SOLOBALAPAN.COM – Drama perceraian antara selebgram Julia Prastini alias Jule dan Na Daehoon kembali memanas.
Setelah resmi bercerai pada awal Desember 2025, Jule kini melontarkan tudingan serius terhadap mantan suaminya.
Dalam sebuah percakapan yang beredar di akun Instagram @gosip_danu, Sabtu (10/1), Jule menyebut bahwa perselingkuhannya memiliki alasan kuat, yakni adanya tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Daehoon.
"Aku selingkuh ada sebabnya. Daehoon suka KDRT," ungkap Jule dalam tangkapan layar tersebut. Pernyataan ini sontak mengejutkan publik, mengingat Na Daehoon selama ini dikenal sebagai sosok ayah dan suami yang memiliki citra positif.
Khawatirkan Kondisi Anak
Jule mengaku selama ini memilih diam demi menjaga perasaan ketiga anak mereka, Jena, Junho, dan Eunho.
Namun, karena hak asuh jatuh ke tangan Daehoon, ia merasa perlu membuka suara karena khawatir akan nasib buah hatinya.
"Dia selama ini diam aja nggak buka suara karena kalau aku yang buka suara dia bisa kena hujat mati-matian. Sedang aku mikirin anak-anak," jelasnya.
Jule juga mengaku sempat ingin meminta maaf secara langsung, namun situasi yang kadung panas digoreng warganet membuat Daehoon menutup diri.
Bantahan Tegas Na Daehoon
Merespons tudingan miring tersebut, Na Daehoon memberikan klarifikasi tegas.
Pria asal Korea Selatan ini mengakui dirinya bukan manusia sempurna, namun ia menolak keras disebut melakukan kekerasan.
"Saya bukan orang yang sempurna, tapi saya tidak pernah sekalipun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak saya atau siapa pun," tutur Daehoon.
Ia pun berterima kasih atas perhatian publik dan berharap tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai persoalan rumah tangganya.
Konflik terbuka yang melibatkan saling tuding ini menambah panjang drama perpisahan pasangan influencer tersebut.
Di satu sisi, Jule berusaha membenarkan tindakannya di masa lalu dengan isu kekerasan, sementara di sisi lain, Daehoon tetap tenang mempertahankan integritasnya.
Publik kini hanya bisa berharap agar perseteruan kedua orang tua ini tidak berdampak buruk pada psikologis ketiga anak mereka yang kini berada di bawah pengasuhan sang ayah. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo