SOLOBALAPAN.COM - Jagat media sosial kembali diguncang isu tabung Whip Pink yang diduga terekam berada di rumah Reza Arap.
Kehebohan ini mencuat setelah Awkarin mengunggah tautan video yang memperlihatkan penampakan benda tersebut, memicu kembali spekulasi terkait kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
Isu ini langsung menjadi perhatian publik lantaran tabung Whip Pink sebelumnya juga ditemukan di apartemen Lula Lahfah saat proses olah tempat kejadian perkara.
Tabung Whip Pink Kembali Jadi Sorotan Publik
Sebagaimana diketahui, Whip Pink mengandung gas Nitrous Oxide (N2O) yang sejatinya digunakan untuk keperluan kuliner, khususnya menghasilkan whipped cream.
Namun, dalam beberapa waktu terakhir, zat ini disorot karena kerap disalahgunakan dengan cara dihirup untuk menimbulkan efek melayang.
Pihak kepolisian sendiri tengah berdiskusi dengan instansi terkait untuk menyusun aturan mengenai penggunaan tabung berisi N2O tersebut.
Kehebohan terbaru bermula dari tayangan vlog rekan Reza Arap yang memperlihatkan kondisi rumah sang YouTuber. Dalam potongan video tersebut, warganet menduga melihat tabung Whip Pink.
“Coba deh liat Channel YouTube guraisu yg judulnya "MENCARI YANG TERENAK DI GADING SERPONG - eps 107" disitu detik 25 keliatan di rumah Rez- Ar ada whippink,” tulis salah satu netizen yang diunggah akun Instagram @dunianeti.
Vlog Ditakedown, Awkarin Angkat Suara
Situasi semakin memanas setelah vlog Guraisu episode 107 yang menampilkan rumah Reza Arap tersebut diketahui telah dihapus atau ditakedown.
Kondisi ini justru memunculkan pertanyaan baru di kalangan publik.
Awkarin, yang merupakan sahabat dekat mendiang Lula Lahfah, secara terbuka mempertanyakan alasan penghapusan video tersebut.
“Kalo emang gaada apa-apa, kenapa harus ditakedown vlog-nya? Sekarang ngerti, kan?” tulis Awkarin dalam akun Instagram pribadinya @narinkovilda pada Kamis 5 Februari 2026.
Tak berhenti di situ, Awkarin juga mengunggah tautan video yang dimaksud.
“Ini yang penasaran vlog apa yang ditakedown,” tulisnya sembari menyertakan link.
Klaim Amankan Bukti Video
Awkarin menegaskan bahwa dirinya telah mengantisipasi kemungkinan hilangnya bukti visual dengan merekam layar video tersebut.
“Udah gue screen record,” tegas Awkarin singkat.
Sikap Awkarin ini turut direspons sejumlah figur publik lain.
Dara Arafah menulis, “Yang udah screen record angkat tangann?” sementara beberapa selebgram seperti Dafa Arafah dan Keanu ikut membagikan ulang cuplikan video tersebut.
Kaitannya dengan Kasus Lula Lahfah
Perbincangan soal Whip Pink kembali menguat karena sebelumnya tabung serupa ditemukan di dekat tubuh Lula Lahfah saat ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1/2026).
Meski penyelidikan telah dihentikan dan dinyatakan tidak ditemukan unsur pidana, kemunculan Whip Pink di lokasi berbeda tetap memantik tanda tanya publik.
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, mengingatkan bahwa penggunaan Whip Pink yang mengandung N2O memiliki potensi dampak serius bagi kesehatan.
“Whippink mengandung nitrous oxide (N2O) yang memang memberikan efek rileks. Namun, pada fase kualitas dan kapasitas tertentu dalam sistem darah, zat ini dapat memicu ketergantungan,” ujar Taruna.
Ia juga menyebut adanya indikasi keterkaitan zat tersebut dengan kasus kematian influencer.
“Salah satu influencer yang meninggal dunia, saya kira salah satu faktornya berkaitan dengan penggunaan nitrous oxide itu,” ungkapnya.
Senada, Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, AKBP Zulkarnain Harahap, menegaskan bahwa anggapan Whip Pink aman adalah pemahaman keliru.
“Pemahaman tersebut keliru dan berisiko tinggi. Penggunaan gas N₂O di luar pengawasan medis dapat menimbulkan berbagai dampak serius terhadap tubuh,” ujar Zulkarnain.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga kini, Reza Arap belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penampakan tabung Whip Pink di rumahnya.
Publik pun masih menunggu klarifikasi untuk memastikan konteks dan kepemilikan benda tersebut.
Sementara itu, aparat penegak hukum dan otoritas kesehatan menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan demi mencegah penyalahgunaan gas N2O yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. (lz)
Editor : Laila Zakiya