Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sampai Viral di X, Manohara Beberkan Ulah Daisy Fajarina yang Nekat Bawa Mano ke Dukun hingga Paksa Nikah di Bawah Umur

Laila Zakiya • Rabu, 21 Januari 2026 | 08:34 WIB

 

Manohara Odelia Pinot
Manohara Odelia Pinot

SOLOBALAPAN.COM - Nama Manohara Odelia Pinot kembali menjadi perbincangan luas di media sosial, khususnya platform X, setelah pengakuannya tentang masa lalu dan konflik keluarga menyeruak ke ruang publik.

Kali ini, perhatian warganet tak hanya tertuju pada isu pernikahan di bawah umur, tetapi juga pada dugaan keterlibatan sang ibu, Daisy Fajarina, dalam praktik yang disebut Manohara sebagai pelecehan berkepanjangan.

Pengakuan tersebut memicu diskusi serius soal child grooming, relasi kuasa dalam keluarga, hingga batas antara urusan pribadi dan kepentingan publik.

Pengakuan Manohara Soal Ritual dan Ilmu Hitam

Dalam unggahan Instagram Story yang sempat beredar luas sebelum dihapus, Manohara mengungkap pengalaman traumatis sejak kecil.

Ia menuding ibunya telah lama terlibat dengan praktik ilmu hitam dan memaksanya menjalani berbagai ritual.

Manohara menuliskan, "Saya bahkan kesulitan menyebutnya sebagai ibuku, karena tindakannya bertentangan dengan setiap definisi kemanusiaan tentang bagaimana seharusnya seorang ibu," ungkapnya dalam pernyataan berbahasa Inggris.

Ia melanjutkan, "Ibu saya sudah lama terlibat secara mendalam dengan ilmu sihir hitam. Di Indonesia, ia sering mengunjungi dukun dan orang pintar," paparnya.

Tak berhenti di situ, Manohara juga mengaku kerap dibawa ke sejumlah daerah untuk menjalani ritual tertentu.

"Ketika saya masih kecil, ia sering mengajak saya ke tempat-tempat seperti Sukabumi dan Bogor karena ia percaya saya tidak cukup patuh," kata Manohara.

Trauma Masa Kecil yang Membekas Hingga Dewasa

Menurut Manohara, perlakuan tersebut meninggalkan trauma mendalam. Ia mengungkapkan detail pengalaman yang menurutnya tak manusiawi.

"Saya dipaksa minum air ritual, mandi dengan minyak, dan menjalani praktik-praktik yang menakutkan dan membingungkan. Pengalaman-pengalaman ini traumatis dan terus membekas dalam diri saya hingga dewasa," tulisnya.

Manohara juga menegaskan bahwa praktik tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran agama.

"Saya ingin memperjelas satu hal. Ini bukan Islam. Ilmu hitam dilarang dalam Islam. Saya punya banyak teman Muslim, dan mereka tidak mempraktikkan atau mempercayai apa yang ia lakukan. Ini pelecehan, bukan agama."

Pengakuan ini muncul tak lama setelah Manohara mengonfirmasi telah memutus kontak dengan ibunya.

Ia menyebut hubungan yang terlihat harmonis selama ini hanyalah citra, sementara di baliknya ia mengalami penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, bahkan kekerasan fisik.

Viral di X dan Dikaitkan dengan Child Grooming

Diskusi tentang Manohara semakin meluas di X setelah publik mengaitkan pengakuannya dengan isu child grooming.

Warganet menyoroti pernikahan Manohara dengan Tengku Muhammad Fakhry Petra, Pangeran Kelantan, yang terjadi saat ia masih di bawah umur.

Manohara menegaskan bahwa pernikahan tersebut bukan keputusan bebas.

"Apa yang terjadi selama masa remaja saya, bukanlah hubungan romantis, bukan hubungan atas persetujuan bersama, dan bukan pernikahan yang sah," tegasnya.

Ia juga mengkritik istilah yang selama ini digunakan publik.

"Ketika pelecehan berulang kali digambarkan sebagai suatu hubungan, itu mengajarkan masyarakat untuk melihat paksaan sebagai persetujuan, dan anak-anak sebagai peserta, bukan korban," ungkap Manohara.

Pernikahan di Bawah Umur dan Peran Keluarga

Manohara secara terbuka menyebut dirinya dipaksa masuk ke dalam situasi berbahaya demi kepentingan orang lain.

"Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan. Sebagai remaja, saya dipaksa masuk ke dalam situasi berbahaya yang sebagian besar dari kalian tahu, bersama orang lain, demi keuntungan dirinya," tuturnya.

Ia juga membongkar realitas di balik kedekatan dengan sang ibu.

"Mempertahankan kedekatan sangat penting baginya. Itu adalah sesuatu yang kami lakukan untuk membuatnya terlihat baik. Citra itu berfungsi sebagai bentuk kontrol," jelas Manohara.

Respons warganet di X pun beragam. Sebagian menyatakan empati dan melihat pengakuan Manohara sebagai bagian dari proses pemulihan.

Sebagian lain mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi konflik keluarga yang belum sepenuhnya terkonfirmasi. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Daisy Fajarina #manohara #medsos #child grooming