuri hari ini:
* Aku bersyukur aku video call dengan Risya, membicarakan masalahku, dia juga menceritakan masalahnya. Itu menenangkan.
* Aku bersyukur pacarku masih mau berbicara denganku."
Kalimat terakhir justru menjadi titik yang paling banyak disorot publik.
Awkarin Bereaksi, Publik Terdiam
Unggahan diary Lula mendapat respons emosional dari Awkarin. Ia mengaku terharu, namun juga dibuat salah fokus dengan isi curhatan sahabatnya.
"“Still wants to talk to me????????”," tulis Awkarin.
Reaksi tersebut memunculkan pertanyaan besar di benak warganet: mengapa seorang kekasih harus merasa bersyukur hanya karena masih diajak bicara?
Awkarin kemudian kembali menyinggung soal kebenaran yang perlahan terkuak.
"Di hari yang harusnya kita liburan ber-8 ini, kebenaran mulai terungkap, suatu hadiah juga buat kita semua pung," tulis Awkarin.
Pola Sikap Reza Arap Disorot
Isu ini makin memanas karena sebelumnya, sikap Reza Arap saat bertengkar dengan pasangan memang telah menjadi perbincangan.
Dalam unggahan terakhirnya sebelum meninggal, Lula sempat menyinggung cara Arap menghadapi konflik.
"at least gua kalau berantem gak silent treatment," kata Lula.
Ucapan tersebut kemudian dikaitkan dengan dokumen perceraian Reza Arap dan Wendy Walters.
Dalam gugatan cerai, Wendy menyebut sikap Arap saat konflik sebagai sesuatu yang tidak dewasa.
"Tidak bersikap dewasa ketika terjadi pertengkaran dan perselisihan," tulis di gugatan cerai.
Kesamaan pola inilah yang membuat publik menilai perlakuan Arap terhadap Lula tak jauh berbeda dari relasi sebelumnya.
Konflik Meluas, Isu Whip Pink Kembali Menyertai
Di tengah sorotan emosional tersebut, isu tabung Whip Pink kembali mengiringi pembahasan. Polisi menyatakan tabung tersebut ditemukan di kamar ART Lula.
Pihak berwajib menyebut bahwa penyelidikan atas asal-usul tabung pink itu akan dilangsungkan.
Meski ditemukan sidik jari dan DNA Lula, pihak kepolisian menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab kematian.
"Kami tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian karena tidak dilakukan otopsi," kata pihak berwajib.
Polisi telah menyatakan kasus kematian Lula Lahfah tidak ditemukan unsur pidana dan resmi dihentikan.
"Kami sudah melakukan penyelidikan secara maksimal. Saya rasa sudah cukup, bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan pidana di sini terkait penemuan jenazah LL," kata AKBP Mohamad Iskandarsyah. (lz)
Editor : Laila Zakiya