SOLOBALAPAN.COM - Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah masih menyisakan duka mendalam sekaligus polemik di ruang digital.
Di tengah suasana berkabung, muncul pesan berantai yang mengklaim mengungkap penyebab kematian Lula Lahfah dan menyeret nama sejumlah kreator konten, termasuk Mister Aloy.
Namun, Aloy dengan tegas membantah keterlibatannya dan memastikan informasi tersebut tidak benar.
Klarifikasi Tegas Mister Aloy Soal Pesan Berantai
Selebgram Lula Lahfah dinyatakan meninggal dunia pada usia 26 tahun pada Jumat (23/1) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Jenazahnya ditemukan di sebuah unit apartemen kawasan Jakarta Selatan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Awalnya, kabar tersebut simpang siur lantaran belum ada pernyataan resmi dari keluarga maupun pihak terdekat.
Situasi ini dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan tangkapan layar pesan WhatsApp yang diklaim sebagai konfirmasi penyebab kematian Lula Lahfah.
Pesan tersebut bahkan mengatasnamakan Mister Aloy.
Menanggapi hal itu, Aloy langsung memberikan klarifikasi melalui saluran broadcast Instagram “g0dDaMniT” pada Sabtu (24/1) dini hari.
“Guys, sorry, gua cuman mau bilang gua gak pernah keluar statement apapun dari mulut gua ke siapa pun. Jadi, kalo kalian liat berita atau tautan apapun yang sampe ke kalian mengatasnamakan gua, itu bukan gua ya,” tegas anggota AAA Clan itu melalui akun Instagram @mister.aloy.
Ia juga meminta publik untuk menghormati suasana duka yang tengah dialami banyak pihak.
“Plis respect apa yang sedang semua alamin… Thanks.”
Kronologi Penemuan Jenazah Lula Lahfah
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa Lula Lahfah pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen.
Kekhawatiran bermula ketika Asisten Rumah Tangga (ART) tidak mendapat respons saat mengetuk pintu unit apartemen Lula.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut Lula memang diketahui sedang dalam kondisi kurang sehat.
Setelah ditemukan meninggal dunia, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, dan polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Dari surat keterangan kematian yang beredar, disebutkan bahwa kekasih Reza Arap tersebut meninggal dunia akibat henti jantung atau henti napas.
Penjelasan Medis Bantah Isu Overdosis
Berbagai spekulasi liar di media sosial juga memunculkan tudingan terkait penyalahgunaan zat.
Namun, dokter spesialis jantung yang menangani pemeriksaan menegaskan hal tersebut tidak benar.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dan toksikologi, tidak ditemukan adanya zat adiktif, alkohol, ataupun obat-obatan terlarang di dalam tubuh pasien. Jadi kami pastikan bahwa kematian tidak disebabkan oleh overdosis,” ujar dr. Haryanto, Sp.JP.
Pernyataan ini sekaligus memperkuat klarifikasi Mister Aloy bahwa pesan yang mengatasnamakan dirinya dan beredar luas di publik hanyalah hoax.
Ungkapan Duka Sahabat dan Rencana yang Tak Terwujud
Kepergian Lula Lahfah juga meninggalkan luka mendalam bagi para sahabatnya.
Selebgram Keanu Angelo mengungkap bahwa ia dan Lula sebenarnya telah merencanakan liburan bersama ke Chiang Mai, Thailand, bahkan tiket dan hotel sudah dipesan.
"Lul lu lupa ya kita udah beli tiket? Kita kan mau kumpul bikin konten pengumuman liburan full team kita ke chiangmek lul. Kan udah banyak tuh konten-konten yang kita udah pilih di grup," ungkap Keanu.
Keanu juga menceritakan momen memilukan ketika Lula tak kunjung membalas pesan hingga akhirnya kabar duka itu datang.
"Tadinya kita mau culik lu, tapi kata orang rumah lu udah enggak ada. Kita ga percaya lul apalagi Dara. Dia kira kita ngerjain dia, tapi ternyata benar lu ninggalin kita dengan dresscode ini di hari ulang tahun Dara," tuturnya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya empati dan etika bermedia sosial.
Klarifikasi Mister Aloy menegaskan bahwa penyebaran pesan hoax, apalagi di tengah kabar duka, hanya memperpanjang luka bagi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan.
Publik diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta menghormati proses hukum dan suasana berkabung atas kepergian Lula Lahfah. (lz)
Editor : Laila Zakiya