SOLOBALAPAN.COM – Nama Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti kembali menjadi pusat perhatian publik.
Isu child grooming yang diangkat dalam memoar terbaru Aurelie memicu netizen untuk menelusuri kembali kisah pernikahan singkat mereka pada tahun 2011 yang penuh kontroversi.
Mulai dari pelarian dari rumah hingga tuduhan pernikahan tidak sah, berikut adalah rangkuman faktanya.
Perbedaan versi cerita antara Aurelie dan Roby membuat publik terus bertanya-tanya mengenai fakta sebenarnya. Berikut adalah kronologi lengkap perjalanan hubungan mereka yang penuh kontroversi.
1. Berawal dari Cinta Lokasi di Usia Belia
Hubungan keduanya bermula pada tahun 2009 saat terlibat dalam sebuah proyek syuting. Saat itu, Aurelie masih sangat muda.
Perbedaan usia yang cukup jauh membuat orang tua Aurelie menolak keras hubungan ini karena menilai sang putri belum matang secara mental.
2. Keterlibatan Lembaga Perlindungan Anak
Khawatir dengan kondisi putrinya, ibunda Aurelie sempat meminta bantuan KPAI dan Komnas Perlindungan Anak.
Meski mendapat tekanan dan mediasi dari berbagai pihak, hubungan Aurelie dan Roby tetap berlanjut di bawah bayang-bayang konflik keluarga.
3. Upaya Menikah Diam-diam di Cibinong
Karena tidak mendapat restu, muncul dugaan adanya upaya mencari gereja yang bersedia menikahkan mereka tanpa prosedur resmi yang lengkap. Aurelie mengungkap bahwa Roby harus mendatangi banyak gereja hingga akhirnya menemukan satu gereja di Cibinong, Jawa Barat, yang bersedia melangsungkan pernikahan secara agama pada Oktober 2011.
4. Pernikahan Tanpa Pencatatan Sipil
Pernikahan tersebut hanya dilakukan secara agama tanpa dicatat oleh negara.
Aurelie menyebut momen itu sangat tidak wajar karena dilakukan tanpa persiapan, tanpa pembekalan pernikahan, dan tanpa kehadiran satu pun anggota keluarganya.
5. Hanya Bertahan 15 Bulan
Kehidupan rumah tangga mereka dilaporkan penuh dengan tekanan. Hanya bertahan sekitar 15 bulan, Aurelie akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Roby pada Januari 2013 dan memilih kembali ke pelukan orang tuanya.
Pengakuan Mengejutkan: Ancaman hingga KDRT
Bertahun-tahun setelah kejadian tersebut, Aurelie memberikan klarifikasi mendalam mengenai statusnya:
- Status Liber: Aurelie menunjukkan surat resmi dari pihak gereja yang menyatakan dirinya memiliki Status Liber (bebas dari ikatan pernikahan), yang berarti pernikahan tersebut dianggap tidak sah secara hukum gereja karena adanya unsur paksaan.
- Tekanan Mental: Aurelie mengaku menjalani pernikahan tersebut di bawah ancaman. Ia merasa tidak memiliki kendali atas hidupnya sendiri di usia yang masih sangat muda.
- Dugaan KDRT: Sang aktris juga mengungkap adanya pembatasan aktivitas hingga perlakuan kasar yang berdampak pada kesehatan fisik dan psikisnya selama bersama Roby.
Di sisi lain, Roby Tremonti hingga saat ini tetap bersikeras membantah segala tuduhan pemaksaan maupun kekerasan.
Ia mengeklaim bahwa hubungan dan pernikahan tersebut dilakukan atas dasar kesepakatan bersama.
Kisah ini kini menjadi pengingat bagi publik mengenai pentingnya restu orang tua dan bahaya relasi manipulatif (grooming) yang dapat merusak masa depan seseorang sejak usia muda. (dam)
Editor : Damianus Bram