SOLOBALAPAN.COM – Nama Roby Tremonti kini tengah "digali" kembali oleh netizen.
Hal ini merupakan imbas dari rilisnya memoar Aurelie Moeremans yang bertajuk Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah.
Dalam buku tersebut, Aurelie mengungkap pengalaman pahit sebagai korban child grooming di masa remaja oleh seorang pria dewasa.
Meskipun Aurelie menggunakan nama samaran, kemiripan kronologi hubungan masa lalu mereka membuat publik menyoroti rekam jejak aktor berusia 46 tahun ini.
Perjalanan Karier Roby Tremonti: Dari Layar Kaca hingga Musik
Roby Tremonti dikenal sebagai figur publik yang multitalenta. Ia mengawali kariernya sebagai aktor sinetron sebelum akhirnya merambah dunia musik.
Namanya semakin melambung saat memerankan karakter Rohmat dalam sinetron populer Amanah Wali 4.
Di bidang tarik suara, Roby merupakan gitaris dari Matari Band, sebuah grup yang ia bentuk bersama aktor kawakan Indra Birowo dan Rendi Haroen.
Tak hanya itu, pada tahun 2017, ia sempat merilis single solo berjudul Hanya Sedetik Saja.
Eksistensi di Film Horor dan Serial Viral
Sepanjang kariernya, Roby Tremonti telah membintangi berbagai judul film dan serial web yang hits, di antaranya:
- Film: Naga Bonar Reborn, BONNIE (2024), serta dua film horor terbaru di tahun 2025, Mama: Pesan dari Neraka dan Tenung garapan Rizal Mantovani.
- Serial Web: Memerankan karakter Anton dalam serial fenomenal Kupu Malam (2022), bersanding dengan Michelle Ziudith dan Lukman Sardi.
Profil dan Biodata Roby Tremonti
Berikut adalah ringkasan profil pribadi Roby Tremonti:
Nama Lengkap: Roby Tremonti
Tanggal Lahir: 30 Oktober
Usia: 46 Tahun (kelahiran sekitar 1979/1980)
Agama: Katolik
Pekerjaan: Aktor, Musisi
Instagram: @robytremonti
Roby dikenal sebagai sosok yang cukup menjaga privasi kehidupan pribadinya setelah bercerai.
Melalui media sosialnya, ia hanya sesekali membagikan momen kebersamaan dengan sang buah hati.
Kontroversi Terkait Isu "Child Grooming"
Spekulasi keterlibatan Roby mencuat karena adanya ketimpangan usia dalam kronologi hubungan masa lalu mereka yang kini dipahami publik sebagai pola child grooming.
Aurelie mengisahkan relasi manipulatif yang ia alami sejak usia 15 tahun, sementara pria tersebut saat itu sudah berusia dewasa.
Roby sendiri di masa lalu pernah mengakui adanya pernikahan secara agama dengan Aurelie.
Namun, klaim tersebut memiliki narasi yang sangat berbeda dengan apa yang diungkap Aurelie dalam memoarnya saat ini.
Hingga kini, Roby Tremonti belum memberikan pernyataan resmi terkait isi buku tersebut.
Meski demikian, langkahnya membatasi kolom komentar di media sosial serta unggahan bernuansa hukum semakin memicu rasa penasaran warganet mengenai kebenaran di balik polemik ini. (dam)
Editor : Damianus Bram