SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Nama aktor senior Teuku Ryan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat publik.
Hal ini bermula dari kemunculan seorang pria bernama Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada dan merasa telah ditelantarkan selama 24 tahun.
Spekulasi liar netizen pun berkembang.
Akun gosip mengaitkan masa lalu asmara Denada di era 90-an dengan Teuku Ryan, yang disebut-sebut pernah menjalin kasih dengan sang penyanyi.
Meski hingga kini Teuku Ryan memilih bungkam, profil "Raja Sinetron" era 90-an ini kembali dicari banyak orang.
Perjalanan Karier dan Asmara
Teuku Ryan bukanlah nama baru di industri hiburan.
Mengawali karier sebagai model, ia sempat tergabung dalam grup vokal Cool Colors bersama Ari Sihasale dan Surya Saputra.
Namanya kian melambung saat membintangi sinetron hits Shangrilla (1996) dan Bella Vista 3.
Kehidupan pribadi Ryan pun tak kalah menarik. Ia menikah dengan pesinetron Vira Yuniar pada 2004.
Rumah tangga mereka sempat kandas karena masalah ekonomi dan kontrol keuangan, bahkan diwarnai insiden pemukulan oleh mertua Ryan saat proses cerai.
Namun, takdir berkata lain. Ryan dan Vira justru merasakan kembali benih cinta saat duduk bersebelahan di ruang sidang pengadilan agama.
Keduanya memutuskan rujuk pada Desember 2010 setelah Vira mengirimkan kue bertuliskan "We Love You Ayah".
Berikut adalah profil lengkap aktor yang kini terseret isu anak biologis Denada tersebut:
Profil dan Biodata Teuku Ryan
-
Nama Lengkap: Teuku Ryan Rezky Hamzah
-
Nama Panggung: Teuku Ryan
-
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 23 Oktober 1975
-
Usia: 50 Tahun (per 2025)
-
Profesi: Aktor, Model, Penyanyi (Eks Cool Colors)
-
Pasangan: Vira Yuniar (Menikah 2004, Rujuk 2010)
-
Karya Populer:
-
Album: Tataplah (1995)
-
Sinetron: Shangrilla, Bella Vista 3, Cahaya Cinta, Cinta Suci
-
Film: Sesal (1995)
-
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Teuku Ryan maupun Denada terkait spekulasi netizen yang mengaitkan sang aktor dengan sosok Ressa Rizky Rossano. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo