Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Ogah Dibilang Jadi 'Bobby' di Memoar Broken Strings Karya Aurelie Moeremans, Roby Tremonti Kirim Pesan ke Tyler Bigenho, Ini Isinya

Laila Zakiya • Jumat, 16 Januari 2026 | 09:32 WIB

 

Roby Tremonti Perlihatkan Foto Disumpah di Atas Alkitab Bersama Aurelie Moeremans, Netizen: Sebegitu Niatnya.
Roby Tremonti Perlihatkan Foto Disumpah di Atas Alkitab Bersama Aurelie Moeremans, Netizen: Sebegitu Niatnya.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Roby Tremonti kembali menjadi sorotan setelah rilis memoar digital Broken Strings karya Aurelie Moeremans memicu polemik luas di media sosial.

Meski menggunakan nama samaran “Bobby”, publik dengan cepat mengaitkan karakter tersebut dengan Roby, mengingat hubungan masa lalu keduanya.

Situasi ini membuat Roby merasa disudutkan oleh narasi yang berkembang, terlebih ketika tudingan serius seperti kekerasan seksual, penculikan, hingga ancaman penyebaran foto pribadi ramai dibicarakan tanpa proses hukum yang jelas.

Roby Tegaskan Tidak Ingin Ganggu Rumah Tangga Aurelie

Di tengah ramainya spekulasi, Roby secara terbuka menyampaikan pesan kepada Tyler Bigenho, suami Aurelie Moeremans saat ini.

Ia menegaskan tidak memiliki niat sedikit pun untuk mengganggu kehidupan rumah tangga mantan istrinya tersebut.

"I respect Tyler, saya respek dengan suami Aurelie Moeremans. Meskipun saya nggak kenal dia, saya nggak mau ganggu rumah tangganya," kata Roby.

Roby juga membantah keras anggapan bahwa dirinya kerap melakukan teror atau gangguan setelah Aurelie menikah.

"Logika dasar lah, dari dia menikah ada berita saya meneror Tyler? Semoga memang tidak ada, dan memang tidak ada," sambungnya.

Menurut Roby, fokus Aurelie dan Tyler seharusnya berada pada kehidupan baru mereka, apalagi Aurelie tengah menantikan kelahiran anak.

"Justru mau lahiran anaknya, kenapa masih sibuk dengan sosial media dan gosip-gosip? Padahal dia sudah punya pasangan baru, sudah menikah, dan syaratnya memenuhi, ya silakan. Nikmati saja hasil kerja kalian, hidup tenang," ucap Roby.

Ogah Disebut Sosok “Bobby” dalam Buku Broken Strings

Roby menegaskan bahwa dirinya merasa dirugikan oleh penggiringan opini yang muncul akibat karakter “Bobby” dalam buku tersebut.

Ia menilai penggunaan nama samaran tetap mengarahkan publik pada satu sosok tertentu.

Selain itu, ia membantah keras seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya dan menantang pihak yang menuduh untuk membuktikannya secara hukum.

“Bukan hanya membantah. Tuduhan kekerasan ataupun itu… buktikanlah,” tegas Roby.

Roby bahkan mempertanyakan klaim-klaim berat yang beredar tanpa disertai bukti konkret.

“Buktikan adanya kekerasan, buktikan adanya mau menyebarkan foto telanjang. Sampai saat ini buktinya mana?” tanyanya.

Menurutnya, jika memang terjadi tindak pidana serius, jalur hukum seharusnya ditempuh sejak awal.

“Kenapa nggak lapor polisi? Kenapa lapornya seperti ini sampai kalian jam segini masih di sini?” heran Roby.

Dampak Serius terhadap Karier dan Nama Baik

Roby mengungkapkan bahwa narasi dalam Broken Strings telah berdampak langsung pada kariernya di dunia hiburan.

Ia menyinggung adanya seruan boikot yang muncul dari sesama figur publik.

"Pekerjaan saya di dunia shooting. Kalau ada pernyataan 'aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung', berarti kan pengen diboikot orangnya? Padahal saya kenal dan tidak pernah ada konflik sebelumnya. Jelas saya sangat dirugikan secara profesional," kata Roby.

Ia menegaskan bahwa kemunculannya ke publik bukan untuk mencari sensasi, melainkan demi meluruskan fakta dan menjaga reputasi.

"Saya cuma mau peaceful. Saya tidak ada mens rea (niat jahat). Tapi kalau digoreng sedemikian rupa seolah saya penjahatnya, saya harus memberikan fakta yang jelas. Saya juga harus bekerja di dunia shooting, jangan sampai pintu rezeki saya ditutup karena penggiringan opini yang tidak benar," lanjutnya.

Tantang Tempuh Jalur Hukum Jika Tuduhan Benar

Roby kembali menantang agar tudingan berat yang tertulis dalam buku tersebut dibawa ke ranah hukum, bukan hanya menjadi konsumsi publik.

"Mengatakan pemerkosa dan penculikan itu tindak pidana jelas ya. Kenapa selalu digembar-gemborkan di media sosial tapi nggak lapor polisi? Kenapa? Harusnya dilaporkan dan ada penangkapan kalau memang benar," kesal Roby.

Ia menekankan pentingnya publik bersikap kritis terhadap narasi yang dikemas sebagai kisah nyata namun tanpa pembuktian hukum.

"Buktikanlah! Sampai saat ini buktinya mana? Jangan hanya narasi tanpa fakta konkret," pintanya tegas.

Meski konflik memanas, Roby menutup pernyataannya dengan pesan damai dan doa bagi keluarga kecil Aurelie.

"Sehat selalu dan bahagia selalu buat kamu (Aurelie) dan juga untuk Tyler. Saya cuma ingin hidup tenang, punya kehidupan masing-masing. I'm not offense to you, Tyler," tandasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#dugaan pelecehan #viral #Roby Tremonti #Tyler Bigenho #aurelie moeremans #Broken Strings #child grooming #memoar