SOLOBALAPAN.COM – Kabar kurang menyenangkan kembali datang dari pedangdut legendaris Inul Daratista.
Belum genap seminggu keluar dari rumah sakit pasca-insiden pingsan, istri Adam Suseno ini harus kembali menjalani opname.
Kali ini, dokter mendiagnosis Inul menderita Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang menyebabkan nyeri luar biasa di bagian perut bawah.
Meski harus terbaring lemah di ranjang rumah sakit, Inul memilih bersyukur karena momen ini ia anggap sebagai "colekan" dari Tuhan agar dirinya bisa beristirahat total dari jadwal pekerjaan yang sangat padat.
Nyeri Hebat Seperti "Isi Perut Mau Jatuh"
Baca Juga: Pedangdut Senior Inul Daratista Pingsan di Toilet, Ini Penyebabnya!
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Inul menceritakan sensasi menyakitkan yang ia rasakan sebelum akhirnya memutuskan kembali ke rumah sakit.
Ia menggambarkan rasa sakit di bawah pusar yang sangat menyiksa, seolah seluruh organ dalamnya akan jatuh.
"Rasa jeroan dari isi perut kayak mau jatuh semua di bawah puser, nyerinya banget. Habis keluar enam hari opname, eh sekarang masuk lagi gara-gara infeksi saluran kemih," tulis Inul Daratista, Kamis (29/1/2026).
Penyebab yang Masih Menjadi Teka-teki
Inul mengaku heran dengan kondisi kesehatannya yang drop secara beruntun. Padahal, ia dikenal sebagai artis yang sangat disiplin menjaga pola makan sehat dan tidak menjalani diet sembarangan.
Sebelumnya, ia sempat mengalami diare lendir usai liburan dari Korea Selatan yang menyebabkannya pingsan di toilet karena dehidrasi dan energi yang terkuras habis.
"Biarin semok asal sehat, tetapi tetap saja kecolongan. Enggak tahu dari mana saja berjemaah ramai-ramai pesta pora menyerbu pencernaan aku," imbuhnya.
Kondisi Terkini: Membaik Setelah Digempur Antibiotik
Kabar baiknya, kondisi istri Adam Suseno ini berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis intensif.
Inul mengaku telah diberikan antibiotik terbaik untuk membasmi infeksi di tubuhnya.
Bukannya mengeluh, Inul justru bersyukur bisa beristirahat total dari jadwal kerjanya yang luar biasa padat.
Ia menganggap momen ini sebagai waktu untuk "menarik napas" dan menikmati waktu tidur serta makan yang teratur di rumah sakit. (dam)
Editor : Damianus Bram