Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Hesti Purwadinata Sebut Dapat Ancaman usai Bela Aurelie Moeremans, Roby Trimanto Akui Cuma Beri 'Imbauan', Ini Isi DM-nya

Laila Zakiya • Rabu, 14 Januari 2026 | 10:43 WIB

 

kolase Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti.
kolase Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Hesti Purwadinata mendadak menjadi sorotan publik setelah dukungannya terhadap Aurelie Moeremans berbuntut isu dugaan ancaman.

Situasi ini menyeret nama aktor Roby Tremonti, yang disebut-sebut sebagai pihak pengirim pesan bernada intimidatif melalui direct message (DM) dan WhatsApp.

Kasus ini mencuat seiring ramainya pembahasan buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans, yang mengungkap pengalaman pahit masa mudanya dan memantik dukungan luas dari publik serta rekan sesama artis.

Dukungan Hesti Berujung Isu Ancaman

Aurelie Moeremans secara terbuka mengungkap alasan mengapa ia kini memilih tidak lagi me-repost dukungan dari rekan-rekannya di media sosial.

Salah satunya berkaitan dengan situasi yang dialami Hesti Purwadinata dan sang suami, Edo Borne.

“Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM, sampai ke WhatsApp,” tulis Aurelie.

Ia menegaskan, meski ancaman tersebut tidak digubris, dampaknya tetap dirasakan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

“Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat,” tulis Aurelie.

Karena alasan itu, Aurelie memilih menghentikan kebiasaan membagikan ulang dukungan demi melindungi lingkaran terdekatnya.

Roby Akui Kirim DM, Bantah Ada Ancaman

Di tengah polemik tersebut, Roby Tremonti akhirnya angkat bicara.

Ia mengakui memang mengirim pesan langsung kepada Edo Borne, suami Hesti Purwadinata, pada 6 Januari 2026.

Namun, ia menegaskan DM tersebut bukan ancaman, melainkan klarifikasi.

"Di buku itu benar-benar nggak mention gamblang nama gue, tapi penggiringan opini memang sepenuhnya ke gue. Kalau memang sampai peak (ramai), gue akan bawa ke jalur hukum Bro."

Menurut Roby, pesan itu dikirim karena ia merasa ada opini publik yang diarahkan kepadanya meski namanya tidak disebut secara eksplisit dalam buku Broken Strings.

Namun, DM tersebut tidak mendapatkan balasan.

Dua hari kemudian, Roby kembali mencoba menghubungi Edo Borne dan meminta nomor WhatsApp dengan alasan masih menghormati hubungan personal mereka.

"Gue tunggu feedback-nya ya Bro. Gue lewat lo karena gue masih respect sama lo sebagai suami Hesti dan gue kenal lo juga. Tolong feedback-nya. Oke Bro (pake emoji tangan menyembah/respek)."

Kalimat “Jalur Hukum” Jadi Sorotan

Setelah tetap tidak mendapat respons, Roby mengirim pesan lanjutan yang kemudian memicu tafsir ancaman dari sebagian pihak.

"Oke Do, gue udah berusaha menjangkau kalian berdua ya, tapi kelihatannya memang tidak direspons. Gue tunggu 1x24 jam ya Bro, kalau memang tidak ada respons jadi gue tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan."

Roby menegaskan bahwa frasa tersebut tidak dimaksudkan sebagai intimidasi.

"Saya mengatakan apabila diperlukan. Karena berita ini saya tahu akan ramai. Digarisbawahi ya, bukan berarti saya pasti ke jalur hukum, tapi apabila diperlukan. Dengan EYD yang sangat jelas."

Ia bahkan kembali menekankan bahwa gaya bahasanya tetap sopan.

"Bahasa ancam itu enggak ada. Pakai satu (emoji) aja udah sopan, apalagi dua."

Roby Sebut Hanya Memberi Imbauan

Dalam pernyataan terpisah, Roby kembali menegaskan tidak memiliki niat mengancam Hesti Purwadinata. Ia mengklaim hanya ingin mengimbau agar tidak ikut terseret dalam konflik masa lalu.

"Itu menurut saya bukan ancaman, saya berusaha mengimbau."

"Intinya nggak ada niat dari saya untuk mengancam."

Roby menyebut dirinya hanya ingin berdialog secara langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Saya cuma butuh yuk ngobrol, supaya ngerti, jangan terlibat sesuatu yang kayak gini."

"Kehidupannya udah masih-masing, Aurelie dan suaminya, Hesti dan Edo. Tapi keputusan dia kalau mau terlibat."

Buku Broken Strings dan Latar Belakang Konflik

Sebagai konteks, buku Broken Strings mengangkat kisah masa lalu Aurelie Moeremans yang mengaku menjadi korban child grooming dan kekerasan dalam rumah tangga.

Kisah tersebut memicu spekulasi publik tentang sosok pria dalam buku yang diduga mengarah pada Roby Tremonti.

Sejak buku itu dirilis dan viral, dukungan publik mengalir deras.

Namun bersamaan dengan itu, muncul pula gelombang ancaman yang akhirnya membuat Aurelie mengambil langkah protektif terhadap orang-orang di sekitarnya.

“Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman gak jelas,” katanya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Hesti Purwadinata #Roby Tremonti #aurelie moeremans #Broken Strings #ancaman