Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Pihak Denada Singgung Sudah Nafkahi hingga Ressa Rossano Hidup Mewah di Banyuwangi, Sang Anak Tegas Bantah Sampai Bahas Dipaksa Cicil Mobil!

Laila Zakiya • Kamis, 5 Februari 2026 | 09:23 WIB

 

Denada Tambunan.
Denada Tambunan.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus hukum antara Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano terus bergulir dan kian menyita perhatian publik.

Setelah pengakuan terbuka bahwa Ressa merupakan anak kandung biologis Denada, konflik ini justru memasuki fase yang lebih rumit dengan munculnya gugatan bernilai miliaran rupiah serta saling bantah soal nafkah dan gaya hidup.

Di satu sisi, pihak Denada menegaskan telah menjalankan tanggung jawab sebagai ibu.

Namun di sisi lain, kubu Ressa secara tegas membantah tudingan bahwa dirinya selama ini hidup mewah dan berkecukupan di Banyuwangi.

Pihak Denada Pertanyakan Gugatan Rp7 Miliar

Melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, Denada membantah tuduhan penelantaran anak.

Ia mempertanyakan konsistensi pernyataan Ressa di ruang publik yang disebut hanya menginginkan pengakuan, tetapi di saat bersamaan tetap melayangkan tuntutan ganti rugi senilai Rp7 miliar.

“Jadi penggugat ini apa yang diminta itu tidak sesuai yang diomongkan di podcast, hanya minta pengakuan itu enggak. Bisa saya buktikan, dalam gugatan itu dimintakan beberapa pengakuan, masalah 7M ini. Di resume mediasi itu penggugat tetap minta 7M,” ujar Iqbal.

Pernyataan tersebut membuat kubu Denada mempertanyakan arah gugatan yang dinilai tidak sejalan dengan narasi yang selama ini disampaikan ke publik.

Klaim Nafkah dan Fasilitas Sejak Kecil

Tak hanya soal gugatan, pihak Denada juga menegaskan bahwa Ressa disebut telah mendapatkan nafkah, pendidikan, hingga fasilitas hidup sejak kecil.

Menurut kuasa hukum Denada, kliennya tidak sekadar mengakui, tetapi juga membiayai kehidupan sang anak.

“Masalah mengakui atau tidak itu begini, saya garis bawahi masalah anak ini. Mbak Denada bukan sekadar diakui atau enggak Mas Ressa ini. Bukan sekadar diakui atau gimana sebagai anak. Bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun kok tiba-tiba ada gugatan ini?” lanjutnya.

Klaim tersebut diperkuat dengan pernyataan lain yang menyebut seluruh kebutuhan Ressa telah dipenuhi.

"Semua dipenuhi, termasuk sekolah, biaya-biaya tetap dipenuhi," beber kuasa hukum Denada.

Bantahan Soal Tidak Mengakui Anak

Isu bahwa Denada tidak pernah mengakui Ressa sebagai anak kandung juga dibantah keras.

Iqbal menegaskan kliennya tidak pernah menolak keberadaan Ressa sebagai anak.

“Mbak Denada itu tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya. Saya tekankan ya. Makanya kemarin kaget kok di podcast-nya siapa itu Bapak Densu kalau enggak salah, hanya minta pengakuan. Wong di ininya lo, resume mediasi, tetap minta 7M,” kata Iqbal.

Pernyataan tersebut kembali ditegaskan dalam kesempatan lain.

"Mbak Denada itu tidak pernah tidak mengakui, enggak pernah tidak menganggap Ressa itu tidak sebagai anak," tegasnya.

Ressa Bantah Hidup Mewah, Ungkap Fakta Cicilan Mobil

Berbanding terbalik dengan klaim tersebut, pihak Ressa Rizky Rossano justru membantah keras narasi bahwa ia hidup mewah atau mendapat fasilitas berlebihan.

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menyoroti isu mobil yang disebut “dibelikan” oleh keluarga Denada.

"Eh kamu membelikan mobil yang mana, wong anak disuruh nyicil sendiri kok," kata Ronald Armada membalas di kesempatan lain.

Ia mengungkap bahwa kendaraan tersebut bukan hadiah, melainkan tanggungan yang harus dicicil sendiri oleh Ressa, bahkan dengan kondisi finansial yang sangat terbatas.

"Itu pun atas nama Denada, apa atas nama Muhammad. Rasionya, Ressa ini kalau suruh kerja mencicil mobil kemudian lunas, kan mobilnya Muhammad jadinya," sambungnya.

Ronald juga membeberkan ketimpangan antara penghasilan Ressa dan besarnya cicilan mobil yang harus dibayar setiap bulan.

"Anak ini membayar cicilan 4 juta 200 kalau nggak salah, dengan nge-Grab saja nggak mampu. Ikut Emilia Contessa saja gajinya satu bulan 2 juta setengah," balasnya kemudian.

Bantah Gaya Hidup Hedon

Selain soal mobil, tudingan bahwa Ressa hidup hedon juga ditepis mentah-mentah.

Ronald menantang pihak yang menuduh kliennya bergaya hidup mewah untuk melihat langsung kondisi keseharian Ressa.

"Dari mana hedonnya, anak ini nggak punya duit. Gimana hedonnya?" tanyanya.

"Di kamarnya itu cuma ada satu tempat tidur. TV saja nggak ada, kulkas nggak ada, dimana hedonnya," sambungnya.

Fakta lain yang diungkap adalah kondisi Ressa saat bekerja sebagai sopir pribadi mendiang neneknya, Emilia Contessa.

Ia disebut hanya menerima gaji Rp2,5 juta per bulan, yang bahkan kerap terlambat dibayarkan dan harus dibagi untuk menafkahi anaknya.

Upaya mediasi antara Denada dan Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi diketahui belum menemui titik temu.

Denada keberatan dengan nilai tuntutan, sementara Ressa memilih tetap menempuh jalur hukum demi kejelasan status dan keadilan yang ia rasakan belum terpenuhi. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #anak kandung #Ressa Rizky Rossano #denada #Nafkah #gosip #Konflik keluarga