SOLOBALAPAN.COM - Polemik antara Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano terus meluas ke berbagai arah.
Tak hanya menyeret keluarga besar Denada, isu ini juga memunculkan spekulasi liar di media sosial yang menyerempet nama aktor senior Adjie Pangestu.
Rumor yang menyebut Adjie Pangestu sebagai ayah biologis Ressa Rizky Rossano berkembang pesat di kalangan warganet.
Isu tersebut bahkan membuat Adjie harus turun tangan langsung, bukan hanya untuk meluruskan kabar, tetapi juga demi menjaga perasaan sang anak.
Adjie Pangestu Geram, Sampai Minta Maaf ke Anak
Adjie Pangestu mengaku terganggu dengan rumor yang menyebut dirinya memiliki hubungan dengan Denada.
Ia menegaskan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan penyanyi tersebut.
"Netizen seperti itu cocokologi," kata Adjie.
"Permainan di medsos. Gue hanya bisa bilang, gue enggak ada hubungan sama Denada, gue enggak kenal secara profesional sama Denada," jelasnya.
Meski mencoba memaklumi dinamika media sosial, Adjie mengaku kesal karena rumor tersebut menyeret anaknya, Muhammad Rafi Akbar Putra Pangestu.
Ia pun memilih berbicara langsung dan meminta maaf agar tidak terjadi kesalahpahaman.
"Sempat kesel kemarin, karena kalau menyangkut gue enggak apa-apa, tapi udah nge-tag ke anak gue," ungkap Adjie.
"Gue sempet bilang ke Rafi, gue bilang, 'Mas Rafi, papa mohon maaf kalau mengganggu kenyamanan kamu,'" katanya.
"'Karena ada beberapa netizen nge-tag nama kamu, mohon dimengerti,'" pinta Adjie kemudian.
Adjie mengungkapkan, sang anak yang tidak mengikuti dunia gosip justru merespons santai setelah mengetahui kabar tersebut.
"Pas gue kasih tahu, baru dia notice," ujar Adjie.
"Kata Rafi 'aman'," sambungnya.
Ia berharap rumor semacam ini tidak meluas dan berhenti sampai di dirinya.
"Gue hanya berdoa, semoga berhenti di gue aja, jangan sampai ada orang lain yang ikut terseret," tukas Adjie kemudian.
Konflik Denada dan Ressa Seret Keluarga Besar
Di sisi lain, konflik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano juga memicu reaksi keras dari keluarga besar Denada.
Adik Denada, Enrico Tambunan, pasang badan setelah nama mendiang ibunda mereka, Emilia Contessa, ikut diseret dalam perseteruan ini.
"Harusnya tidak perlu menjelek-jelekkan seorang yang sudah meninggal. Orang yang sudah meninggal sudah tidak bisa lagi menjawab, tidak bisa lagi meluruskan berita yang bohong, sudah tidak bisa lagi memberikan misalnya bukti-bukti," kata Enrico di Instagram pribadinya.
Enrico menilai ada upaya untuk menarik simpati publik dengan menjatuhkan martabat keluarganya.
"Jadi kayaknya kurang fair, kalau sekarang karena ada perseteruan lalu mau mendapatkan simpati masyarakat sehingga nama Mama saya yang dijelek-jelekkan begitu," tutunya.
Ia juga membantah keras tudingan bahwa Ressa diperlakukan tidak manusiawi, termasuk isu tinggal di gudang dan bekerja dengan upah rendah.
"Mama saya bukan orang yang seperti itu. Dia sangat amat sayang sama semua keluarganya. Dia mau mengajarkan kepada anak-anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakannya untuk semuanya rajin bekerja. Bukan butuh sopir murah, dia cuma ingin mereka belajar mandiri," beber Enrico.
Baca Juga: Efek Bobotoh! Istri Layvin Kurzawa Menangis Haru atas Sambutan dan Fanatisme Suporter Persib Bandung
Enrico Pertanyakan Sosok Ayah Biologis Ressa
Enrico Tambunan juga menyoroti satu sosok yang menurutnya luput dari sorotan publik, yakni ayah biologis Ressa Rizky Rossano.
Ia mengaku baru mengetahui Ressa adalah anak Denada pada Juni 2025.
"Saya berusaha berbicara kepada tante Ratih, dan ini sebelum berita ini jadi besar. Tapi saya tidak dibaca Whatsapp-nya, tidak diangkat teleponnya, jadi saya tidak bisa berkomunikasi lagi," kata Enrico.
Ia mengaku sedih mendengar pernyataan Ratih yang mengklaim mengetahui identitas ayah Ressa namun memilih diam.
"Saya sungguh sangat amat sedih karena waktu saya nonton podcast tante mengatakan tante tahu siapa bapaknya, tapi tante tidak mau omongin," jelasnya.
Menurut Enrico, setiap kali topik ayah biologis Ressa dibahas, Denada selalu menunjukkan luka batin yang mendalam.
"Tapi setiap kali saya mencoba membawa omongan itu ke kakak saya, kakak saya sangat amat sedih langsung. Seperti orang yang PTSD, langsung seperti orang yang mukanya sedih, campur marah, gak mau omongin," katanya.
Ia pun menilai Denada juga merupakan korban dalam persoalan ini.
"Sekarang sudah kakak saya ditinggalin, kakak saya harus menanggung beban yang luar biasa, dan sekarang dijatuhkan lagi, bukan malah dilindungi," katanya.
Denada Akui Ressa Anak Kandungnya
Di tengah konflik yang semakin rumit, Denada akhirnya menyampaikan pengakuan terbuka dan permohonan maaf kepada Ressa.
"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya, dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," kata Denada dalam video klarifikasinya.
Ia menjelaskan keputusan masa lalunya dipengaruhi kondisi mental yang tidak stabil.
"Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak," lanjutnya.
"Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf," ucap Denada menambahkan.
Denada berharap sang putra dapat memaafkan dan menerima dirinya sebagai ibu kandung.
"Saat ini saya cuma bisa berdoa dan saya hanya bisa berharap semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya," pungkasnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya