SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Selebgram Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule akhirnya buka suara di tengah badai kontroversi yang menimpa rumah tangganya.
Usai resmi bercerai dari konten kreator asal Korea Selatan, Na Daehoon, pada akhir Desember 2025 lalu, Jule menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik.
Melalui akun Instagram pribadinya @juliaprt7, ibu tiga anak ini mengakui bahwa tindakannya belakangan ini telah menimbulkan kegaduhan.
"Haii semuaa.. sebelumnya aku minta maaf atas segala kegaduhan yang terjadii. Aku mengakui banyak kesalahan yang aku perbuat," tulis Jule dalam unggahannya.
Isu Perselingkuhan dan Balasan KDRT
Permintaan maaf ini muncul beriringan dengan beredarnya tangkapan layar pesan langsung (DM) yang diduga dikirim Jule.
Dalam pesan tersebut, Jule membuat pengakuan mengejutkan bahwa dirinya berselingkuh karena ada sebab yang kuat, yakni dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan mantan suaminya.
"Aku selingkuh ada sebabnya! Daehoon suka KDRT. Nanti aku spill bukti KDRT-nya," bunyi pesan yang beredar tersebut. Jule mengklaim selama ini diam demi menjaga mental ketiga anaknya, Jena, Junho, dan Eunho.
Berikut adalah ringkasan poin permintaan maaf dan klarifikasi Jule:
Poin Penting Pernyataan Jule (Julia Prastini)
-
Pengakuan Salah: Mengakui telah berbuat kesalahan dan menerima segala komentar, baik positif maupun negatif, dari warganet.
-
Permohonan Maaf: Meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial pasca perceraiannya.
-
Alasan Selingkuh: Mengklaim perselingkuhan terjadi sebagai respons atas dugaan KDRT yang dilakukan Na Daehoon.
-
Menjadi Diri Sendiri: Meminta izin untuk melanjutkan hidup dan menjadi diri sendiri, terlepas dari masa lalu atau masa depan.
-
Ancaman Bukti: Menyatakan memiliki bukti KDRT dan siap membukanya jika diperlukan, meski tidak pernah mengungkapnya di pengadilan.
Diketahui, Na Daehoon dan Jule resmi bercerai pada 30 Desember 2025 setelah Daehoon membacakan ikrar talak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Gugatan cerai awalnya dilayangkan Daehoon pada November 2025 dengan alasan dugaan perselingkuhan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo